Microsoft mulai mendistribusikan Windows 11 Build 26100.7918 dan 26200.7918 (KB5077241) kepada pengguna Insider di Release Preview Channel. Pembaruan ini mencakup cabang 24H2 dan 25H2, sekaligus membawa peningkatan kecil namun berpotensi signifikan bagi pengalaman pengguna, yakni fitur uji kecepatan internet langsung dari taskbar.
Sebagai pembaruan tahap akhir sebelum rilis publik, Microsoft menerapkan dua skema distribusi, yaitu gradual dan normal. Artinya, tidak semua pengguna akan langsung mendapatkan fitur baru meskipun menggunakan build yang sama. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menguji stabilitas sebelum peluncuran luas.
Fitur paling menonjol adalah shortcut speed test yang dapat diakses melalui menu Quick Settings Wi-Fi atau koneksi seluler, serta melalui klik kanan ikon jaringan di system tray. Dengan integrasi ini, pengguna tidak perlu lagi membuka aplikasi atau mencari layanan pengujian kecepatan secara manual, sehingga proses troubleshooting jaringan menjadi lebih cepat dan praktis.

Bukan Pengujian Internal, Tetap Bergantung Pada Browser
Meski terlihat seperti fitur bawaan sistem, pengujian tidak dilakukan langsung oleh Windows. Sistem hanya mengarahkan pengguna ke halaman uji berbasis browser, yang menurut laporan komunitas terhubung dengan layanan Bing. Dengan pendekatan ini, kompatibilitas tetap luas karena tidak memerlukan aplikasi tambahan.
Namun, hasil pengujian tetap dipengaruhi faktor seperti server pengujian, routing jaringan, aktivitas latar belakang, serta kondisi browser. Karena itu, fitur ini lebih tepat digunakan sebagai pengecekan awal dibandingkan tolok ukur performa yang akurat.
Meski sederhana, integrasi speed test langsung di Windows 11 berpotensi meningkatkan produktivitas pengguna, terutama bagi pekerja remote, gamer, dan pengguna broadband rumahan. Dengan satu klik, pengguna dapat memverifikasi performa koneksi tanpa hambatan.
Jika fitur ini lolos tahap uji Release Preview, Microsoft berpeluang menghadirkan peningkatan kualitas hidup yang kecil tetapi sering digunakan. Dalam konteks meningkatnya kebutuhan konektivitas, inovasi sederhana seperti ini dapat menjadi nilai tambah signifikan bagi ekosistem Windows dan pengalaman pengguna sehari-hari.

