Langsung ke konten utama

Program Tukar Tambah Smartphone Jadi Laptop Asus di Erafone

Program Tukar Tambah Smartphone Jadi Laptop Asus di Erafone - Ada kabar gembira buat Anda yang berencana ingin memiliki laptop baru. Khususnya buat Anda yang kebingungan punya banyak smartphone yang sudah tidak lagi dipakai tetapi belum laku terjual.

Ya, Asus dan Erafone menggelar program tukar tambah smartphone jadi laptop Asus di toko-toko offline Erafone. Tentunya ke laptop Asus tipe tertentu.


Dalam program tukar tambah smartphone jadi laptop tersebut, pengguna bisa menukarkan smartphone bekasnya untuk mendapatkan potongan harga pembelian laptop Asus tipe tertentu. Bagaimana caranya?

Sebagai gambaran, promo eksklusif ini tersedia di gerai Erafone cabang Botani, Erafone Central Park, Erafone Mal Kelapa Gading, Erafone Gandaria City, Erafone MOI, Erafone PIK, Erafone Sumarecon Bekasi, Erafone Sumarecon Serpong, Erafone Ruko Ciledug, dan Erafone ITC Roxy Mas hingga tanggal 30 April 2021.


Di cabang-cabang Erafone tersebut, pelanggan dapat memanfaatkan promo tukar tambah laptop bersama Erafone dengan menukarkan maksimal tiga smartphone merk apapun untuk mendapatkan potongan harga pada setiap pembelian satu laptop Asus.

Besaran potongan harga bergantung pada nilai smartphone dan kondisinya, sementara prosedur penetapan harga smartphone akan dilakukan sepenuhnya oleh staff berpengalaman dari Erafone.

Pelanggan yang mengikuti program tukar tambah kali ini juga berkesempatan mendapatkan cashback ekstra hingga Rp500.000 di luar nilai smartphone yang akan ditukarkan tambahan dua keuntungan menarik yang juga bisa didapatkan. Apa saja?

Pertama, jaminan penghapusan data dari smartphone lama pelanggan secara permanen dan bersertifikasi sehingga pelanggan tidak perlu khawatir akan data yang pernah tersimpan di smartphone yang akan ditukarkan atau dicuri.

Kedua, pelanggan yang melakukan tukar tambah juga otomatis mendapatkan proteksi asuransi kecelakaan diri dengan pertanggungan senilai Rp20,000,000.

Kedua benefit tersebut bisa didapatkan secara gratis bagi pelanggan yang mengikuti program tukar tambah dari smartphone ke laptop Asus. Mekanisme lengkap mengenai program tukar tambah kali ini dapat ditanyakan langsung kepada staff Erafone di gerai-gerai offline Erafone tersebut di atas.

Lalu, laptop Asus tipe apa saja yang bisa ditukar-tambah?


Baca juga:


Menurut informasi yang kami dapat, laptop Asus yang dapat dibeli menggunakan program tukar tambah kali ini adalah VivoBook Ultra 14 (K413), VivoBook S 14 (S433), dan TUF Gaming F15 (FX506).

Sebagai gambaran, VivoBook Ultra 14 (K413) merupakan laptop modern dan stylish untuk para kawula muda dan telah ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core i5-1135G7, chip grafis Nvidia GeForce MX350, RAM DDR4 8GB, dan penyimpanan PCIe SSD berkapasitas 512GB.

Kombinasi tersebut membuatnya tampil sangat powerful untuk berbagai kegiatan sehari-hari.

Adapun VivoBook S 14 (S433) adalah laptop stylish dengan kombinasi performa terbaik di kelasnya. Didesain khusus sebagai mesin produktivitas, VivoBook S 14 (S433) hadir dengan bodi yang ringkas dan ringan sehingga dapat dibawa bepergian dengan mudah.

Tidak hanya itu, VivoBook S 14 (S433) juga merupakan laptop yang powerful. Ditenagai oleh prosesor 11th Gen Intel Core i7-1165G7, chip grafis Nvidia GeForce MX350, RAM DDR4 8GB, dan penyimpanan PCIe SSD berkapasitas 512GB membuat laptop ini dapat diandalkan untuk bekerja, belajar dan bermain.

Terakhir, adalah TUF Gaming F15 (FX506). Sesuai dengan namanya, laptop ini merupakan laptop gaming powerful dan terjangkau dengan durabilitas bersertifikasi military grade.

Didukung oleh prosesor 10th Gen Intel Core High Performance serta chip grafis Nvidia GeForce GTX 1650Ti, TUF Gaming F15 (FX506) dapat diandalkan tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga siap untuk menjalankan berbagai aplikasi kreatif yang membutuhkan performa kencang di segala aspek.


Laptop gaming ini juga dibekali dengan RAM DDR4 berkapasitas 8GB yang masih bisa di-upgrade ke 16GB, serta penyimpanan PCIe SSD berkapasitas 512GB.

Bagaimana guys? Menarik bukan program tukar tambah hape jadi laptop dari Asus ini? Yuk, langsung kita sambangi cabang-cabang Erafone di atas.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...