Microsoft kembali memperluas kemampuan Notepad di Windows 11, meski sebagian pengguna menilai aplikasi tersebut sudah melenceng dari fungsi awalnya sebagai editor teks sederhana. Versi klasik Notepad kini praktis digantikan oleh edisi “baru” yang terus menambah fitur lanjutan.
Menurut laporan Windows Latest, Microsoft sedang menguji dukungan penyisipan gambar langsung ke dalam dokumen berbasis teks. Fitur ini dikembangkan dalam build internal dan diklaim tidak berdampak signifikan terhadap performa. Dukungan gambar tersebut terintegrasi dengan Markdown, sebuah fitur yang mulai hadir di Notepad pada 2025 bersama opsi pemformatan yang lebih kaya.
Pada versi beta yang tersedia melalui Windows Insider Program, tombol “Image” sudah muncul di menu “What’s New”, meski belum aktif. Fitur ini disebut akan bersifat opsional dan bisa dinonaktifkan melalui pengaturan aplikasi. Microsoft memosisikannya sebagai peningkatan fleksibilitas dan dukungan alur kerja pencatatan modern.

Kini Notepad bahkan dipromosikan sebagai editor teks “elevated” dengan pemformatan kaya, tabel berbasis Markdown, serta integrasi AI melalui Copilot. Transformasi ini terjadi setelah Microsoft resmi menghentikan WordPad pada 2024, menjadikan Notepad sebagai alternatif bawaan untuk pengeditan dokumen ringan.
Namun, perubahan tersebut menuai kritik. Sejumlah pengguna menilai Notepad kini menjadi simbol kompleksitas berlebih di Windows 11. Kekhawatiran makin meningkat setelah Microsoft menambal celah remote code execution di aplikasi tersebut.
Bagi sebagian kalangan, editor catatan sederhana seharusnya tidak memerlukan fitur jaringan atau integrasi AI, sehingga ekspansi fungsi ini dianggap membawa potensi risiko baru di luar kebutuhan dasar pengguna.

