Langsung ke konten utama

ASUS ExpertBook B3 Flip B3402, Laptop dengan Koneksi 4G LTE

Ada laptop yang sangat menarik yang diluncurkan Asus Indonesia hari ini. Seperti diketahui, konektivitas merupakan salah satu faktor paling penting saat memilih laptop saat ini.

Laptop dengan fitur konektivitas yang kurang mumpuni, apalagi tidak sesuai dengan kebutuhan Anda, tentu akan menghambat produktivitas. Tidak hanya sekadar menghambat aktivitas, konektivitas tidak mumpuni pada sebuah laptop bisa mempersulit Anda saat beraktivitas sehari-hari.


Dan untuk sebagian besar pengguna, WiFi merupakan fitur yang wajib ada di sebuah laptop modern. Hal tersebut dikarenakan WiFi merupakan cara paling praktis agar laptop dapat terhubung ke jaringan intranet ataupun internet. 



WiFi tidak memerlukan kabel dan sangat mudah bagi pengguna untuk menghubungkan laptop-nya dengan jaringan WiFi yang tersedia.


Sayangnya, tidak semua tempat menyediakan jaringan WiFi. Bahkan di tempat yang menyediakan jaringan WiFi, masih terdapat titik dimana sinyal WiFi tidak bisa atau sulit diterima oleh laptop. Lalu bagaimana jika Anda berada di situasi tanpa akses jaringan WiFi?

Tentunya tidak ada salahnya untuk mengandalkan jaringan komunikasi lainnya seperti jaringan seluler 4G LTE yang sudah tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia. Dan inilah yang ditawarkan oleh ASUS lewat seri ExpertBook B3 Flip (B3402).

Sekilas ASUS ExpertBook B3 Flip (B3402) memang terlihat seperti halnya laptop convertible pada umumnya. Namun jika dilihat lebih baik, laptop ini memiliki beberapa perbedaan secara fisik dan fitur dibandingkan kompetitornya. Apa saja? Mari kita bahas.



Konektivitas Super Lengkap dengan Dukungan 4G LTE
Jika Anda melihat bagian samping laptop ini, Anda akan menemukan sebuah slot kartu SIM layaknya smartphone yang kita gunakan sehari-hari. Slot kartu SIM combo yang juga berfungsi sebagai pembaca kartu MicroSD tersebut dapat menampung kartu SIM berukuran nano yang mendukung jaringan 4G LTE. Ya, ExpertBook B3 Flip (B3402) sudah dilengkapi dengan antena dan modem 4G LTE internal sehingga laptop ini dapat langsung terhubung ke jaringan 4G LTE.

Pengaturannya pun sangat mudah. Cukup pasang kartu SIM pada slot yang disediakan dan laptop dapat langsung terhubung ke jaringan 4G LTE. Tidak hanya itu, laptop ini juga dibekali dengan fitur hotspot sehingga dapat membagikan koneksi 4G LTE-nya ke perangkat lain melalui WiFi.

Selain dapat terhubung ke jaringan 4G LTE, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga dibekali dengan opsi konektivitas lain yang sangat mumpuni. Laptop ini dibekali dengan WiFi 6, yaitu teknologi WiFi generasi terbaru yang menawarkan konektivitas lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. ExpertBook B3 Flip (B3402) juga sangat ramah untuk kalangan enterprise yang masih mengandalkan jaringan kabel untuk terkoneksi ke dalam intranet karena dibekali dengan port ethernet (LAN) yang memiliki mac address unik untuk setiap laptop.

Opsi konektivitas lainnya adalah port USB Type-A, USB Type-C dengan Thunderbolt 4 yang mendukung DisplayPort serta USB Power Delivery, hingga HDMI untuk memudahkan penggunanya saat ingin dihubungkan ke monitor atau proyektor. Belum lagi Bluetooth yang juga bisa dimanfaatkan untuk menghubungkan berbagai aksesori atau perangkat eksternal secara nirkabel. Semua konektivitas tersebut dapat mempermudah pengguna ExpertBook B3 Flip (B3402).


Hadir dengan Stylus dan Kamera Kedua
ASUS ExpertBook B3 Flip (B3402) merupakan laptop convertible. Artinya layarnya dapat diputar 360 derajat dan dapat digunakan layaknya tablet dan tentu saja laptop ini sudah dilengkapi dengan layar sentuh. Agar pengalaman penggunaan layar sentuhnya maksimal, ExpertBook B3 Flip (B3402) dibekali dengan stylus yang dapat disimpan di kompartemen khusus di bodi laptop ini.



Tidak seperti stylus laptop berbasis Windows pada umumnya yang mengharuskan Anda untuk mengganti baterai atau mengisi ulang daya stylus secara berkala menggunakan charger eksternal, stylus di ExpertBook B3 Flip (B3402) otomatis diisi dayanya saat disimpan di dalam kompartemen khususnya. Waktu pengisian dayanya pun sangat cepat. Stylus ExpertBook B3 Flip (B3402) dapat digunakan selama 45 menit dengan waktu pengisian daya hanya 15 detik saja.

Tidak hanya sekadar stylus, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga hadir dengan fasilitas input yang tidak ada di laptop pada umumnya yaitu NumberPad 2.0. Fitur yang menyatu dengan touchpad di ExpertBook B3 Flip (B3402) ini memungkinkan Anda untuk menggunakan touchpad sebagai numpad hanya dengan melalui tombol khusus di permukaan touchpad.

ExpertBook B3 Flip (B3402) merupakan laptop dengan layar 14-inci yang tidak memungkinkan hadir dengan tombol numpad fisik. Numberpad merupakan solusi yang memungkinkan pengguna ExpertBook B3 Flip (B3402) yang banyak bergantung pada kehadiran numpad di kegiatan sehari-harinya.

Fitur lain yang tidak kalah menarik di ExpertBook B3 Flip (B3402) adalah adanya kamera kedua. Kamera yang diberi nama World Facing Camera tersebut sengaja ditempatkan tepat sejajar dengan keyboard dan menghadap ke atas ketika laptop digunakan dalam mode clamshell standar. Namun saat digunakan pada mode tent ataupun tablet, kamera tersebut berfungsi layaknya kamera utama di smartphone karena posisinya yang berada di balik layar laptop ini.

World Facing Camera tersebut juga menggunakan modul kamera yang lebih baik dengan sensor beresolusi 13MP. Kamera khusus dengan penempatan yang unik ini membuat ExpertBook B3 Flip (B3402) menjadi semakin fleksibel dan dapat digunakan di banyak aktivitas seperti kegiatan belajar mengajar dimana siswa dapat merekam atau mengambil gambar papan tulis langsung dari tempat duduknya, atau digunakan untuk menampilkan konten augmented reality.



Melindungi Anda dari Bakteri dan Radiasi Sinar Biru
ExpertBook B3 Flip (B3402) bukan hanya sekadar laptop yang dapat menunjang produktivitas Anda, tetapi juga bisa melindungi Anda dari bakteri dan radiasi sinar biru yang dapat merusak mata. Keduanya sudah terintegrasi dengan fitur yang ada di ExpertBook B3 Flip (B3402).

Lapisan anti bakteri telah dipasang di bagian bodi yang sejajar dengan keyboard di ExpertBook B3 Flip (B3402). Lapisan anti bakteri tersebut terbuat dari bahan khusus yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri hingga 99%. ASUS memasang lapisan anti bakteri di bagian sekitar keyboard memang bukan tanpa alasan. Bagian tersebut adalah bagian bodi yang paling sering disentuh oleh pengguna. Tidak tanggung-tanggung, penggunaan lapisan anti bakteri ini juga telah teruji secara ilmiah berstandar ISO 22196 dan JIS Z 2801.

Tidak hanya dilengkapi lapisan anti bakteri, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga menggunakan layar khusus yang dapat melindungi mata dari paparan radiasi sinar biru yang dapat merusak kesehatan mata dalam jangka panjang. Berbeda dengan layar laptop pada umumnya, layar ExpertBook B3 Flip (B3402) memiliki tingkat paparan radiasi sinar biru 70% lebih rendah berkat fitur Eye Care. Fitur yang sudah mendapatkan sertifikasi low-blue light dari TUV Rheinland tersebut memastikan kesehatan mata Anda tetap prima meski menggunakan ExpertBook B3 Flip (B3402) dalam jangka waktu panjang.

Gesit dengan Hardware Modern
ExpertBook B3 Flip (B3402) merupakan sebuah laptop modern yang tentu saja dilengkapi dengan hardware dan spesifikasi modern. Laptop ini telah dibekali dengan CPU 11th Gen Intel Core dengan seri tertingginya menggunakan Intel Core i7-1165G7. CPU yang memiliki konfigurasi 4 core dan 8 thread tersebut sudah sangat mumpuni untuk menunjang kebutuhan komputasi sehari-hari. Apalagi CPU tersebut juga telah dibekali dengan GPU terintegrasi Intel Iris Xe Graphics.

Berbeda dengan GPU terintegrasi generasi sebelumnya, Intel Iris Xᵉ Graphics menawarkan performa pengolahan grafis dan kalkulasi yang lebih baik. Menariknya lagi peningkatan performa yang dihadirkan juga dibarengi dengan efisiensi penggunaan daya yang lebih baik juga sehingga membuat ExpertBook B3 Flip (B3402) mampu bertahan lebih lama tanpa harus terhubung ke sumber listrik.

Performa ExpertBook B3 Flip (B3402) semakin gesit berkat penggunaan media penyimpanan berupa NVMe PCIe SSD 3.0. Kemampuan multitasking-nya juga sudah sangat mumpuni karena telah dibekali dengan RAM DDR4 3200MHz dengan kapasitas yang dapat di-upgrade hingga 48GB. Anda tidak perlu khawatir kehabisan memori saat bekerja menggunakan laptop ini.



Untuk lebih jelasnya, berikut adalah hasil benchmark ExpertBook B3 Flip (B3402):




Aman dan Tangguh
Tidak hanya memiliki performa yang gesit dan dibekali dengan fitur-fitur eksklusif yang tidak ada di laptop bisnis lainnya, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga dirancang agar selalu dapat diandalkan. ASUS ExpertBook B3 Flip (B3402) merupakan laptop dengan keamanan kelas enterprise baik dari sisi software maupun hardware.

Sebagai laptop kelas bisnis, ExpertBook B3 Flip (B3402) tentu telah dibekali dengan modul TPM 2.0 untuk melindungi data penggunanya. Selain itu, laptop ini juga dibekali dengan pembaca sidik jari yang tidak hanya memudahkan Anda untuk login ke dalam Windows, tetapi juga mencegah orang lain mengetahui password Anda.

Fitur Privasi juga terdapat di laptop ini, seperti webcam shield yang dapat menutup webcam secara fisik sehingga aman dari ancaman spionase, hingga secure file shredder yang memastikan data dapat benar-benar dihapus dan tidak bisa dikembalikan lagi. Keduanya merupakan fitur yang sangat penting bagi kalangan pebisnis yang harus selalu mamastikan datanya hanya bisa diakses oleh orang-orang yang tepat.

Baca juga:


Selain perlindungan privasi dan data, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga menawarkan perlindungan secara fisik. Seluruh bodi ExpertBook B3 Flip (B3402) dirancang sedemikian rupa sehingga dapat selalu diandalkan. ExpertBook B3 Flip (B3402) sudah mengantongi sertifikasi ketahanan berstandar militer AS (MIL STD-810H). Artinya, laptop ini telah berhasil melewati berbagai pengujian ekstrem dan mampu beroperasi hampir di segala kondisi.

ExpertBook B3 Flip (B3402) juga memiliki sistem perlindungan khusus di berbagai bagian pada bodinya. Keyboard laptop ini sudah dilengkapi dengan fitur anti-spill, sehingga tetap aman meski terkena tumpahan air. Semua port-nya juga hadir dengan struktur penahan khusus sehingga meminimalisir kerusakan secara fisik. Serta yang terakhir bodi laptop ini diperkuat dengan rangka khusus yang sangat tangguh sehingga tetap aman untuk dibawa bepergian.


ExpertBook B3 Flip (B3402) untuk Siapa?
Pertanyaan terakhir yang perlu dijawab adalah untuk siapakah ExpertBook B3 Flip (B3402) sebenarnya? Melihat spesifikasi, fitur, dan keunggulan yang ditwarkan, ExpertBook B3 Flip (B3402) sangat cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Hal tersebut tercermin dari keberadaan fitur konektivitas 4G LTE yang telah terintegrasi ke dalam laptop ini.

Selain itu, ExpertBook B3 Flip (B3402) juga sangat cocok untuk mahasiswa, dosen, guru, dan akademisi yang membutuhkan laptop yang selalu dapat diandalkan. Kehadiran kamera kedua dan stylus juga akan mempermudah mereka untuk merekam, mengambil gambar, sambil menulis catatan secara langsung menggunakan laptop ini.

Terakhir, ExpertBook B3 Flip (B3402) adalah laptop paling tepat untuk Anda yang membutuhkan laptop convertible dengan yang tahan banting dan memiliki konektivitas paling lengkap.

Dengan seluruh fitur dan kemampuan yang ditawarkan, apalagi adanya konektivitas 4G, laptop ini tak pelak menjadi pilihan utama bagi mereka yang kerap berada di lapangan atau mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan studinya di luar kampus.

Postingan Populer

Militer AS Andalkan AI untuk Serang Iran

Militer AS kini mulai mengandalkan AI untuk mempercepat proses penentuan target serangan. Menurut laporan terbaru, United States Department of Defense mengklaim telah menyerang lebih dari 2.000 target di Iran hanya dalam empat hari. Tempo operasi yang sebelumnya hampir mustahil dicapai dengan proses militer tradisional. Di balik percepatan itu ada sistem analitik militer dari Palantir, yakni Maven Smart System, yang mengolah data dari drone, satelit, dan berbagai sensor medan perang. Sistem ini dipadukan dengan model AI dari Anthropic seperti Claude untuk menyusun rekomendasi target secara real-time. Perubahan utamanya ada pada kecepatan kill chain. Proses yang dulu membutuhkan analisis manusia berjam-jam kini dapat dipadatkan menjadi hitungan menit, atau bahkan detik. Masalahnya, percepatan ini datang dengan konsekuensi yang jarang dibahas secara jujur. Ketika target dihasilkan dan diproses pada kecepatan mesin, pengawasan manusia cenderung menjadi formalitas. Kesalahan kecil dalam da...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...

Review Lenovo V14 G4 IRU. Laptop Bisnis Terjangkau yang Serba Cukup

Segmen laptop bisnis entry-level selalu berada di posisi yang menarik sekaligus sulit. Di satu sisi, perangkat harus cukup andal untuk menunjang produktivitas harian seperti dokumen, spreadsheet, dan meeting online. Di sisi lain, harga yang ditekan membuat kompromi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Lenovo melalui seri V14 mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Dengan prosesor Intel Core i3 generasi ke-13, SSD NVMe, dan desain ringan, Lenovo V14 G4 IRU ini jelas ditujukan untuk pelaku UMKM, pelajar, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat kerja tanpa biaya besar. Namun, pertanyaan pentingnya bukan sekadar “cukup atau tidak”, melainkan seberapa jauh kompromi yang harus diterima untuk mencapai harga tersebut? Ulasan kali ini akan coba sedikit membedahnya produk tersebut dari beberapa aspek. Desain Secara visual, Lenovo V14 tampil sederhana dengan balutan warna Iron Grey dan material PC-ABS. Ini bukan laptop yang mencoba tampil mewah, melainkan lebih ke arah utilitarian. Fin...

PC Semakin Terpuruk. Harga Mahal Jadi New Normal?

Firma riset pasar IDC memangkas proyeksi pasar PC global dan memperingatkan bahwa industri menghadapi periode sulit hingga setidaknya 2027. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC global diperkirakan turun 11,3% tahun ini, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan 2,4%. Pasar tablet juga ikut melemah, dengan penurunan pengiriman sekitar 7,6%. Penyebab utamanya cukup klasik, kelangkaan memori dan gangguan rantai pasokan. Kenaikan harga komponen membuat produsen kesulitan memproduksi perangkat dalam skala besar sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Ironisnya, meski pengiriman turun, nilai pasar justru diperkirakan naik. IDC memperkirakan nilai pasar PC global bisa mencapai $274 miliar pada 2026, naik sekitar 1,6%, karena harga jual rata-rata perangkat terus meningkat. Dengan kata lain, industri mungkin akan menjual lebih sedikit PC, tetapi dengan harga lebih mahal. IDC juga memperingatkan bahwa masalah pasokan memori bisa bertahan hingga 202...

Siap-siap. Manusia dan AI Akan Berebutan Listrik!

Morgan Stanley memperingatkan bahwa lonjakan besar kemampuan AI bisa terjadi pada paruh pertama 2026. Menurut laporan terbaru mereka, para eksekutif di laboratorium AI besar di AS sudah memberi sinyal bahwa kemajuan berikutnya bisa “mengejutkan” banyak pihak. Salah satu indikatornya datang dari model terbaru OpenAI, yakni GPT-5.4 Thinking yang disebut mencapai 83% pada benchmark GDPVal, level yang diklaim sudah menyamai pakar manusia dalam sejumlah tugas ekonomi. Namun masalah terbesar bukan lagi algoritma. Masalahnya listrik. Morgan Stanley memperkirakan, di AS saja, bisa jadi akan timbul defisit daya 9-18 gigawatt hingga 2028, atau sekitar 12-25% di bawah kebutuhan komputasi AI. Dengan kata lain, industri mungkin tahu cara membangun AI yang lebih pintar, tetapi belum tentu punya cukup energi untuk menjalankannya. Solusi sementara mulai terlihat agak absurd. Bekas fasilitas mining kripto diubah menjadi pusat komputasi AI, lengkap dengan turbin gas untuk memberi makan rak server. Morga...