Asus memperluas jajaran Googlebook dengan menghadirkan Googlebook 14, laptop ultraportabel yang mengandalkan prosesor Intel Panther Lake atau Core Ultra Series 3. Perangkat ini menarik perhatian bukan hanya karena bobotnya yang berada di bawah 1kg, tetapi juga karena membawa konfigurasi mewah hingga RAM 64GB, SSD 1TB, layar OLED 3K 120Hz, serta baterai 70Wh.
Dari sisi desain, Asus menggunakan sasis berbahan magnesium-aluminium hasil proses CNC dengan bobot sekitar 0,99 kg. Material tersebut dipadukan dengan warna Dusk Ash dan teknologi Nano Ceramic yang diklaim membantu melindungi permukaan dari goresan, noda, dan abrasi. Laptop serupa ExpertBook Ultra ini juga memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H, meski sertifikasi tersebut tidak otomatis berarti perangkat kebal terhadap seluruh jenis kerusakan dalam penggunaan sehari-hari.
Di sektor performa, Googlebook 14 tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dari keluarga Panther Lake. Konfigurasi yang disebutkan juga mencakup Core Ultra 5 325, masing-masing dengan delapan core. Kapasitas RAM LPDDR5X mencapai 64GB, sementara penyimpanan menggunakan SSD PCIe 4.0 hingga 1TB.

Sektor layar menjadi salah satu daya tarik utama. Asus membekali Googlebook 14 dengan panel OLED berukuran 14 inci, rasio 16:10, resolusi 3K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.000 nits. Layar sentuh tersebut juga dilindungi Corning Gorilla Glass Victus dengan lapisan Gorilla Matte untuk mengurangi pantulan cahaya.
Untuk mobilitas, baterai berkapasitas 70Wh menjadi modal penting bagi laptop dengan bobot kurang dari 1 kg. Namun, daya tahan aktual tetap akan bergantung pada konfigurasi perangkat, tingkat kecerahan layar, beban kerja, serta optimasi Googlebook OS.
Asus juga menyertakan ekosistem Gemini Intelligence, termasuk akses Gemini, Flow, dan Gemini Notebook, serta paket Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5TB. Ini menunjukkan bahwa Googlebook tidak sekadar mengandalkan spesifikasi hardware, tetapi mencoba menjadikan AI sebagai bagian utama pengalaman komputasi.
Asus Googlebook 14 diperkirakan mulai dijual pada 4 Oktober dengan harga mulai US$1.299 untuk konfigurasi Core Ultra 7. Harga dan ketersediaannya di Indonesia belum disebutkan dalam informasi tersebut. Dengan spesifikasi premium dan bobot sangat ringan, tantangan utamanya justru terletak pada ekosistem aplikasi dan kemampuan Googlebook OS dalam menggantikan Windows untuk kebutuhan pengguna profesional.
