Langsung ke konten utama

Bocor. Skor Benchmark Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 Xiaomi 12 Pro

Qualcomm baru saja merilis chipset terbaru mereka yang ditujukan untuk smartphone kelas flagship yakni seri Snapdragon 8 Gen 1. Smartphone pertama yang memanfaatkan prosesor tersebut yakni Xiaomi 12 Pro akan dirilis di akhir tahun ini, tepatnya 28 Desember 2021.

Kabar tersebut semakin diperkuat dengan bocornya skor benchmark smartphone Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 yang diduga terpasang di smartphone Xiaomi 12 Pro.


Dari sebuah screenshot yang muncul di Geekbench, diketahui bahwa Xiaomi 12 Pro hadir dengan kode model 2201122C. Meskipun tidak disebutkan dengan jelas, namun penggunaan Snapdragon 8 Gen 1 tersebut merupakan dugaan kuat karena dari pengujian, ia punya skema core yang sama dengan System on Chip (SoC) terbaru andalan Qualcomm tersebut.



Sebagai informasi, pada Snapdragon 8 Gen 1, Qualcomm menghadirkan skema core yang terdiri dari empat core 1,79GHz, tiga buah core 2,5GHz, serta satu core berkecepatan 3GHz.


Dari bocoran yang terungkap tersebut, skor yang didapat smartphone Xiaomi yang bersangkutan adalah 1256 untuk single core dan 3892 untuk multi core.



Detail lengkap hasil skor benchmark Qualcomm Snapdragon 8 Gen 1 Xiaomi 12 Pro dapat Anda simak di website Geekbench di sini.

Sebagai perbandingan, skor ini nyaris mirip dengan skor yang diposting Qualcomm menggunakan perangkat referensi mereka, yaitu 1235 untuk single core dan 3837 untuk multi core di Geekbench.


Baca juga:


Jika dibandingkan dengan beberapa SoC lain, Snapdragon 8 Gen 1 ini memang punya skor yang lebih tinggi jika dibandingkan SoC lain untuk perangkat Android. Misalnya jika dibandingkan dengan Snapdragon 888, yang skor single corenya berkisar 1100 dan skor multi corenya berkisar 3500.


Skornya pun jauh lebih tinggi dibanding Google Tensor yang dipakai di Pixel 6 dan Pixel 6 Pro, yang skor single corenya hanya 1040 dan multi core 2830.

Namun jika dibandingkan dengan SoC seri A yang dipakai di iPhone, skor Snapdragon 8 Gen 1 ini bahkan masih kalah (untuk single core) dibanding A13 Bionic yang dipakai iPhone 11, yang skor single corenya 1330. Namun untuk multi core, A13 Bionic memang kalah, karena skornya hanya 3440.

Hanya saja, A13 Bionic adalah SoC yang dipakai di iPhone dua generasi ke belakang. Sementara jika dibanding A14 Bionic (iPhone 12) dan A15 Bionic (iPhone 13), skor Snapdragon 8 Gen 1 ini kalah jauh. A14 Bionic dan A15 Bionic, berturut-turut punya skor single core 1600 dan 1730, sementara skor multi core-nya adalah 4300 dan 4700.

Postingan Populer

Waduh! Harga Wafer Naik per Semester Dua 2026.

United Microelectronics Corporation (UMC) resmi memberi sinyal kenaikan harga wafer yang akan berlaku pada paruh kedua 2026. Dalam surat kepada pelanggan tertanggal 16 April, perusahaan menyebut kombinasi biaya rantai pasok yang terus naik dan lonjakan permintaan, terutama dari sektor AI, sebagai alasan utama di balik penyesuaian ini. Secara naratif, alasan tersebut terdengar familiar. Industri semikonduktor memang sedang menghadapi tekanan biaya dari berbagai sisi: bahan baku, energi, hingga logistik. Namun, istilah “tight capacity” yang digunakan UMC sebenarnya lebih dari sekadar jargon teknis.  Dalam praktiknya, ini berarti permintaan chip melampaui kapasitas produksi, memberi produsen posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk menaikkan harga. UMC juga menegaskan bahwa investasi untuk ekspansi teknologi dan kapasitas menjadi faktor pendorong. Tetapi di balik itu, ada dinamika pasar yang lebih kompleks. Permintaan AI saat ini memang sedang melonjak, namun tidak semua segmen memilik...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Optimis, TSMC Naikkan Target Pertumbuhan Pendapatan

TSMC menunjukkan kepercayaan diri tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan tetap menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2025 dan mempercepat ekspansi kapasitas. Di saat konflik Iran memicu kekhawatiran rantai pasok global, raksasa manufaktur chip ini justru melihatnya sebagai “noise” di balik gelombang besar permintaan AI. Perusahaan yang menjadi tulang punggung produksi bagi klien seperti Nvidia dan Apple kini memperkirakan pendapatan akan tumbuh lebih dari 30 persen tahun ini, sedikit lebih optimistis dari proyeksi sebelumnya.  CEO C. C. Wei bahkan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengecek ulang ke pelanggan terkait potensi pelemahan permintaan AI, dan hasilnya tetap solid. Dari sisi finansial, kinerja TSMC juga mencerminkan momentum tersebut. Margin kotor kuartal pertama mencapai 66 persen, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Ini terjadi meski segmen smartphone mengalami penurunan 11 persen secara kuartalan, menandakan bahwa AI kini menjadi mesin pertumbu...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...