Langsung ke konten utama

Pembaruan Dota 2 Akan Memudahkan Para Beginner

Valve akan menghadirkan update game Dota 2 dengan Patch 7.29. Di dalamnya, terdapat pula hero baru yang mumpuni, khususnya untuk para pemain beginner. 

Seperti diketahui, untuk game-game kompetitif seperti Dota 2 dan game berbasis MOBA lainnya, terkadang kondisinya memang sangat tidak ramah, khusus bagi para pemain baru.


Sebagai contoh, saat para pemain baru dipasangkan dengan pemain lain yang senior namun mungkin kurang pengertian atau pemaaf terhadap pemula, pemain pemula tersebut biasanya jadi bulan-bulanan.

Tentunya hal ini dapat merusak pengalaman bagi pemula yang mungkin akan langsung berhenti bermain game, atau berdasarkan pengalaman sebelumnya bahkan tidak mencoba game tersebut sama sekali di kemudian hari.


Karena hal ini Valve memperkenalkan game Dota 2 agar sedikit lebih ramah bagi pemula. Ini tidak berarti bahwa Valve melakukan nerf pada game atau karakter. Valve membuat perubahan pada UI Dota 2 dengan memperkenalkan misi dan hadiah yang semuanya dirancang untuk menyederhanakan pengalaman dengan membuka sedikit permainan untuk pemula.

Baca juga:


Perusahaan juga memperkenalkan mode pemain baru yang menggunakan kumpulan pahlawan yang lebih kecil, agar tidak mengintimidasi pemain dengan terlalu banyak pilihan. Selain itu, Valve juga akan menghapus hukuman karena keluar selama permainan berlangsung.


Pemain baru yang mengantri untuk pertandingan solo juga akan dicocokkan dengan pemain serupa lainnya, yang membawa kita ke perubahan berikutnya yakni smurfing yang dilakukan oleh para pemain senior.

Valve sendiri menyatakan bahwa mereka akan menindaklanjuti tindakan smurfing ini yang di mana para veteran atau para profesional membuat akun level yang lebih rendah hanya untuk menghancurkan para pemula yang belum berpengalaman. 

Selain itu, Valve juga mengatakan bahwa pemain yang ketahuan melakukan ini akan dilarang untuk masuk.

Patch 7.29 Balance Focus akan hadir pada 6 April 2021 mendatang. Valve juga memperkenalkan hero baru di hari yang sama. Meski masih belum bisa dipastikan siapa jagoan baru tersebut, banyak komunitas yang berspekulasi bahwa itu adalah Selemene.

Sebagai informasi, Selemene adalah dewi bulan yang disembah oleh Mirana dan Luna. Menurut teori yang berkembang di Reddit, awal dari trailer anime Dota: Dragon's Blood yang baru diluncurkan mengatakan "he lays the flowers, she will return". 

Penampakan Animasi Dota Dragons Blood



Tidak jelas dari theory crafting sendiri apakah trailer tersebut memang berbicara tentang Selemene, dan mengisyaratkan bahwa karakter tersebut akan menjadi pahlawan baru. Namun, jika benar, para penggemar Dota bisa menambahkan hero lain yang mirip dengan Mirana dan Luna ke line-up mereka.

Selain update pemain baru, serial anime Dota juga diluncurkan pada 25 Maret 2021 kemarin. Jika Anda berminat melihat animenya, tersedia di layanan streaming Netflix.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...