Langsung ke konten utama

Garansi Laptop Asus Bisa Diperpanjang. Berapa Harga Garansi Tambahannya?

Asus Service Center Indonesia terus berbenah demi meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna setianya dengan menghadirkan layanan tambahan. Setelah memperkenalkan layanan Perfect Warranty untuk seluruh model laptop Asus, mereka menghadirkan layanan VIP Perfect Warranty.

Di dalam layanan VIP Perfect Warranty, terdapat fasilitas Accidental Damage Protection. Dan yang terbaru, Asus Service Center Indonesia menghadirkan layanan Asus Premium Care (APC) yang memberikan perlindungan ekstra tambahan. Seperti apa?

Program perlindungan tambahan APC dirancang khusus untuk pelanggan setia laptop Asus di Indonesia, memungkinkan pengguna menyesuaikan garansi sesuai kebutuhan produk laptop yang mereka beli secara resmi di pasar Indonesia. 



Agustinus Mulyawan, Direktur Service Center Asus Indonesia, mengatakan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen Asus dalam memberikan layanan terbaik dan melengkapi produk berkualitas yang mereka pasarkan.

APC memberikan perlindungan ekstra bagi pengguna laptop Asus di Indonesia dengan memperpanjang garansi internasional menjadi tiga tahun. Sebagai gambaran, seluruh laptop konsumer Asus mulai dari versi high end sampai low end sudah dilindungi dengan garansi internasional selama dua tahun.

Dengan APC, garansi pengguna dapat diperpanjang hingga tiga tahun dan dapat digunakan di berbagai negara.

Ada tiga pilihan layanan APC tergantung dari segmen laptop konsumer, termasuk Upgraded Perfect Warranty yang mencakup biaya perbaikan dan suku cadang, perpanjangan garansi internasional hingga 3 tahun, serta paket bundling dengan penambahan Garansi Internasional. Berikut ini harga garansi tambahan laptop Asus:



Layanan Upgraded Perfect Warranty sendiri dapat dibeli dalam kurun waktu 6 bulan setelah pembelian laptop yang bersangkutan.

Asus Premium Care dapat diperoleh melalui Asus Authorized Service Center di seluruh Indonesia, Asus Online Store, dan aplikasi MyAsus yang terpasang di semua laptop Asus. Namun, layanan ini hanya dapat dibeli selama masa garansi laptop masih berlaku. Program perpanjangan perlindungan kerusakan akibat kelalaian pengguna dapat dibeli maksimal enam bulan setelah pembelian.

Baca juga:


Dengan dukungan 130 pusat pelayanan purna jual yang tersebar di seluruh Indonesia, Asus Service Centre memberikan layanan efisien dan cepat bagi pengguna laptop Asus. Kehadiran pusat pelayanan ini memudahkan pengguna untuk mendapatkan layanan dengan mudah, cepat, dan efektif.

Penghargaan Top Brand 2023 yang diraih oleh Asus juga mengukuhkan posisinya sebagai merek laptop pilihan nomor satu di Indonesia. Asus Service Centre juga mendapatkan penghargaan Indonesia Service Quality Award 2023, membuktikan bahwa mereka merupakan penyedia layanan purna jual terpercaya dengan jangkauan yang luas dan kualitas unggul di seluruh Indonesia.

Asus telah lama dikenal sebagai produsen laptop yang selalu konsisten dalam menghasilkan produk berkualitas tinggi. Mereka menerapkan standar US Military Grade pada seluruh lini laptop consumer, termasuk beberapa model kelas entry. Standar ini melibatkan serangkaian tes fisik dan lingkungan yang ketat untuk memastikan ketahanan laptop dalam kondisi ekstrim. 

Asus juga terus mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri laptop di Indonesia dengan konsistensi dalam menghadirkan produk berkualitas dengan standar US Military Grade, menjadi pilihan nomor satu masyarakat Indonesia, dan meraih penghargaan Top Brand 2023.

Postingan Populer

Militer AS Andalkan AI untuk Serang Iran

Militer AS kini mulai mengandalkan AI untuk mempercepat proses penentuan target serangan. Menurut laporan terbaru, United States Department of Defense mengklaim telah menyerang lebih dari 2.000 target di Iran hanya dalam empat hari. Tempo operasi yang sebelumnya hampir mustahil dicapai dengan proses militer tradisional. Di balik percepatan itu ada sistem analitik militer dari Palantir, yakni Maven Smart System, yang mengolah data dari drone, satelit, dan berbagai sensor medan perang. Sistem ini dipadukan dengan model AI dari Anthropic seperti Claude untuk menyusun rekomendasi target secara real-time. Perubahan utamanya ada pada kecepatan kill chain. Proses yang dulu membutuhkan analisis manusia berjam-jam kini dapat dipadatkan menjadi hitungan menit, atau bahkan detik. Masalahnya, percepatan ini datang dengan konsekuensi yang jarang dibahas secara jujur. Ketika target dihasilkan dan diproses pada kecepatan mesin, pengawasan manusia cenderung menjadi formalitas. Kesalahan kecil dalam da...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...

Review Lenovo V14 G4 IRU. Laptop Bisnis Terjangkau yang Serba Cukup

Segmen laptop bisnis entry-level selalu berada di posisi yang menarik sekaligus sulit. Di satu sisi, perangkat harus cukup andal untuk menunjang produktivitas harian seperti dokumen, spreadsheet, dan meeting online. Di sisi lain, harga yang ditekan membuat kompromi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Lenovo melalui seri V14 mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Dengan prosesor Intel Core i3 generasi ke-13, SSD NVMe, dan desain ringan, Lenovo V14 G4 IRU ini jelas ditujukan untuk pelaku UMKM, pelajar, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat kerja tanpa biaya besar. Namun, pertanyaan pentingnya bukan sekadar “cukup atau tidak”, melainkan seberapa jauh kompromi yang harus diterima untuk mencapai harga tersebut? Ulasan kali ini akan coba sedikit membedahnya produk tersebut dari beberapa aspek. Desain Secara visual, Lenovo V14 tampil sederhana dengan balutan warna Iron Grey dan material PC-ABS. Ini bukan laptop yang mencoba tampil mewah, melainkan lebih ke arah utilitarian. Fin...

PC Semakin Terpuruk. Harga Mahal Jadi New Normal?

Firma riset pasar IDC memangkas proyeksi pasar PC global dan memperingatkan bahwa industri menghadapi periode sulit hingga setidaknya 2027. Menurut laporan terbaru IDC, pengiriman PC global diperkirakan turun 11,3% tahun ini, jauh lebih buruk dibanding proyeksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan 2,4%. Pasar tablet juga ikut melemah, dengan penurunan pengiriman sekitar 7,6%. Penyebab utamanya cukup klasik, kelangkaan memori dan gangguan rantai pasokan. Kenaikan harga komponen membuat produsen kesulitan memproduksi perangkat dalam skala besar sekaligus menjaga harga tetap kompetitif. Ironisnya, meski pengiriman turun, nilai pasar justru diperkirakan naik. IDC memperkirakan nilai pasar PC global bisa mencapai $274 miliar pada 2026, naik sekitar 1,6%, karena harga jual rata-rata perangkat terus meningkat. Dengan kata lain, industri mungkin akan menjual lebih sedikit PC, tetapi dengan harga lebih mahal. IDC juga memperingatkan bahwa masalah pasokan memori bisa bertahan hingga 202...

Siap-siap. Manusia dan AI Akan Berebutan Listrik!

Morgan Stanley memperingatkan bahwa lonjakan besar kemampuan AI bisa terjadi pada paruh pertama 2026. Menurut laporan terbaru mereka, para eksekutif di laboratorium AI besar di AS sudah memberi sinyal bahwa kemajuan berikutnya bisa “mengejutkan” banyak pihak. Salah satu indikatornya datang dari model terbaru OpenAI, yakni GPT-5.4 Thinking yang disebut mencapai 83% pada benchmark GDPVal, level yang diklaim sudah menyamai pakar manusia dalam sejumlah tugas ekonomi. Namun masalah terbesar bukan lagi algoritma. Masalahnya listrik. Morgan Stanley memperkirakan, di AS saja, bisa jadi akan timbul defisit daya 9-18 gigawatt hingga 2028, atau sekitar 12-25% di bawah kebutuhan komputasi AI. Dengan kata lain, industri mungkin tahu cara membangun AI yang lebih pintar, tetapi belum tentu punya cukup energi untuk menjalankannya. Solusi sementara mulai terlihat agak absurd. Bekas fasilitas mining kripto diubah menjadi pusat komputasi AI, lengkap dengan turbin gas untuk memberi makan rak server. Morga...