Langsung ke konten utama

5 Alasan Memilih PC All-in-One (AIO) untuk Komputer di Rumah

Laptop memang sudah menjadi sebuah perangkat komputasi yang paling umum digunakan oleh berbagai kalangan di saat ini. Selain mobile, perangkat ini juga relatif ringkas.

Artinya, meskipun penggunanya tidak pergi ke mana-mana karena lockdown ataupun PSBB akibat pandemi Covid-19, setidaknya laptop bisa digunakan untuk bekerja secara lebih santai. Bisa di kamar, ruang tamu, ruang keluarga, atau bahkan di teras rumah sambal memandang taman yang indah.



Yang jadi masalah, tidak semua pengguna dapat menggantikan desktop PC-nya dengan sebuah laptop. Seringkali, pengguna seperti di sektor perkantoran bahkan rumahan lebih membutuhkan komputer dengan layar berukuran besar atau lebih dari 17 inci. Misalnya 21 atau 24 inci.



Meski ada yang berukuran 17 inci, tetapi secara umum laptop tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut. Meski demikian, banyak pengguna yang juga tidak suka dengan desktop PC karena bagian tower-nya yang rata-rata berukuran besar tetapi juga tetap menginginkan perangkat komputasi berlayar besar. Lalu apa solusinya?

Ada sebuah perangkat komputasi “hibrida” yang menggabungkan keunnggulan desktop PC dan laptop dalam satu paket tentu akan menjadi solusi. Namanya adalah All-In-One PC (AIO PC). Perangkat “hibrida” tersebut menggabungkan konsep bentuk ringkas seperti halnya laptop, namun tetap digunakan layaknya desktop PC.

AIO PC juga memiliki layar yang besar namun tidak memiliki tower seperti halnya desktop PC. Semua komponen hardware-nya dipindahkan ke dalam satu case besama monitor, membuat AIO PC tampil sebagai solusi praktis bagi para pecinta desktop PC.

Asus pun memiliki jajaran AIO PC, salah satunya adalah ser AIO 24 V241F. Sesuai dengan namanya, Asus AIO 24 V241F hadir dengan layar besar berukuran 24 inci dan dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni sehingga dapat diandalkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan komputasi.

Asus AIO 24 V241F juga sangat ringkas dan memiliki desain yang elegan, cocok untuk digunakan di kantor, tempat usaha, hingga di rumah sebagai pusat multimedia keluarga. Lalu, apa alasan untuk memilih PC All-in-One (AIO) seperti V241F ini untuk PC di rumah?



Punya Layar Lebar
Asus AIO 24 V241F dirancang sebagai komputer dengan layar lebar, berukuran 24 inci yang serba guna. Desainnya yang ringkas merupakan salah satu penanda bahwa PC ini hadir untuk mereka yang sangat memperhatikan tata ruang. 


Bagian penyangganya terbuat dari bahan aluminium yang tidak hanya ringan, tetapi juga sangat kokoh. Seluruh desain bodi ASUS AIO 24 (V241F) dirancang agar AIO PC ini dapat stabil ketika ditempatkan di atas meja, memiliki sudut pandang penggunaan yang tepat, dan tidak merepotkan penggunanya

Selain itu, Asus AIO 24 (V241F) juga tampil elegan dengan layar edge-to-edge dan terlihat hampir tidak memiliki bezel sama sekali. Berkat desain tersebut, ia tidak hanya tampil mewah tetapi juga mampu menghadirkan Pengalaman visual yang lebih imersif.

Teknologi di balik layar edge-to-edge pada PC ini tak lain adalah NanoEdge Display, yaitu teknologi eksklusif dari Asus yang memungkinkan layar dapat tampil  dengan bezel sangat tipis. Asus AIO 24 V241F sendiri memiliki bezel layar hanya sebesar 2mm saja. Berkat bezel yang sangat tipis tersebut, PC ini mampu hadir dengan screen-to-body ratio hingga 88%.

Asus AIO 24 V241F juga dapat digunakan sebagai pusat hiburan bagi keluarga di rumah. Itulah mengapa layar merupakan salah satu fitur yang sangat diperhatikan di AIO PC ini.

Layar V241F telah mengusung resolusi Full HD dengan kemampuan reproduksi warna pada color space sRGB hingga 100%. Dengan spesifikasi tersebut, V241F juga cocok digunakan sebagai AIO untuk para content creator. Apalagi layar Asus AIO 24 V241F juga sudah dilengkapi fitur anti-glare dan memiliki sudut penglihatan yang luas yaitu hingga 178 derajat.

Baca juga:


Performa Kencang
Setelah hadir dengan desain mewah dan layar terbaik di kelasnya, Asus AIO 24 V241F tentu tidak akan bersinar jika tidak dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni. AIO PC ini sudah dibekali dengan hardware terbaik di kelasnya, mulai dari penggunaan prosesor Intel Core i7 dan chip Grafis Nvidia GeForce.

Kombinasi keduanya membuat Asus AIO 24 V241F dapat menjalankan berbagai tugas komputasi mulai dari yang sederhana seperti browsing dan menikmati video, hingga yang berat seperti melakukan video editing standar dan berain game kasual.

Asus AIO 24 V241F juga ditemani oleh memori DDR4 berkapasitas 8GB (2x4GB), memastikan penggunanya dapat melakukan kegiatan multitasking dengan lancar. Selain itu, penyimpanan ganda yang mengkombinasikan SSD dan HDD tidak hanya membuat PC tersebut gesit ketika menjalankan berbagai aplikasi, tetapi juga memiliki ruang penyimpanan data yang sangat lega.

Faktor ini sangat penting, terutama jika Anda ingin menggunakannya sebagai komputer untuk bekerja atau pusat hiburan di rumah.



Audio Berkualitas
Asus AIO 24 V241F merupakan perangkat komputasi serba guna yang salah satu scenario penggunaannya adalah sebagai pusat hiburan di rumah. Atas dasar itulah tentu saja Asus menghadirkan sistem audio canggih di Asus AIO 24 V241F.



Sistem audio pada PC tersebut bertumpu pada dua buah speaker stereo yang ditempatkan pada ruang khusus sehingga dapat menghasilkan suara yang lantang. Tak hanya itu, audionya juga menggunakan desain advanced bass-reflex yang mampu membuat suara bass dapat terdengar lebih halus sekaligus powerful.

Menemani hardware audio, ada pula teknologi Asus SonicMaster. Teknologi audio yang dikembangkan secara khusus ini memungkinkan PC dapat menghasilkan suara terbaik melalui kombinasi hardware dan software.

Pengguna juga dapat melakukan kustomisasi terhadap sistem audio di AIO PC ini melalui fitur AudioWizard.

Konektivitas Lengkap
Sebagai perangkat komputasi modern, Asus AIO 24 V241F tentu dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk konektivitas. Dimulai dari konektivitas menggunakan kabel, ia sudah dibekali dengan berbagai port seperti USB 3.2 Gen1 Type-A serta combo audio jack.
Ada pula port ethernet jika Anda ingin menggunakan LAN agar dapat terhubung ke internet atau intranet.

Yang paling menarik adalah Asus AIO 24 V241F memiliki dua port HDMI, yaitu untuk input dan output. Dengan kata lain, PC All-in-One ini dapat juga difungsikan sebagai monitor untuk laptop maupun desktop PC.

Sementara untuk konektivitas nirkabel, PC tersebut dilengkapi dengan WiFi 5 (802.11ac) sehingga dapat dikoneksikan dengan mudah layaknya sebuah laptop. Konektivitas nirkabel lainnya yaitu Bluetooth 5.0 juga memungkinkan penggunanya untuk mengkoneksikan berbagai perangkat nirkabel seperti mouse atau headphone.



Optimal untuk Conference
Bagi Anda yang sedang Work From Home (WFH), Asus AIO 24 V241F dapat dijadikan sebagai komputer andalan.

Pada Asus AIO 24 V241F, tersedia built-in 720p HD camera yang dapat digunakan untuk video conference. Selain itu, AIO PC ini juga telah dilengkapi dengan built-in array microphone sehingga Anda dapat langsung dapat menggunakannya untuk menghadiri kelas online atau meeting online.

Di pasaran Indonesia, Asus AIO 24 V241F dilindungi oleh garansi selama dua tahun. PC tersebut dibanderol dengan harga mulai dari Rp10.499.000 sudah termasuk mouse dan keyboard. Menarik bukan?

Postingan Populer

Core i9-14900K Kembali Bermasalah, Pengguna Klaim Sudah Ganti CPU Empat Kali

Masalah stabilitas yang menghantui prosesor Intel Core i9-14900K tampaknya belum sepenuhnya berakhir. Meski Intel telah merilis pembaruan microcode melalui BIOS untuk mengatasi persoalan degradasi dan ketidakstabilan pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14, seorang pengguna Reddit mengklaim telah mengganti Core i9-14900K miliknya hingga tiga kali dan kini menghadapi gejala serupa pada unit pengganti keempat. Pengguna dengan akun u/unvac tersebut menjalankan sistem dengan konfigurasi kelas atas, termasuk GeForce RTX 5090 dan RAM DDR5-6000 CL28 berkapasitas 64GB. Ia juga mengaku telah memperbarui BIOS motherboard serta menggunakan pengaturan default Intel, termasuk menonaktifkan opsi “Enforce All Limits”.  Sayangnya, sistem kembali mengalami Blue Screen of Death (BSOD) dengan kode 0xC0000005, salah satu error yang sebelumnya dikaitkan dengan masalah stabilitas CPU Intel generasi tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian karena BIOS dan microcode terbaru seharusnya membantu mengurangi ri...

Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Tinggalkan Nama "Pro"

Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sekaligus meninggalkan label "Pro" yang biasa disematkan pada varian tertinggi chipset-nya. Kedua chipset diproduksi menggunakan proses litografi 2nm milik TSMC dan dibekali sederet peningkatan signifikan. Pada klaster CPU, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengusung dua core Prime custom Oryon berkecepatan 5,00GHz dan enam core Performance hingga 4,00GHz, didukung 16MB Oryon Flex Cache. Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip ini menghadirkan peningkatan performa CPU 13 persen dengan efisiensi daya 37 persen lebih baik, serta lonjakan performa GPU 44 persen dengan efisiensi 40 persen lebih baik. Di sisi NPU, performa meningkat 35 persen dengan efisiensi AI per-watt 33 persen lebih baik. Hexagon NPU dirombak dengan Element Accelerator baru, dilengkapi Hexagon Direct Link serta Micro Tile Inferencing. Kapasitas memori bersama yang 50 persen lebih besar memungkinkan chip ini menjalan...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AMD Dikabarkan Siapkan APU Gainsborough, Calon Otak Steam Deck 2

AMD kembali dikaitkan dengan calon penerus Steam Deck, setelah rumor terbaru menyebut perusahaan sedang mengembangkan prosesor semi-custom dengan kode nama Gainsborough. Jika rumor ini benar, chip tersebut berpotensi menjadi fondasi hardware untuk Steam Deck 2, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari AMD maupun Valve. Informasi ini berasal dari leaker Moore’s Law Is Dead yang menyebut Gainsborough dibuat menggunakan proses fabrikasi TSMC N3P 3nm dan kemungkinan menggabungkan arsitektur CPU Zen 6 dengan GPU RDNA 5. Nama kode tersebut menarik perhatian karena Steam Deck generasi pertama menggunakan APU bernama Aerith, yang merujuk pada karakter Aerith Gainsborough dari Final Fantasy VII. Keberadaan Gainsborough disebut mendapat dukungan dari data driver AMD dan catatan pengiriman perangkat keras. IT Home melaporkan kode tersebut muncul dalam data driver AMD Adrenalin 26.9.2, sementara catatan bea cukai menunjukkan perangkat uji dengan nama Gainsborough dikirim dari Asia pada Ju...

Apple Klaim Perangkatnya Kini Mampu Jalankan Model AI Raksasa Secara Lokal

Apple mengungkap bahwa memori yang lebih cepat serta dua unit Neural Engine pada perangkat terbarunya secara signifikan meningkatkan kemampuan menjalankan model AI berukuran besar secara lokal, tanpa bergantung pada layanan cloud. Dalam sebuah slide presentasi bertema "Enabling a Full Range of Local AI Inference," Apple memetakan kemampuan lini produknya, mulai dari iPhone dan iPad hingga Mac Studio, berdasarkan kapasitas memori, bandwidth, dan jumlah parameter aktif model AI yang bisa dijalankan.  iPhone dan iPad dengan 16GB unified memory disebut mampu menjalankan model dengan 14 miliar parameter aktif, meski bandwidth memori yang diklaim Apple, 76GB/s, sudah dilampaui chip A20 Pro yang mencapai 115,2GB/s. MacBook Air dan Mac mini, dengan memori hingga 64GB dan bandwidth hingga 307GB/s, sanggup menjalankan model hingga 70 miliar parameter. MacBook Pro kelas atas berbekal 128GB unified memory dapat menangani model 120 miliar parameter, setara laptop RTX Spark dengan kapasita...