Langsung ke konten utama

Review Asus Vivobook Go 14 E1404F, Laptop untuk Pelajar

Pelajar saat ini membutuhkan laptop yang dapat mendukung aktivitas belajar mereka secara optimal. Adapun laptop yang ideal untuk pelajar adalah laptop yang ringan, ringkas, tahan lama, kaya fitur, dan terjangkau.

Sebagai produsen laptop utama di Indonesia, Asus juga tentunya menyediakan laptop untuk pelajar yang memang didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan mereka. Terbaru, produsen asal Taiwan tersebut menghadirkan seri Vivobook Go 14 E1404F ke pasaran Indonesia. Harganya? Sangat menarik, mulai dari 6 jutaan.

Ya, Asus Vivobook Go 14 adalah laptop untuk pelajar yang memenuhi semua kriteria tersebut. Laptop ini dirancang khusus untuk membuat aktivitas belajar penggunanya makin produktif dan menyenangkan. Mengapa demikian?


Desain
Pertama, desain elegan dan modern. Laptop ini menawarkan bentuk yang simple namun tetap trendy sesuai dengan segmen pengguna yang dituju, yakni generasi muda, dengan membawa berbagai aksen khas Vivobook.

Laptop ini juga hadir pilihan warna yang menarik, seperti Transparent Silver, Mixed Black dan Green Grey. Bobotnya juga hanya 1,3kg dan ketebalan hanya 17,9 mm, sehingga mudah dibawa kemana saja.

Layar NanoEdge 14 inci laptop ini memiliki bezel tipis yang memberikan rasio layar-ke-bodi 82% dan sudut pandang 178°. Layar ini juga mendukung Asus Splendid dan Asus Tru2Life Video untuk meningkatkan kualitas gambar dan warna.

Yang menarik, meski harganya terjangkau yakni masuk ke kategori laptop 6 jutaan, layar tersebut sudah menggunakan resolusi Full HD sehingga lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan laptop dengan layar resolusi HD.


Selain itu, engselnya juga bagus dan kuat. Bisa dibuka hingga 180 derajat. Selain membuktikan kualitas engsel, pelajar yang sedang bekerja kelompok juga tentu akan semakin mudah untuk melihat layar secara beramai-ramai.

Tak hanya engsel saja, seluruh konstruksi laptop Asus Vivobook Go 14 E1404 ini juga sudah menggunakan standar military grade US MIL-STD 810H yang solid. Dan sebagai pelengkap, Asus juga menyediakan garansi 2 tahun penuh untuk service dan spare parts. Bahkan di tahun pertama, jika ada kerusakan akibat kelalaian pengguna, service center hanya membebankan biaya spare parts yang rusak sebesar 20% saja.

Fitur
Asus Vivobook Go 14 memiliki fitur unggulan dan inovatif yang membuat laptop ini lebih mudah dan nyaman digunakan. Contohnya, saat mengetik. Asus menyediakan keyboard dengan fitur ErgoSense yang menawarkan sensasi mengetik yang memuaskan. Apalagi, keyboard tersebut juga punya fitur backlit yang membuat pengguna bisa mengetik dengan mudah meskipun kondisi ruangan gelap.

Pitch tombol berukuran penuh 19,05 mm sama seperti keyboard desktop dan travel distance 1,4mm membuat Anda betah berlama-lama mengetik. Dan untuk meningkatkan akurasi serta mereduksi typo, tombol keyboard dirancang 0,2 mm lebih dalam di bagian tengah agar. Dengan demikian, jari Anda dipandu dengan lembut ke titik kontak yang ideal dengan tuts.

Fitur lainnya adalah ASUS SonicMaster, yaitu teknologi audio yang menghasilkan suara yang jernih dan detail dengan speaker stereo yang terintegrasi. Laptop ini juga memiliki kamera web HD, mikrofon digital, dan WiFi 6E untuk mendukung komunikasi online.


Asus Vivobook Go 14 memiliki konektivitas yang lengkap dan fleksibel dengan berbagai port yang tersedia. Laptop ini memiliki port USB 2.0 Type-A, USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB 3.2 Gen 1 Type-C, HDMI 1.4 dan Combo Audio Jack.

Dari sisi keamanan, Asus Vivobook Go 14 E1404F menyediakan privacy shield fisik di webcam untuk melindungi pengguna dari serangan hacker yang mengintip aktivitas pengguna lewat kamera. Privacy shutter ini juga bermanfaat untuk pengguna yang ingin memastikan kamera tetap tertutup saat sedang meeting online.

Tak hanya itu, ada juga fingerprint sensor yang membuat orang yang tidak berkepentingan untuk dapat masuk ke sistem operasi dan mencuri data. Fingerprint sensor yang sudah mendukung Windows Hello ini juga memudahkan pengguna untuk login, tanpa perlu mengetikkan PIN ataupun password.

Performa
Asus Vivobook Go 14 E1404F diperkuat oleh prosesor AMD Ryzen 3 7320U Mobile Processor berkecepatan 2,4 hingga 4,1GHz atau AMD Ryzen 5 7320U dengan kecepatan 2,8GHz sampai 4,3GHz. Prosesor 4 core 8 thread ini sudah sangat mampu untuk menjalankan aplikasi yang umum digunakan pada laptop untuk pelajar.

Dari sisi memori utama, laptop ini menggunakan LPDDR5 terbaru dengan kapasitas 8GB dual channel yang sudah terintegrasi di motherboard. Ada pula versi yang menggunakan RAM 16GB. Adapun untuk storage, pilihan yang tersedia adalah 256GB atau 512GB M.2 NVMe™ PCIe® 3.0 x2 SSD.

Baca juga:


Laptop ini juga memiliki baterai 3 sel yang dapat bertahan hingga 12 jam dengan sekali pengisian. Selain itu, laptop ini juga dilengkapi dengan fitur ASUS Battery Health Charging yang dapat mengoptimalkan umur baterai dan mencegah overcharging. Berikut ini spesifikasi laptop untuk pelajar Asus Vivobook 14 Go E1404F yang kita ukur performanya:





Dari sisi performa, tampak laptop ini menawarkan kinerja dan responsivitas yang sangat baik di kelasnya. Tak hanya untuk bekerja, pengguna juga masih bisa bermain game tipis-tipis di laptop 6 jutaan ini. Dan dari hasil pengujian yang dilakukan, baterai laptop dapat bertahan hingga 11 jam saat digunakan untuk memutar video Full HD dengan kondisi terhubung ke Internet.

Kesimpulan
Asus Vivobook Go 14 E1404F adalah laptop ringan dan ringkas yang dirancang sebagai laptop untuk pelajar. Laptop ini memiliki desain yang elegan dan modern, performa yang tangguh dan efisien, fitur unggulan dan inovatif, konektivitas yang lengkap dan fleksibel, serta keamanan yang terjamin.

Dengan layanan purna jual yang memuaskan, meskipun ia merupakan laptop terjangkau yakni laptop 6 jutaan, pengguna Vivobook Go 14 E1404F akan semakin nyaman saat menggunakan laptop ini sebagai daily driver sehari-hari. Dengan semua kelebihan yang dimiliki, laptop ini merupakan laptop untuk pelajar yang nyaris sempurna.


Postingan Populer

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...