Langsung ke konten utama

ASUS ExpertCenter D500, Desktop PC Terbaik untuk Bisnis

Pandemi COVID-19 semakin memperkuat posisi perangkat komputasi sebagai sarana wajib untuk bekerja serta otomatis menjadi salah satu investasi penting dalam bisnis. Pemberlakukan kebijakan pembatasan sosial membuat berbagai proses bisnis pun harus dilakukan secara virtual atau online dan memaksa karyawan untuk bekerja dari rumah.

Kondisi yang sudah hampir dua tahun berjalan tersebut membuat investasi pada perangkat komputasi semakin penting bagi perusahaan dan para pelaku bisnis. Banyak pelaku bisnis yang menyadari bahwa investasi pada perangkat komputasi seperti laptop dan PC desktop dapat membantu proses bisnisnya tetap berjalan di berbagai situasi, termasuk saat pandemi.


Sebuah organisasi atau perusahaan tentu tidak bisa asal dalam memilih perangkat komputasi karena kebutuhan bisnis perlu perangkat dengan fitur khusus yang tidak ada di perangkat komputasi kelas konsumen biasa.


Selain itu, perusahaan juga membutuhkan perangkat yang berkualitas dengan nilai Cost To Ownership (rendah) dan pelayanan purna jual terbaik. Semua itu dibutuhkan tentu saja demi mempertahankan keberlangsungan bisnis dimana proses bisnis dan produktivitas karyawan sangat bergantung pada perangkat tersebut.


Sebagai produsen laptop ternama dengan penguasaan pasar paling tinggi di Indonesia, ASUS memiliki jajaran produk khusus untuk kalangan bisnis dan komersial. Produk bernama ASUS ExpertBook untuk laptop, dan ASUS ExpertCenter untuk PC desktop serta All-in-One (AiO) hadir dengan serangkaian fitur inovatif yang dapat memenuhi semua kebutuhan dalam dunia bisnis.

Khusus untuk rangkaian produk ExpertBook dan ExpertCenter juga dilengkapi oleh layanan perlindungan khusus serta dukungan terbaik sehingga memastikan seluruh proses bisnis Anda dapat terus berjalan lancar.

ASUS ExpertCenter yang Desktop PC yang Selalu Dapat Diandalkan
Sama seperti seri laptop ExpertBook, jajaran produk ASUS ExpertCenter juga hadir sebagai produk berkualitas berstandar industri dan telah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Untuk itulah seluruh produk ASUS ExpertCenter sudah lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD 810G).

Selain tangguh secara fisik, seluruh lini produk ExpertCenter juga telah menggunakan motherboard khusus yang dirancang oleh ASUS. Motherboard tersebut telah dilengkapi dengan 100% solid capacitor yang membuat durabilitasnya semakin baik dan membuat usia penggunaan produk ExpertStation semakin panjang.

Modularitas adalah keunggulan selanjutnya dari jajaran produk ASUS ExpertCenter. Sebagian besar produk ASUS ExpertCenter dirancang agar mudah di-upgrade sehingga penggunanya dapat memperpanjang usia penggunaan dengan cara melakukan upgrade sehingga spesifikasinya tetap mengikuti kebutuhan komputasi perusahaan yang pastinya selalu meningkat.

Salah satu produk terbaru dari jajaran ExpertCenter adalah ExpertCenter D500, yaitu PC desktop dengan desain small form-factor dan sangat cocok digunakan sebagai perangkat komputasi andalan yang tidak memakan banyak ruang.


Meski memiliki bentuk yang minimalis dan hemat ruang, ExpertCenter D5 D500SA tetap andal untuk menunjang berbagai kebutuhan bisnis dan memiliki durabilitas tinggi. Ia juga telah mengantongi sertifikasi uji ketahanan militer AS (MIL-STD 810G).

Tidak hanya itu, ExpertCenter D500 series juga tetap menawarkan opsi upgrade yang berlimpah. Selain itu ASUS memberikan fitur hassle-free upgrade, yaitu fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengganti SATA HDD dan SSD, serta ODD (Optical Disk Drive) tanpa menggunakan alat bantu tambahan.

Fitur tersebut sangat penting bagi pelaku bisnis dimana upgrade komponen terutama untuk media penyimpanan (storage) dan ODD lebih sering dilakukan. Selain storage dan ODD, pengguna ExpertCenter D500 juga dapat melakukan upgrade pada RAM, menambahkan kartu grafis dan WiFi card.

Didukung oleh prosesor hingga 11th Gen Intel Core, ExpertCenter D500 series merupakan PC desktop kelas bisnis dengan performa powerful untuk menunjang berbagai aktivitas kantoran. Selain hadir dengan opsi konfigurasi dengan kartu grafis tambahan dan penggunaan SSD, ASUS juga menyediakan opsi RAM berkapasitas hingga 64GB.


Baca juga:


Layanan dan Dukungan Purna Jual Terbaik
Selain produk berkualitas, jajaran produk komersial ASUS juga didukung oleh layanan terbaik. ASUS menawarkan opsi perpanjangan masa garansi hingga 5 tahun untuk lini produk commercial mencakup layanan Pick-Up & Return (PUR), juga On Site Service (OSS). Sehingga pengguna tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan layanan service dari ASUS.

Untuk mendukung program OSS hingga 5 tahun, ASUS juga terus memperluas jangkauan hingga ke kota kabupaten. Kini, teknisi berpengalaman ASUS siap mengunjungi anda sekalipun jarak anda ke service center terdekat mencapai 150Km.

Produk komersial ASUS juga dilindungi oleh garansi tambahan untuk kerusakan yang terjadi akibat ketidaksengajaan dari pengguna. Tak seperti layanan ADP lain, pengguna produk komersial ASUS dengan garansi tambahan LADP, dapat mengajukan klaim 1x per tahun sepanjang masa garansi yang berlaku pada unitnya.


Artinya, jika garansi unit diperpanjang hingga 5 tahun, pengguna tetap bisa mengajukan klaim. Garansi tambahan ini cocok untuk instansi yang menjunjung tinggi keamanan data di tiap komputer mereka,- seperti perbankan, atau data center. Dengan layanan HDD Retention dari ASUS, pengguna tidak perlu mengembalikan HDD yang rusak.

Menggunakan ASUS ExpertBook dan ExpertStation berarti berinvestasi dalam jangka panjang. Informasi lebih lanjut terkait ExpertCenter D500 dapat disimak di website resmi ASUS.

Postingan Populer

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...