Langsung ke konten utama

Fantastis! Turnamen Free Fire World Series 2021 Berhadiah Rp28 Miliar

Kabar gembira bagi para gamers. Free Fire World Series 2021 Singapore atau disingkat menjadi FFWS 2021 SG akan segera dilaksanakan. Tepatnya pada bulan Mei 2021 mendatang. 

Turnamen ini rencananya akan dilaksanakan secara offline dan akan menjadi turnamen Free Fire yang normal setelah pertandingan-pertandingan sebelumnya yang dilaksanakan secara online.


Hebatnya, tidak tanggung-tanggung, ajang FFWS 2021 SG ini diiming-imingi dengan bandrol hadiah dengan total sekitar Rp28 miliar. Luar biasa sekali bukan?

Meskipun dunia masih dalam bayang-bayang pandemi, namun Garena memastikan dan tetap memprioritaskan keselamatan semua anggota yang terlibat. Termasuk para pemain dan staff dari Garena sendiri tentunya.


Garena sendiri menyelenggarakan FFWS 2021 SG dengan dukungan dari Singapore Tourism Board (STB) dan bekerja sama erat dengan berbagai pakar dan organisasi industri. Salah satunya adalah Singapore Cybersports and Online Gaming Association (SCOGA). 

Jean Ng, yang merupakan Executive Director Attractions, Entertainment, and Tourism Concept Development for Singapore Tourism Board mengatakan, pihaknya bangga dapat mendukung Garena dalam penyelenggaraan FFWS 2021 SG, salah satu turnamen esports terkemuka di dunia. 

"Kembalinya acara tersebut membuktikan reputasi Singapura yang telah berkembang menjadi negara tujuan esports serta kemampuan akan membuktikan kami untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan aman," sebut Jean. "Kami berharap dapat menyambut semua tim yang memenuhi syarat ke Singapura, dan bekerja sama dengan penyelenggara menuju acara yang aman dan sukses," ungkapnya.

Kapan Turnamen Ini Dilaksanakan?
Turnamen FFWS 2021 SG yang akan dilaksanakan di Singapura ini merupakan turnamen dari Free Fire yang terbesar. Sebagai gambaran, pada tahun 2019, turnamen serupa dari Free Fire menarik sekitar 2 juta penonton dalam waktu yang bersamaan saat turnamen tersebut dilaksanakan. 

Free Fire World Series 2019 sendiri sukses menjadi turnamen esport game seluler yang menjadi rekor dunia.


Baca juga:


Tahun ini, terdapat 22 tim dari 14 kawasan yang berbeda yang akan bertanding di Singapura untuk memperebutkan gelar juara Free Fire dengan total hadiah Rp28 Miliar.

Tuneman FFWS 2021 SG sendiri akan digelar dari tanggal 22 Mei 2021 yang dimulai dengan babak Plays-in sampai dengan 29 Mei untuk babak finalnya. 

Babak Plays-in akan menghadirkan 12 tim yang akan berjuang untuk mendapat posisi pertama dalam turnamen. Dua tim teratas nantinya akan bergabung dengan 10 tim terbaik yang menunggu di babak final.


Tim akan bertanding dalam 6 putaran pada 3 peta dalam game. Tim harus menjadi yang terakhir bertahan hidup dengan poin berdasarkan rangking dan jumlah kills.

Menarik sekali bukan guys?

Postingan Populer

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...