Langsung ke konten utama

Garansi Laptop ASUS Bisa Ditambah Jadi 3 Tahun

ASUS secara resmi menggelar layanan ASUS Premium Care (APC) di Indonesia. APC sendiri adalah program perlindungan ekstra yang tersedia untuk seluruh pengguna laptop ASUS di seluruh penjuru Indonesia.

Sebagai informasi, APC hadir dengan sederet manfaat bagi pengguna laptop ASUS, mulai dari perpanjangan garansi internasional, perpanjangan garansi yang diakibatkan oleh kelalaian pengguna, hingga layanan prioritas dari ASUS Service Center.

Dalam keterangannya, Jimmy Lin, Regional Director ASUS Southeast Asia menyebutkan, melalui ASUS Premium Care, masyarakat Indonesia kini memiliki opsi untuk menikmati layanan garansi laptop ASUS yang lebih baik dengan perlindungan ekstra.



“APC merupakan bentuk dari komitmen ASUS untuk tidak hanya menyediakan produk berkualitas, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik,” sebut Jimmy.

Perlindungan Ekstra
ASUS Premium Care (APC) memiliki sederet manfaat bagi pengguna laptop ASUS, salah satunya adalah perpanjangan garansi laptop ASUS secara internasional menjadi tiga tahun. Sebagai gambaran, seluruh laptop ASUS telah dilindungi oleh garansi internasional selama dua tahun.

Dengan APC, pengguna laptop ASUS kini dapat menikmati perlindungan terhadap perangkatnya selama tiga tahun dan dapat diklaim di berbagai negara.

Selain perpanjangan garansi internasional, APC juga menghadirkan perlindungan terhadap kerusakan akibat kelalaian pengguna atau accidental damage protection (ADP) hingga tiga tahun.

Melalui ADP yang disertakan pada program APC, pelanggan dapat mengklaim garansi laptop ASUS meski kerusakannya diakibatkan oleh kelalaian pengguna, sehingga biaya perbaikan ditanggung seluruhnya oleh ASUS.

Pengguna laptop ASUS yang ikut serta dalam program APC juga akan mendapatkan manfaat tambahan berupa layanan prioritas dari service center. Ketika laptop mengalami masalah, pengguna yang tergabung di program APC akan diprioritaskan dalam hal pelayanan oleh service center ASUS. Dengan demikian, waktu perbaikan garansi laptop ASUS bisa menjadi lebih cepat dan dapat digunakan segera.

Baca juga:


Lebih lanjut mengenai ASUS Premium Care (APC) dapat dilihat di website resmi ASUS berikut ini:
https://id.asus.click/buy-apc.

Didukung 130 pusat pelayanan purna jual yang tersebar di berbagai kota di seluruh penjuru Indonesia, ASUS Service Centre mampu memberikan layanan yang efisien dan cepat kepada para pengguna laptop ASUS. Keberadaan pusat pelayanan yang tersebar di berbagai wilayah ini memungkinkan pengguna laptop ASUS untuk mendapatkan akses layanan yang mudah, cepat, dan efektif.

Jangkauan layanan terluas yang dimiliki oleh ASUS Service Centre juga memperkuat posisi ASUS sebagai brand laptop nomor satu pilihan masyarakat Indonesia dan meraih penghargaan Top Brand 2023. Diraihnya penghargaan Indonesia Service Quality Award 2023 juga membuktikan bahwa ASUS Service Centre merupakan penyedia layanan purna jual paling terpercaya dengan jangkauan yang luas dan kualitas yang unggul di seluruh Indonesia.

Jadi, kalau ada pertanyaan berapa lama garansi laptop ASUS? Jawabannya minimal 2 tahun tapi bisa ditambah kalau penggunanya mau!

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Lewat Arrow Lake Refresh, Intel Coba Kembali Dominasi Industri PC

Intel tampaknya menyiapkan langkah lanjutan untuk menghidupkan kembali daya saingnya di pasar prosesor, meski jalurnya tidak sepenuhnya agresif. Core Ultra 200K Plus dan 200HX Plus, yang dikenal dengan nama kode Arrow Lake Refresh, dikabarkan akan meluncur pada Maret atau April 2026. Informasi ini berasal dari pembocor perangkat keras asal Tiongkok, Golden Pig Upgrade Pack, dan mengindikasikan bahwa Intel memilih bermain aman sambil menunggu momentum yang lebih besar. Menurut laporan Tom’s Hardware, Intel sebelumnya memang sudah mengonfirmasi bahwa lini Core Ultra 200S Arrow Lake akan mendapatkan penyegaran. Namun, perusahaan hanya menyebut “2026” tanpa kepastian waktu, memicu spekulasi bahwa pengumuman akan dilakukan di CES 2026. Kenyataannya, Intel justru lebih memusatkan perhatian pada Panther Lake, yang kini diposisikan sebagai bintang utama. Panther Lake dijadwalkan hadir di pasar pada 27 Januari 2026, dengan embargo ulasan untuk varian andalan Core Ultra X9 388H dikabarkan akan b...

Dukung Industri E-sports, ShopeePay Gandeng RRQ

Rex Regum Qeon (RRQ) mengumumkan kemitraan strategis dengan ShopeePay sebagai sponsor untuk tahun 2026. Kolaborasi ini menegaskan semakin eratnya hubungan antara industri esports dan layanan keuangan digital, sekaligus menunjukkan bagaimana dompet elektronik kini menjadi bagian penting dari gaya hidup generasi muda yang lekat dengan gaming, hiburan, dan transaksi digital. Bagi ShopeePay, menggandeng RRQ bukan sekadar langkah branding. RRQ memiliki basis penggemar besar dan loyal, dikenal sebagai RRQ Kingdom, yang mayoritas berasal dari kalangan anak muda dan digital native.  Segmen ini dinilai sejalan dengan visi ShopeePay untuk memperluas adopsi layanan keuangan digital melalui pengalaman yang relevan, praktis, dan bernilai tambah. ShopeePay menegaskan kolaborasi ini akan menghadirkan kemudahan transaksi sekaligus berbagai keuntungan eksklusif bagi komunitas RRQ. Di sisi RRQ, kehadiran ShopeePay dipandang sebagai mitra yang memahami kultur komunitas esports. RRQ menekank...

Kabar Buruk. Pengguna Beralih ke Harddisk, Harga Jadi Ikut Naik

Permintaan terhadap hard disk drive (HDD) kembali melonjak tajam dan berdampak langsung pada harga pasar. Berdasarkan pelacakan harga ComputerBase, rata-rata harga HDD telah naik sekitar 46 persen sejak pertengahan September, meskipun tidak ada gangguan besar pada rantai pasok global.  Kenaikan ini terjadi secara bertahap selama empat bulan terakhir, dengan rentang peningkatan harga antara 23 persen hingga 66 persen, tergantung model dan kapasitas. Model dengan kenaikan terendah tercatat pada Seagate IronWolf Pro NAS HDD + Rescue 16 TB, yang naik sekitar 23 persen. Sebaliknya, lonjakan harga tertinggi terjadi pada Toshiba Cloud Scale Capacity MG10F AFA 22 TB yang melonjak hingga 66 persen. ComputerBase memantau 12 model HDD paling populer berdasarkan daftar harga euro dan menemukan bahwa secara rata-rata, HDD kini hampir 50 persen lebih mahal dibandingkan empat bulan lalu. Laporan DigiTimes pada Desember 2025 turut memperkuat tren ini. Disebutkan bahwa negosiasi kontrak kuartal kee...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...