Langsung ke konten utama

ASUS ExpertBook B5 Flip B5302, Laptop Bisnis Lipat Layar OLED

ASUS memang sedang gencar memasarkan laptop dengan layar berkualitas prima yakni dengan teknologi ASUS OLED. Selain menghadirkannya di segmen consumer, segmen commercial business pun tidak lupa digarap.

Adalah ExpertBook B5 Flip  B5302F, sebuah laptop ultra-ringkas, ultra-ringan, dan hadir dalam desain convertible yang sangat fleksibel untuk memenuhi kebutuhan para pebisnis yang dinamis.


Dibangun dengan konsep “Modern style for dynamic business life”, ExpertBook B5 Flip B5302F hadir dengan bodi yang didesain sangat presisi sekaligus minimalis. Seperti apa produknya?



Digadang-gadang sebagai reliable partner for your business, laptop ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan para pebisnis yang dinamis membutuhkan laptop khusus yang selalu dapat diandalkan agar setiap kegiatan bisnisnya dapat berjalan tanpa hambatan.


ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302F) ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core hingga Intel® Core™ i7-1165G7 terbaru dan sudah mendukung penggunaan dua PCIe SSD yang dapat dikonfigurasikan secara RAID.

Laptop ini juga mengusung sistem keamanan terbaik di kelasnya dengan dukungan pembaca sidik jari (fingerprint sensor) serta chip TPM 2.0 yang dapat melindungi privasi sekaligus data bisnis penggunanya.

Ringkas, Tipis, dan Ringan
ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302F) merupakan sebuah laptop modern yang ringkas, stylish, dan didesain untuk pengguna yang sangat mobile dan dinamis. Bagian belakang layar dan bawah bodinya terbuat dari bahan aluminium sementara bagian di sekeliling keyboard-nya menggunakan bahan magnesium-aluminium alloy.

Kombinasi keduanya membuat ExpertBook B5 Flip (B5302F) hadir dengan bobot yang sangat ringan, yaitu hanya 1Kg.

ASUS merancang ExpertBook B5 Flip (B5302F) sebagai laptop yang sangat portabel. Tidak hanya tampil dengan bezel layar yang sangat tipis sehingga dimensi bodi secara keseluruhan dapat dipangkas, ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga memiliki ukuran bodi yang sangat tipis yaitu hanya 16,9mm.

Berkat dimensinya yang ringkas dan tipis, laptop ini dapat dimasukkan ke dalam berbagai jenis tas sehingga mudah untuk dibawa bepergian.

Kualitas Visual Terbaik dengan ASUS OLED
ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga hadir dengan varian yang telah menggunakan ASUS OLED. Berbeda dengan layar OLED pada umumnya, teknologi layar eksklusif dari ASUS tersebut tidak hanya sekadar menawarkan kualitas visual yang lebih baik.

ASUS OLED membuat ExpertBook B5 Flip (B5302F) mampu menampilkan warna yang kaya dan akurat, yaitu dengan tingkat reproduksi warna pada color gamut DCI-P3 hingga 100% dan telah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display.

Selain itu, ASUS OLED juga sudah mendukung fitur HDR dengan sertifikasi VESA DisplayHDR sehingga memiliki kontras warna yang sangat baik. Kemampuan layar tersebut tidak hanya berguna untuk menikmati konten multimedia, tetapi juga dalam beberapa skenario bisnis seperti ketika mempresentasikan video atau gambar kepada klien.

Menggunakan ExpertBook B5 Flip (B5302F) memungkinkan klien dapat melihat presentasi dengan tampilan warna yang kaya dan akurat.

ASUS OLED juga dapat melindungi kesehatan mata pengguna ExpertBook B5 Flip (B5302F). Layar yang menggunakan teknologi ASUS OLED telah mengantongi sertifikasi Low Blu-Light Emission dari TÜV Rheinland.

Sertifikasi tersebut membuktikan bahwa layar ASUS OLED pada ExpertBook B5 Flip (B5302F) memiliki pancaran radiasi cahaya biru yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan layar laptop pada umumnya.

Seperti diketahui, radiasi cahaya biru merupakan penyebab utama kerusakan serta kelelahan pada mata. Berkat ASUS OLED, pengguna ExpertBook B5 Flip (B5302F) kini dapat bekerja di depan layar lebih lama tanpa khawatir terhadap gangguan kesehatan pada mata.

Powerful untuk Menunjang Kegiatan Bisnis
Agar selalu dapat diandalkan saat berbisnis, ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302F) ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core terbaru, tepatnya hingga Intel Core i7-1165G7.

Prosesor tersebut tidak hanya telah mengadopsi teknologi terkini, tetapi juga didukung oleh chip grafis Intel Iris Xᵉ yang powerful untuk kebutuhan bisnis. Multitasking juga bukan kendala bagi pengguna laptop ini karena ExpertBook B5 Flip (B5302F) hadir dengan RAM hingga 16GB dan kapasitasnya masih dapat di-upgrade hingga 48GB.

Tidak hanya memori, penyimpanan di ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga telah menggunakan teknologi modern dan memiliki performa yang kencang.

Dua buah slot penyimpanan PCIe SSD telah disediakan di laptop ini, memungkinkan pengguna ExpertBook B5 Flip (B5302F) untuk menyimpan lebih banyak data. Tidak hanya itu, dukungan teknologi RAID memungkinkan operasional bisnis yang lebih dapat diandalkan sekaligus menghadirkan performa yang lebih kencang.

Bekerja menggunakan ExpertBook B5 Flip (B5302F) dapat lebih nyaman tidak hanya berkat performanya yang tanpa kompromi tetapi juga fitur lainnya, salah satunya adalah konektivitas. ExpertBook B5 Flip (B5302F) telah dilengkapi dengan modul WiFi 6 (802.11ax) untuk memastikan koneksi WiFi yang stabil dan kencang.

Selain itu, ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga hadir dengan port Thunderbolt 4 yang dapat digunakan sebagai sarana transfer data berkecepatan tinggi, fasilitas untuk menghubungkan monitor eksternal beresolusi tinggi, hingga dapat digunakan untuk mengisi daya.

Berikut ini spesifiasi lengkap ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302F)

Layar Convertible
ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302F) hadir dengan desain convertible, artinya layarnya dapat diputar hingga 360° dan memungkinkan pengoperasian dalam mode tablet.

Selain telah mendukung fitur touchscreen, layar ExpertBook B5 Flip (B5302F) yang memiliki ukuran 13-inci tersebut juga hadir dengan screen-to-body ratio hingga 78% serta color gamut 100% sRGB. Fleksibilitas merupakan keunggulan utama pada layar ExpertBook B5 Flip (B5302F).


Baca juga:


Daya Tahan Baterai Panjang

ASUS merancang ExpertBook B5 Flip (B5302F) sebagai laptop yang selalu dapat diandalkan, bahkan saat berkegiatan seharian.

ExpertBook B5 Flip (B5302F) memiliki daya tahan baterai hingga 14 jam dalam satu kali pengisian daya hingga penuh (100%). Salah satu rahasia daya tahan baterainya terletak pada penggunaan teknologi Panel Self-Refresh yang membuat konsumsi daya oleh layar dapat dikurangi secara signifikan.

ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga dilengkapi dengan teknologi fast-charge yang memungkinkan pengisian daya hingga 60% dalam pengisian daya selama 39 menit. Fitur tersebut sangat penting dalam mendukung kegiatan para pebisnis yang semakin dinamis.

Dirancang untuk Berbisnis
Laptop untuk pebisnis di era modern yang sangat dinamis harus dapat selalu diandalkan serta siap digunakan kapanpun dan di manapun. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, ExpertBook B5 Flip (B5302F) dibekali dengan konstruksi yang sangat tangguh dan telah berhasil melewati serangkaian uji ketahanan ekstrem berstandar militer AS (MIL-STD 810H).


Ketahanan ExpertBook B5 Flip (B5302F) memungkinkan laptop ini untuk tetap beroperasi di berbagai kondisi sehingga dapat diandalkan kapanpun dan di manapun.

ASUS merancang ExpertBook B5 Flip (B5302F) sebagai perangkat yang memudahkan berbagai urusan bisnis penggunanya. Untuk itulah laptop ini dilengkapi dengan teknologi Two-Way AI Noise-Cancelling. Teknologi tersebut memungkinkan suara bising di sekitar pengguna ExpertBook B5 Flip (B5302F) dapat diredam sehingga sesi online meeting dapat selalu berjalan dengan lancar.

Teknologi Two-Way AI Noise-Cancelling juga memungkinkan pengguna ExpertBook B5 Flip (B5302F) untuk melakukan online meeting di tempat bising seperti bandara saat sedang melakukan perjalanan bisnis.

Sebuah laptop tidak akan dapat bergabung dengan lini ASUS ExpertBook jika tidak dilengkapi dengan sistem keamanan digital yang mumpuni, begitupun ExpertBook B5 Flip (B5302F). Tidak hanya hadir dengan sensor pembaca sidik jari (fingerprint), ExpertBook B5 Flip (B5302F) juga dilengkapi dengan chip TPM 2.0 yang dapat memastikan setiap data di dalam laptop ini tetap terlindungi.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...