Langsung ke konten utama

Monitor PC Asus Garansi Tukar Unit Baru* (Pakai*)

Kabar gembira bagi kaum pengguna yang lebih memilih “Mending Rakit PC”. Asus, salah satu pemain utama di industri komputer di Indonesia, menghadirkan layanan baru. Khususnya untuk monitor PC desktop yang mereka tawarkan.

Ya, menurut keterangan resmi terbarunya, khusus untuk produk monitor PC, mereka menghadirkan layanan yang disebut sebagai Asus Perfect Pixel Warranty. Apa itu?



Melalui program ini, pengguna diberikan garansi khusus untuk kerusakan panel LCD monitor PC selama 1 tahun penuh, dengan jaminan penggantian unit baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apa syaratnya?

Bagi setiap pengguna yang melakukan pembelian unit resmi Asus LCD monitor PC dengan tipe PA/PG/XG sesudah tanggal 1 Desember 2020, mereka akan secara otomatis mendapatkan jaminan ASUS Perfect Pixel Warranty selama 1 tahun ke depan.



Sebagai informasi, setiap pembelian monitor LCD semua tipe, Asus memberikan pada pengguna garansi selama 3 tahun untuk panel LCD monitor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dan mengacu pada standar ISO 13406-2 yang berlaku di seluruh dunia, Asus sudah memenuhi batasan wajar antara 3 hingga 5 bright ataupun dark pixel pada panel LCD monitor.

Namun, dalam meningkatkan pengalaman penggunaan LCD monitor yang terbaik bagi konsumen, Asus Indonesia memberikan garansi perlindungan khusus dengan menghadirkan program ASUS Perfect Pixel Warranty tersebut.

Seperti sudah disebut di atas, melalui program Asus Perfect Pixel Warranty, para pengguna tak perlu khawatir jika menemukan bright ataupun dark pixel selama menggunakan Asus LCD Monitor dengan tipe PA/PG/XG.

Karena selama 1 tahun terhitung dari tanggal pembelian, pengguna dapat mengajukan klaim apabila menemukan adanya bright atau dark pixel pada panel LCD Monitor yang dimiliki tanpa batasan minimum. Yang menarik, pengguna juga berhak untuk mendapatkan penggantian unit baru selama memenuhi ketentuan garansi. 



Baca juga:


Sekali lagi, program ini bisa didapatkan oleh pengguna yang melakukan pembelian LCD Monitor dengan tipe PA/PG/XG sesudah tanggal 1 Desember 2020. Lalu, apa syaratnya?

Syarat dan Ketentuan Asus Perfect Pixel Warranty  
Pemberlakuan program Asus Perfect Pixel Warranty terhitung sejak tanggal pembelian LCD Monitor tipe PA/PG/XG sesudah tanggal 1 Desember 2020. Jadi jika pengguna menemukan adanya bright/dark pixel pada panel LCD Monitor meski hanya 1 pixel, pengguna berhak melakukan klaim secara langsung melalui Asus Service Center terdekat.

Asus Perfect Pixel Warranty berlaku selama 1 tahun terhitung dari tanggal pembelian. Memasuki tahun penggunaan ke 2 dan ke 3 maka ketentuan garansi LCD Monitor akan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, di mana batas wajar yang telah ditetapkan antara 3 hingga 5 bright/dark pixel.



Dalam pengajuan klaim, Asus akan melakukan pengecekan unit LCD monitor PC mengikuti standar Service Center Asus. Jika sesuai dengan ketentuan garansi Asus Perfect Pixel Warranty, maka Asus akan menggantikan unit lama pengguna yang cacat dengan unit baru.

Asus Perfect Pixel Warranty hanya berlaku untuk produk monitor PC yang dibeli di Indonesia dan diperbaiki di Service Center Asus Indonesia.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

GPU Intel Arc Tidak Didukung oleh Game Baru Ini

Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut. Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal. Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat. Dampaknya cukup luas. Tidak hanya pengguna GPU diskrit, tetapi juga sistem dengan iGPU berbasis Arc, termasuk platform terbaru Intel ikut terdampak. Ini berpotensi mematikan kompatibilitas game dengan ...