Laptop untuk Kuliah IT dan Programming

Membahas laptop yang dijual di pasaran memang tidak ada habis-habisnya. Ya, pilihannya ada banyak sekali. Mulai dari merek, spesifikasi sampai peruntukannya.

Nah, kali ini kita akan membahas beberapa laptop menarik yang dijual di pasaran dari beberapa merek. Menurut kami, laptop ini cocok untuk kamu-kamu yang sedang kuliah programming, atau yang bekerja di bidang IT.


Di bagian akhir, kita juga akan menjelaskan mengapa laptop-laptop ini menjadi pilihan rekomendasi laptop untuk kuliah IT dan programming dari kami. Apa saja? Yuk kita bahas.

O ya, sebelum mulai membahas, perlu diketahui bahwa kami memantau pasar online khususnya di beberapa e-commerce terkemuka di Indonesia di kisaran bulan Maret-April 2021 sebelum menjatuhkan pilihan.

HP Pavillion x360 i5
Laptop yang satu ini menarik, karena dia merupakan laptop tipe lipat. Ya, ia bisa digunakan dalam mode laptop, tent, display stand, sampai dalam mode tablet.

Varian yang menurut kami menarik dan cocok digunakan buat kamu-kamu yang seorang programmer adalah seri DW1024/25TU. Ia memiliki prosesor kencang yakni Core i5 seri terbaru yakni Core i5-1135G7.


Dari sisi RAM, ia sudah menggunakan RAM DDR4 sebesar 8GB. Cukup untuk Anda yang banyak bekerja mengetikkan baris code pemrograman. Storage-nya sendiri sudah kencang, yakni dengan SSD berkapasitas 512GB.

Di e-commerce lokal, produk ini dipasarkan di harga sekitar Rp12.499.000.

Lenovo Yoga Slim 7
Buat kamu yang perlu laptop alternatif, bisa memilih Lenovo Yoga Slim 7 14ARE. Ya, laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 7 4700U yang bertenaga. Prosesor ini kencang dengan 8 core dan 8 thread dengan cache-nya juga yang besar yakni 8MB. Layar 14" jenis IPS yang digunakan memiliki resolusi FullHD dan punya tingkat kecerahan hingga 300 nits.

RAM laptop ini sendiri juga kencang yakni 8GB LPDDR4x 4266MHz yang memang sudah tersolder di motherboard. Namun jangan khawatir, ia sudah dual channel sehingga performanya maksimal.


Storage-nya juga kencang yakni SSD NVMe berkapasitas 512GB. Yang menarik untuk grafisnya, dia juga menggunakan Radeon Vega 7 yang punya performa cukup kencang dan bisa digunakan untuk bermain game-game 3D ringan.

Laptop ini sendiri dipasarkan di e-commerce di harga sekitar 12.799.000.

Acer Nitro 5
Laptop yang satu ini beda dengan laptop yang kami bahas tadi. Ya, kalau HP Pavillion dan Lenovo Yoga lebih ke arah laptop portabel tipis dengan mobilitas tinggi, Acer Nitro 5 AN515 ini lebih ke arah gaming.

Kenapa kami memilih model ini untuk laptop programming? Tak lain dan tak bukan adalah karena ia sudah menggunakan grafis bertenaga yakni Nvidia GeForce GTX1650Ti. Prosesornya pun kencang, Intel Core i5 10300H series dengan RAM 8GB serta SSD NVMe 512GB.

Baca juga:


Layarnya juga dahsyat. Laptop yang dijual di e-commerce di harga kisaran Rp12.899.000 ini 15 inci dengan resolusi FullHD dan refresh rate 144Hz. Ia juga sudah ada Microsoft Office Home and Student di dalamnya.

Artinya, kalau kamu merupakan programmer yang juga berurusan dengan grafis atau 3D programming, laptop yang satu ini lebih cocok.

Asus VivoBook S14
Ya, laptop ini merupakan refresh dari model yang tahun lalu beredar di pasaran. Dengan spesifikasi lebih baru, laptop yang satu ini menggunakan RAM 8GB, SSD 512GB, serta grafis terintegrasi mutakhir Intel yakni Iris Xe graphics yang kencang.

Kalau masih kurang, Asus juga menyediakan grafis terdedikasi yakni Nvidia GeForce MX350. Apa lagi yang menarik dari laptop ini?

Anda yang memilih laptop ini juga tidak perlu repot-repot lagi menginstalasikan Microsoft Office karena sudah dibundling di dalam Windows 10 yang digunakan.

Saat digunakan untuk mengetik baris program, kamu juga akan dimanjakan dengan Ergolift hinge yang disediakan laptop ini. Bagian belakang laptop akan mengangkat sehingga pergelangan dan telapak tangan akan lebih nyaman jatuhnya di area palm rest.

Dibandingkan dengan seri terdahulu, model ini juga menawarkan peningkatan performa yang cukup signifikan, meski dipasarkan di harga yang kurang lebih sama, yakni Rp12,949 jutaan.

Apple MacBook Air 2020
Tak lengkap rasanya memilih laptop untuk programming, kalau tidak menyebut-nyebut Apple MacBook. Laptop yang satu ini kami pilih karena, ya Apple. Bukan, bukan itu saja. Dari sisi spesifikasi, laptop berukuran 13 inci ini juga punya komponen yang mumpuni buat Anda yang akan merancang program di sana.

Sebut saja dengan RAM yang sudah 8GB dan penggunaan storage berbasis SSD. Meskipun versi harga sekitar Rp14.750.000 hanya menggunakan storage sebesar 256GB, tentunya Anda masih bisa memilih varian dengan SSD 512GB, yang tentu saja akan lebih mahal jatuhnya.

Namun yang sengat menarik untuk disebut adalah penggunaan prosesor terbaru Apple yakni Apple M1. Prosesor 8 core dengan kecepatan hingga 3.2GHz ini punya cache yang besar dan disebut-sebut menawarkan performa yang sangat kencang, lebih kencang dibandingkan dengan prosesor Intel Core i7 sekalipun.

Artinya, ini tentu saja sangat menarik. Sedikit yang jadi kendala mungkin adalah terkait kompatibilitas arsitektur prosesornya dengan platform x86 yang bisa jadi kendala saat mendevelop program.


Kesimpulan
Laptop-laptop yang kita bahas di atas sengaja kita pilihkan di harga kisaran Rp12 jutaan, kecuali untuk MacBook Air.

Pasalnya di kisaran harga di bawah ini, rata-rata punya spesifikasi yang agak sedikit nanggung dan kurang pas untuk digunakan sebagai alat kerja pembuatan program yang rumit. Adapun untuk kebutuhan spesifik seperti programming, harga Rp 12 jutaan masih relatif pantas.

Bisa saja Anda memilih varian yang dipasarkan di harga di bawah 10 jutaan misalnya. Namun bisa jadi di kemudian hari Anda harus melakukan upgrade misalnya untuk RAM dan juga harddisk menjadi SSD.

Bagaimana guys, mana laptop yang ingin kamu pilih? Atau kamu punya laptop incaran lain?

Tidak ada komentar