Firma analis Newzoo memperkirakan industri game global akan mencatat pendapatan sebesar US$197 miliar pada 2025. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan tahunan sebesar 7,5 persen (year-on-year), didorong oleh kombinasi kenaikan harga game, ketersediaan konten yang semakin luas, serta sejumlah penyesuaian dalam pencatatan dan pengakuan pendapatan di industri.
Jika dilihat dari pembagian platform, data Newzoo menjelaskan mengapa pasar PC semakin menjadi fokus utama para pemilik ekosistem konsol. Segmen mobile diproyeksikan tetap mendominasi dengan pendapatan sekitar US$108 miliar, atau setara 55 persen dari total pasar game global. Dominasi ini menegaskan posisi mobile gaming sebagai mesin utama pertumbuhan industri, terutama di pasar negara berkembang.
Di bawahnya, pasar konsol diperkirakan menghasilkan US$45 miliar pada 2025, tumbuh 4,2 persen dan menyumbang sekitar 23 persen dari total pendapatan. Sementara itu, PC gaming berada tepat di belakang dengan kontribusi US$43 miliar atau 22 persen. Meski porsinya sedikit lebih kecil, segmen PC menunjukkan daya tarik strategis yang semakin kuat, terutama bagi produsen konsol.

Dalam beberapa tahun terakhir, Sony dan Microsoft secara konsisten merilis game eksklusif konsol mereka ke PC melalui platform seperti Steam. Tren ini diperkirakan akan semakin agresif, terutama dari Microsoft. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa ROG Xbox Ally X dan Xbox generasi berikutnya berpotensi mengadopsi pendekatan berbasis Windows 11, yang secara teknis lebih menyerupai PC dengan pengalaman konsol yang disimulasikan melalui emulasi.
Lonjakan pendapatan industri game ini juga terjadi di tengah kondisi ekonomi global yang ditandai oleh kenaikan harga di hampir semua sektor. Harga game AAA kini secara umum bertahan di level US$70, termasuk untuk judul-judul katalog lama yang masih laris di pasaran. Nintendo bahkan melangkah lebih jauh dengan merilis game AAA pertamanya seharga US$80, Mario Kart World, tanpa mendapat penolakan signifikan dari konsumen.
Peluncuran Nintendo Switch 2 pada Juni 2025 turut membuka peluang baru bagi penjualan perangkat keras, perangkat tambahan, langganan, dan perangkat lunak. Di sisi lain, Microsoft menaikkan harga konsol Xbox sebanyak dua kali sepanjang 2025, serta meningkatkan biaya langganan Xbox Game Pass Ultimate dari US$20 menjadi US$30 per bulan.
Data Newzoo ini menunjukkan bahwa pertumbuhan industri game tidak lagi hanya bergantung pada ekspansi basis pemain, melainkan semakin ditopang oleh strategi harga, diversifikasi platform, dan optimalisasi ekosistem lintas perangkat.

