TrendForce memperkirakan pengiriman notebook global akan turun dalam persentase satu digit pada 2027 akibat kenaikan biaya komponen. Jika harga CPU dan DRAM tetap tinggi, penurunan tersebut berpotensi mencapai kisaran satu digit yang lebih besar karena produsen kemungkinan meneruskan kenaikan biaya kepada konsumen. Tekanan ini muncul ketika harga memori, SSD, dan GPU terus meningkat, sementara biaya CPU juga ikut naik. Kondisi tersebut membuat produsen laptop menghadapi tantangan ganda: biaya produksi bertambah, tetapi permintaan pasar mulai melemah. Akibatnya, pemulihan pasar notebook menjadi semakin sulit dipastikan. Menurut laporan TrendForce, pengiriman notebook pada awal 2026 masih terbantu oleh ketersediaan CPU yang membaik, pengadaan komponen lebih awal oleh produsen, serta pembelian konsumen yang dimajukan dari kuartal berikutnya. Namun, kondisi tersebut belum tentu mencerminkan pemulihan yang berkelanjutan. Sebagian konsumen kemungkinan sudah mengganti perangkat lebih cepat da...
