Asus melalui lini gaming Republic of Gamers atau ROG dipastikan akan menjadikan Computex 2026 sebagai panggung besar untuk merayakan dua dekade eksistensinya di industri gaming PC. Namun lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, langkah ini juga memperlihatkan bagaimana ROG ingin menegaskan posisinya sebagai salah satu ekosistem gaming paling dominan di tengah industri yang kini makin dipenuhi AI PC, handheld gaming, dan hardware premium berharga ekstrem.
Acara utama ROG dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026 pukul 17:00 GMT+8 di Syntrend Creative Park, Taipei. Lokasi tersebut bukan dipilih secara acak. Syntrend dikenal sebagai salah satu pusat budaya PC enthusiast di Taiwan sekaligus tempat bersejarah bagi lahirnya motherboard ROG generasi awal sekitar 20 tahun lalu.
Pembukaan acara akan dipimpin langsung oleh Jonney Shih, sementara sesi presentasi dan perayaan akan dipandu oleh Ned Luke, aktor yang dikenal luas di komunitas gaming. Asus menyebut acara ini akan menghadirkan demo teknologi, penghargaan komunitas, hingga pengenalan visi masa depan ROG.

Yang menarik, Asus juga mulai mendorong konsep “ROG Lab”, sebuah inisiatif eksplorasi teknologi gaming generasi baru. Ini cukup penting karena industri gaming hardware saat ini mulai bergerak ke arah berbeda dibanding era klasik PC enthusiast.
Fokus tidak lagi hanya pada performa mentah, tetapi juga AI acceleration, efisiensi daya, software ecosystem, dan pengalaman hybrid antara PC, handheld, hingga cloud gaming.
Di sisi lain, momentum ulang tahun ke-20 ini datang saat pasar gaming premium sedang menghadapi tekanan harga cukup brutal. GPU flagship makin mahal, memori dan SSD ikut terdorong naik akibat AI datacenter, sementara banyak gamer mulai menahan upgrade hardware.
Dalam situasi seperti ini, Computex 2026 menjadi momen penting bagi Asus untuk membuktikan apakah inovasi ROG masih relevan untuk gamer mainstream, atau mulai terlalu jauh bergeser menjadi ekosistem gaming ultra-premium.

