Langsung ke konten utama

Cara Hapus Cache Hape Android Agar Kembali Ngebut

Mungkin sebagian dari kita tidak menyadari bahwa sebenarnya di dalam perangkat smartphone kita terdapat cache memory yang tugasnya adalah menyimpan sementara data-data atau aplikasi yang sedang dibuka atau sudah dibuka.

Sebenarnya, tugas cache pada ponsel Android tersebut adalah untuk mempercepat kinerja. Meski demikian, informasi dalam cache bisa menjadi membengkak atau kelebihan beban dan menyebabkan masalah kinerja. Kalau sudah begini, menghapus cache di ponsel Android secara berkala dapat membantu menghilangkan masalah kinerja pada perangkat.


Sebetulnya cache tidak perlu terus-menerus dihapus, tetapi pembersihan berkala dapat membantu. Sebagai contoh, aplikasi dan peramban web Anda menyimpan sedikit informasi untuk mempercepat pengalaman Anda menggunakannya.

Seiring waktu, ponsel Anda dapat mengumpulkan banyak file yang tidak Anda butuhkan. Anda dapat menghapus file untuk membebaskan sedikit ruang penyimpanan pada perangkat Anda. Membersihkan cache juga dapat membantu masalah perilaku situs web.




Menghapus cache browser dan cache aplikasi dari ponsel Android adalah proses yang cepat dan mudah seperti hal berikut dengan mengosongkan cache di aplikasi Chrome (browser web Android default).

1. Buka aplikasi Chrome di perangkat Anda.
2. Ketuk ikon tiga titik, yang ditemukan di kanan atas, untuk membuka menu dropdown.
3. Ketuk Riwayat, lalu Hapus data penelusuran.
4. Jika diinginkan, pilih tanggal terlama yang ingin Anda hapus menggunakan menu dropdown Rentang Waktu.
5. Pilih Gambar dan file dalam cache.
6. Ketuk tombol Hapus data untuk menghapus cache.

Di sisi lain, cache aplikasi ini mirip dengan cache browser. Isinya adalah sedikit informasi yang disimpan untuk mempercepat pengalaman Anda menggunakan aplikasi. Namun, ada kalanya aplikasi tiba-tiba ditutup atau berhenti merespons semuanya. Masalah dengan data yang di-cache bisa menjadi penyebabnya.


Mengosongkan cache adalah cara cepat dan mudah untuk menghapus ruang dan memperbaiki aplikasi yang bermasalah. Menghapus cache aplikasi tidak akan menghapus data aplikasi seperti informasi akun, password dan lain-lain. Berikut cara menghapus cache aplikasi:

1. Buka menu Pengaturan pada perangkat Anda.
2. Ketuk Penyimpanan.
3. Ketuk Penyimpanan Internal di bawah Penyimpanan Perangkat.
4. Ketuk Data cache.
5. Ketuk OK ketika kotak dialog muncul

Menghapus cache aplikasi tidak akan menghapus data aplikasi seperti informasi akun. Data aplikasi, seperti informasi akun, dapat dihapus dari menu yang sama - lanjutkan dengan hati-hati jika Anda memutuskan untuk melakukannya.

Anda mungkin perlu membersihkan cache secara berkala, tetapi jadwal pembersihan cache sendiri tidak diperlukan. Jika Anda secara rutin harus membersihkan cache untuk mengosongkan ruang, Anda dapat mempertimbangkan untuk menghapus aplikasi yang tidak digunakan atau mengarsipkan video dan foto yang tersimpan di cloud.

Selamat mencoba.

Postingan Populer

Astronom Temukan Atmosfer di Planet Berbatu Mirip Bumi untuk Pertama Kalinya

Para astronom mencetak pencapaian penting dalam pencarian kehidupan di luar Tata Surya setelah berhasil mendeteksi atmosfer pada sebuah planet berbatu yang berada di zona layak huni bintang induknya. Penemuan ini menjadi yang pertama untuk kategori planet berbatu yang mengorbit bintang katai merah (red dwarf), sekaligus membuka peluang baru dalam studi mengenai eksoplanet yang berpotensi mendukung kehidupan. Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science berfokus pada eksoplanet LHS 1140 b, yang berjarak sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi. Dalam skala kosmik, jarak tersebut tergolong relatif dekat sehingga memungkinkan pengamatan yang lebih rinci menggunakan teleskop modern. Planet ini diketahui memiliki massa sekitar 5,6 kali lebih besar dari Bumi dengan diameter sekitar 70 persen lebih besar, menjadikannya salah satu kandidat utama planet berbatu yang layak diteliti lebih lanjut. Sebelumnya, para ilmuwan memperkirakan atmosfer LHS 1140 b didominasi oleh nitrogen. Namun, pengam...

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Predator Gaming Indonesia Meriahkan VCT Pacific Stage 2 Lewat Gathering Komunitas dan Watch Party

Kompetisi VALORANT Champions Tour (VCT) Pacific Stage 2 resmi bergulir mulai 16 Juli hingga 6 September 2026, mempertemukan 12 tim terbaik Asia Pasifik untuk memperebutkan tiga tiket terakhir menuju VALORANT Champions 2026. Turnamen ini juga menjadi panggung persaingan sejumlah tim unggulan, termasuk Paper Rex (PRX) dan Rex Regum Qeon (RRQ), yang sama-sama memiliki basis penggemar besar di kawasan. Menyambut turnamen bergengsi tersebut, Predator Gaming Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan ekosistem VALORANT di Tanah Air. Melalui berbagai aktivitas komunitas, Predator ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih interaktif sekaligus mempererat hubungan antar-penggemar esports. Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah Community Gathering bersama komunitas pendukung Paper Rex (PRX). Acara ini menjadi wadah bagi para penggemar untuk berkumpul, menyaksikan pertandingan bersama, serta berbagi antusiasme terhadap tim favorit mereka selama VCT Pacifi...

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...