Langsung ke konten utama

AMD Ryzen 9000 Series Granite Ridge Beredar 2024?

Kabar mengejutkan beredar di internet. Saat dunia belum banyak yang mencicipi kehebatan prosesor terbaru AMD yakni Ryzen 8000 series, ternyata Perusahaan asal Santa Clara, California, AS tersebut sudah menyiapkan generasi penerusnya.

Ya, sebelum ini, AMD memang sudah pernah mengungkap sejumlah spesifikasi untuk prosesor desktop terbarunya, yaitu Ryzen 9000 series. Kini bocorannya yang beredar sudah semakin lengkap.

Sebelumnya, AMD telah mengonfirmasi bahwa Ryzen 9000 Granite Ridge akan menggunakan core dengan arsitektur Zen 5, menggunakan socket AM5 dan kompatibel dengan motherboard chipset seri 600.


Baru-baru ini, Kembali muncul bocoran informasi yang lebih rinci, termasuk kemungkinan waktu peluncurannya.

Bocoran tersebut berasal dari akun @highyieldYT di platform X, yang menyebutkan bahwa Ryzen 9000 kemungkinan akan dirilis antara bulan April hingga Juni 2024. Dia juga mengungkapkan bahwa prosesor ini akan menggunakan desain chiplet on package seperti Zen 2/3/4, dan akan menggunakan ukuran IO-die seperti Zen 4.

Dari sisi manufaktur, produksinya dikabarkan akan menggunakan proses N4 TSMC dengan fabrikasi 4nm, yang diharapkan akan meningkatkan performa instruction per cycle (IPC) sebesar 10%. Dengan kata lain, meskipun memiliki clock speed dan jumlah core yang sama dengan Ryzen 7000 series, performa prosesor AMD Ryzen 9000 series tersebut akan lebih baik.

Untuk menangani penyimpanan data sementara yang diolah prosesor, informan tersebut menyatakan bahwa prosesor AMD baru itu juga akan mendukung RAM DDR5-6400 yang sangat kencang.

Selain itu, prosesor AMD Ryzen 9000 yang bersangkutan disebut-sebut akan memiliki jumlah core antara 6 hingga 16, termasuk chip grafis terintegrasi antara RDNA 2 atau RDNA 3,5.

Dari sisi thermal design power, diperkirakan TDP proseso akan berkisar antara 65 hingga 170 watt, karena AMD disebut-sebut ingin menyeimbangkan performa dan efisiensi daya dari Granite Ridge.

Baca juga:


Sejauh ini, belum ada informasi lebih lanjut apakah AMD akan memperkenalkan varian 9000X3D yang dilengkapi dengan teknologi 3D V-Cache saat merilis Ryzen 9000. Namun, langkah ini diprediksi dapat memperkuat keunggulan AMD dibandingkan dengan Intel, khususnya dalam ranah PC rakitan.

Sebagai informasi tambahan, AMD pertama kali merilis prosesor dengan teknologi 3D V-Cache untuk desktop pada tahun 2022, melalui Ryzen 7 5800X3D, dan diikuti oleh peluncuran Ryzen 9 7945HX3D untuk laptop pada tahun 2023.

Granite Ridge ini diperkirakan akan menjadi pesaing bagi Intel Arrow Lake-S, prosesor desktop Intel yang kabarnya akan dirilis pada bulan September-Oktober 2024.

Bagaimana guys? Upgrade Ryzen 7000 series ke 8000 series? Apa langsung ke 9000 series saja nanti?

Postingan Populer

Fitur Baru Google Map untuk Sambut Lebaran 2026

Google Indonesia menggandeng sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan arus mudik Lebaran 2026. Kolaborasi tersebut melibatkan Korlantas Polri dan Jasa Marga guna menghadirkan fitur tambahan di Google Maps yang dinilai lebih relevan bagi kebutuhan perjalanan masyarakat. Menurut Strategic Partner Development Manager Geo Google Indonesia, Ricard Darsono, sejumlah pembaruan akan dirilis menjelang musim mudik. Salah satu fokus utama adalah visualisasi rute yang lebih komprehensif. Pengguna dapat memilih berbagai opsi perjalanan, termasuk menghindari jalan tol, melihat estimasi tarif tol, hingga mengunduh peta sebagai offline map. Selain itu, Google Maps juga akan menampilkan jadwal transportasi umum, termasuk kereta api, sehingga pengguna dapat membandingkan moda transportasi dengan lebih efisien. Menurut Ricard, fitur ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan secara matang, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama Lebaran. Integrasi Info...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Spesifikasi Infinix Note 60 Pro yang Baru Dirilis di Indonesia. Beli di Mana?

Infinix resmi meluncurkan Note 60 Pro di Indonesia dengan strategi yang cukup agresif. Smartphone ini hadir di segmen menengah premium, tetapi membawa desain dan fitur yang jelas terinspirasi dari flagship, terutama lini iPhone 17 Pro. Harga yang ditawarkan mulai Rp 5 jutaan, membuatnya langsung menjadi penantang serius di kelasnya. Di pasar Indonesia, Infinix Note 60 Pro dijual dalam dua varian. Model 8GB/256GB dibanderol Rp 5.399.000, sedangkan versi 12GB/256GB dijual Rp 5.899.000. Penjualan perdana dimulai pada 19 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Varian 8GB tersedia di berbagai platform e-commerce seperti Lazada, Shopee, Blibli, Akulaku, Tokopedia, hingga TikTok Shop. Sementara itu, varian 12GB dipasarkan secara eksklusif melalui Shopee. Secara desain, Note 60 Pro mengusung pendekatan yang cukup berani. Modul kamera belakang berbentuk persegi panjang dengan tampilan premium metal membuatnya terlihat seperti flagship. Varian warna oranye bahkan disebut-sebut mirip dengan “Cosmic Orange...

SSD Tercepat di Dunia Sudah Diproduksi. Tapi Bukan untuk User

Micron resmi meluncurkan SSD PCIe 6.0 pertama yang diproduksi massal, tetapi perangkat ini jelas tidak ditujukan untuk gamer atau pengguna PC rumahan. Dan seperti sudah diduga, perusahaan tersebut membidik pasar pusat data AI yang saat ini menghadapi lonjakan kebutuhan bandwidth dan kapasitas penyimpanan, dan lebih menawarkan keuntungan tentunya. Berdasarkan laporan Tom's Hardware, seri Micron 9650 hadir dengan antarmuka PCIe 6.0 x4 dan menawarkan performa hingga 28GB/s untuk pembacaan sekuensial serta 14GB/s untuk penulisan. Angka ini secara teoritis hampir dua kali lipat dibandingkan SSD PCIe 5.0 terbaik saat ini. Micron memposisikan produk ini sebagai solusi untuk menjaga server AI tetap optimal, terutama ketika model dan dataset semakin besar dan kompleks. Seri 9650 terbagi menjadi dua varian, yakni 9650 Pro dan 9650 Max. Varian Pro tersedia dalam kapasitas hingga 30,72TB, sedangkan Max fokus pada daya tahan lebih tinggi dengan kapasitas maksimal 25,6TB. Keduanya menawarkan per...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...