Rusia Hancurkan Bank Benih Tanaman Di Ukraina

Perang memang sejatinya hanya memunculkan kehancuran. Konflik Rusia dan Ukraina yang masih berlanjut sampai saat ini menelan banyak korban jiwa dari kedua belah pihak. 

Tidak hanya itu, banyak fasilitas penting yang hancur lebur karena gempuran senjata api. Contohnya, Bank Gen Nasional yang terletak di Kharkiv yakni V.Ya. Yuriev National Academy of Agrarian Sciences of Ukraine tidak luput dari serangan bersenjata yang dilancarkan oleh Rusia ini.


Bank gen ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan kini telah dihancurkan selama perang. Fasilitas ini diumumkan hancur oleh peneliti terkemuka institut Sergey Avramenko di saluran YouTube-nya.

Bangunan Rusak Akibat Serangan Rusia di Kharkiv, Ukraina

Kehadiran bank gen ini penting karena pelestarian dan pemanfaatan secara efektif keanekaragaman genetik tanaman untuk menjamin pangan, ekonomi, lingkungan, jaminan sosial dan pembangunan adalah salah satu masalah yang paling mendesak umat manusia.


Kehancuran Bank Gene ini bisa jadi mengancam ketersediaan benih untuk pangan di dunia.

Kegiatan pengumpulan benih itu sendiri sudah dimulai pada awal 1900 oleh ilmuwan terkemuka seperti A.Ye. Zaikevych, P.V. Budirin, V.Ya. Yuriev, B.K. Yenken, M.I. Vavilov, M.M. Kuleshov, L.M. Delone dan lainnya. 

Dengan proklamasi kemerdekaan Ukraina pada tahun 1992, atas inisiatif Akademi Ilmu Agraria Ukraina, program ilmiah dan teknis "Sumber Daya Genetik Tanaman" diluncurkan. Program ini bertujuan untuk menciptakan Bank Gen Nasional Tanaman Ukraina. 

Ia ditopang oleh 28 lembaga pemuliaan dan penelitian terkemuka yang membentuk Sistem Sumber Daya Genetik Tanaman Ukraina. Untuk koordinasi dan bimbingan ilmiah dan metodologis Sistem berdasarkan Institut Produksi Tanaman dinamai V.Ya. Yuriev National Academy of Agrarian Sciences of Ukraine (NCPGRU) didirikan.


Tercatat, bank gen ini menyimpan lebih dari 160 ribu varietas benih tanaman, dan hibrida tanaman pertanian dari seluruh dunia.

Baca juga:


Benih-benih ini disimpan di fasilitas penyimpanan khusus agar generasi manusia di masa mendatang dapat memulihkannya. Namun nampakya hal ini sudah tidak bisa dilakukan karena fasilitas telah dihancurkan oleh pihak Rusia.


Sergey Avramenko menekankan bahwa sampel benih diperoleh dari para peneliti spesialis dari berbagai negara, termasuk Rusia, untuk menyeleksi tanaman tertentu yang akan disesuaikan dengan area optimal tumbuhnya. 

Dengan hancurnya bank gen ini, beberapa gen jenis tanaman musnah dan tidak bisa ditemukan lagi di dunia sampai kapanpun. Sayang sekali.

Tidak ada komentar