Langsung ke konten utama

Tempat Jual Laptop Asus ZenBook di Jakarta, Diresmikan

Kabar gembira bagi penggemar laptop kelas premium dari Asus. Produsen komputer terbesar asal Taiwan tersebut meresmikan hadirnya ZenBook Store pertama di Indonesia. Mengambil tempat di Lantai 3, Mangga Dua Mall, Jakarta, ZenBook Store merupakan toko eksklusif yang hanya menjual produk ZenBook.

Meski demikian, bagi pengguna yang membutuhkan, tersedia pula beberapa tipe Asus VivoBook series. Misalnya VivoBook Ultra A412 dan K403 terbaru.


Menggunakan konsep premium store, di Asus ZenBook Store ini pengunjung bisa melihat-lihat langsung berbagai model ZenBook terbaru dan mempelajarinya dengan dipandu oleh staf berpengalaman. Setelah itu, pengguna yang sudah memutuskan secara mantap untuk membeli model tertentu, bisa langsung melakukan transaksi di sini.


Menurut pihak Asus Indonesia, ZenBook Store menggunakan konsep modern yang mengedepankan experience. Di experience zone yang disediakan, informasi lengkap dan akurat akan disediakan bagi siapa saja yang membutuhkan.

Saat ini, lini produk notebook yang dihadirkan adalah mulai dari ZenBook S, ZenBook Flip, ZenBook Classic, hingga ZenBook Pro. Pengunjung juga dapat menjajal langsung berbagai laptop tercanggih seperti ASUS ZenBook 13 UX333 yang merupakan laptop 13 inci paling kecil di dunia dengan ukuran lebih kecil dari kertas A4. Ada pula ZenBook S UX392 terbaru yang merupakan laptop dengan discrete graphic paling tipis di dunia.


Tidak hanya lini ZenBook yang merupakan jajaran laptop premium ASUS, ZenBook Store juga menghadirkan lini VivoBook untuk pengguna mainstream. Beberapa laptop ASUS VivoBook yang tersedia di antaranya adalah VivoBook Ultra A412 yang merupakan ultrabook paling ringkas dan colorful, serta VivoBook Ultra K403 yang memiliki daya tahan baterai super kuat dan mampu beroperasi hingga 24 jam.

Baca juga:

Selain hadir sebagai tempat penjualan produk, Zenbook store yang bertempat di Mall Mangga Dua Jakarta ini juga menerima layanan dukungan teknis untuk notebook ASUS. Layanan teknis yang tersedia mulai dari klaim garansi hingga dukungan tim respon untuk layanan teknis.




Pada peresmiannya, ZenBook Store juga menghadirkan keuntungan lebih kepada pelanggannya. Bekerjasama dengan BliBli, ZenBook Store Mangga Dua Mall menyediakan pembayaran dengan fasilitas cicilan 0% hingga 24 bulan dari berbagai kartu kredit bank tanpa biaya tambahan atau surcharge.


Khusus pelanggan yang melakukan pembelian produk ZenBook di ZenBook Store juga berhak mengikuti program Lucky Dip dengan berbagai hadiah menarik secara langsung, mulai dari voucher belanja MAP, Exclusive ZenBook Bag by Sebastian Gunawan, hingga ZenFone 5. Program Lucky Dip ini dimulai dari tanggal 19 hingga 26 Agustus 2019.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...