Langsung ke konten utama

Asus Hadirkan Laptop untuk Mahasiswa Vivobook 14 A1404

Asus kembali menghadirkan pembaruan pada lini produk laptop consumer mainstream Vivobook 14. Laptop clamshell ini menawarkan variasi prosesor Intel® Core™ i3 hingga Intel® Core™ i5 generasi ke-13. Dirancang khusus untuk segmen pengguna entry dan mahasiswa, laptop ini bertujuan memberikan kinerja serba bisa untuk menunjang tugas sehari-hari.

Direktur Regional ASUS South East Asia, Jimmy Lin, menyatakan bahwa laptop Vivobook classic ini dirancang untuk membantu mahasiswa menyelesaikan tugas dengan lebih efisien, baik di tempat kerja, di rumah, maupun di luar ruangan.

Dengan prosesor Intel® Core™ Generasi ke-13, RAM hingga 16 GB DDR4 3200MHz, dan penyimpanan SSD hingga 512GB, laptop ini menjanjikan daya yang cukup untuk berbagai kebutuhan.



Agar suhu laptop tetap dingin dalam berbagai situasi, Asus membekali sistem pendinginan dengan dua pipa panas, kipas IceBlade Asus dengan 87 bilah, dan lubang ventilasi ganda. Hal ini bertujuan untuk memastikan kinerja stabil tanpa pembatasan pada prosesor.

Spesifikasi lainnya melibatkan pelindung webcam fisik untuk privasi, keyboard Asus ErgoSense ukuran penuh, touchpad berukuran besar, dan sensor sidik jari pada touchpad untuk login tanpa perlu mengetik ulang password. Semua model dilindungi dengan Asus Antimicrobial Guard Plus, mengurangi penyebaran virus dan bakteri berbahaya.

Laptop ini juga memenuhi standar militer MIL-STD-810H, menjadikannya pilihan menarik sebagai perangkat bagi mahasiswa. Dengan 26 prosedur pengujian yang ketat, laptop ini dapat bertahan dalam berbagai kondisi ekstrem seperti suhu ekstrem, kelembaban, getaran, dan benturan.

Kelebihan lainnya adalah Asus Perfect Warranty, layanan perlindungan yang memberikan jaminan ekstra untuk perlindungan dan pemeliharaan laptop. Dengan kombinasi standar MIL-STD-810H dan layanan perlindungan ini, laptop entry level ini menjadi pilihan terbaik untuk kehandalan dan daya tahan.

Dari segi tampilan, laptop ini dilengkapi dengan layar Full HD yang memiliki tingkat kecerahan hingga 250 nits. Tingkat kecerahan tersebut memberikan pengalaman visual yang memukau, terutama dengan resolusi Full HD yang 2.25x lebih tinggi dibanding resolusi HD standar, menghasilkan gambar yang lebih tajam dan detail.

Baca juga:


Tingkat kecerahan hingga 250 nits memastikan penggunaan yang nyaman dalam berbagai kondisi pencahayaan, baik di luar ruangan terik atau di dalam ruangan dengan pencahayaan yang kurang. Ini juga dapat meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna dengan gambar yang lebih tajam, memudahkan pembacaan teks dan tampilan detail.

Dengan harga terjangkau, laptop ini menawarkan desain tipis, stylish, dan ringan. Desain ramping memudahkan mobilitas sehari-hari, sedangkan penggunaan baterai berkapasitas 42Wh memberikan daya tahan yang cukup untuk produktivitas tanpa perlu sering mengisi daya.

Pilihan warna seperti Quiet Blue dan Transparent Silver menambahkan elemen gaya yang kuat pada pengalaman pengguna. Sebagai perangkat multifungsi, laptop Asus Vivobook 14 menjadi pilihan yang sangat cocok untuk keperluan mahasiswa dan aktivitas sehari-hari.

Di Indonesia, laptop untuk mahasiswa Asus Vivobook 14 A1404 dipasarkan di harga mulai dari Rp7.099.000 sampai Rp12.499.000.

Postingan Populer

Fitur Baru Google Map untuk Sambut Lebaran 2026

Google Indonesia menggandeng sejumlah pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan arus mudik Lebaran 2026. Kolaborasi tersebut melibatkan Korlantas Polri dan Jasa Marga guna menghadirkan fitur tambahan di Google Maps yang dinilai lebih relevan bagi kebutuhan perjalanan masyarakat. Menurut Strategic Partner Development Manager Geo Google Indonesia, Ricard Darsono, sejumlah pembaruan akan dirilis menjelang musim mudik. Salah satu fokus utama adalah visualisasi rute yang lebih komprehensif. Pengguna dapat memilih berbagai opsi perjalanan, termasuk menghindari jalan tol, melihat estimasi tarif tol, hingga mengunduh peta sebagai offline map. Selain itu, Google Maps juga akan menampilkan jadwal transportasi umum, termasuk kereta api, sehingga pengguna dapat membandingkan moda transportasi dengan lebih efisien. Menurut Ricard, fitur ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan secara matang, terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama Lebaran. Integrasi Info...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Spesifikasi Infinix Note 60 Pro yang Baru Dirilis di Indonesia. Beli di Mana?

Infinix resmi meluncurkan Note 60 Pro di Indonesia dengan strategi yang cukup agresif. Smartphone ini hadir di segmen menengah premium, tetapi membawa desain dan fitur yang jelas terinspirasi dari flagship, terutama lini iPhone 17 Pro. Harga yang ditawarkan mulai Rp 5 jutaan, membuatnya langsung menjadi penantang serius di kelasnya. Di pasar Indonesia, Infinix Note 60 Pro dijual dalam dua varian. Model 8GB/256GB dibanderol Rp 5.399.000, sedangkan versi 12GB/256GB dijual Rp 5.899.000. Penjualan perdana dimulai pada 19 Februari 2026 pukul 00.00 WIB. Varian 8GB tersedia di berbagai platform e-commerce seperti Lazada, Shopee, Blibli, Akulaku, Tokopedia, hingga TikTok Shop. Sementara itu, varian 12GB dipasarkan secara eksklusif melalui Shopee. Secara desain, Note 60 Pro mengusung pendekatan yang cukup berani. Modul kamera belakang berbentuk persegi panjang dengan tampilan premium metal membuatnya terlihat seperti flagship. Varian warna oranye bahkan disebut-sebut mirip dengan “Cosmic Orange...

Marketshare Prosesor Desktop AMD Naik Menjadi 36,4%

Persaingan prosesor x86 semakin memanas. Data terbaru dari Mercury Research menunjukkan AMD terus memangkas dominasi Intel, terutama di segmen desktop yang mengalami perubahan paling signifikan sepanjang 2025. Pada kuartal IV 2025, AMD berhasil menguasai 36,4% pengiriman CPU desktop global. Intel masih memimpin dengan 63,6%, tetapi tren tahunan menunjukkan pergeseran tajam. Pada periode yang sama di 2024, AMD hanya mengantongi 27,1%, sementara Intel berada di 72,9%. Artinya, AMD mencatat lonjakan hampir 10 poin persentase dalam setahun. Segmen desktop memang dikenal lebih dinamis dibanding notebook atau server. Keputusan pembelian yang lebih langsung dari pengguna DIY, integrator sistem, hingga OEM desktop membuat perubahan platform dapat terjadi lebih cepat. Tren kuartalan juga memperkuat gambaran ini: pangsa AMD naik dari 33,6% di Q3 2025 menjadi 36,4% di Q4 2025, sementara Intel turun dari 66,4% menjadi 63,6%. Notebook Bergerak Lebih Lambat Perubahan di pasar laptop berjalan lebih s...