Langsung ke konten utama

Lexar Hadirkan Portfolio Produk Terbaru di Indonesia

Lexar, merek solusi memori flash global terkemuka, memperkenalkan portofolio produknya terbarunya di pasaran Indonesia. Produk-produk tersebut terutama utamanya adalah seri SSD M.2 baru dan DRAM ultra cepat.

Serangkaian produk anyar mereka yang akan menjadi hero model untuk sepanjang tahun 2023 tersebut diperkenalkan dalam sebuah sesi media gathering, kepada rekan-rekan media teknologi dan fotografi serta tech reviewer.

Produk tersebut meliputi Lexar NM710 M.2 2280 PCIe Gen4x4 NVMe SSD, Lexar Professional NM800 PRO M.2 2280 NVMe SSD dan Lexar ARES RGB DDR5 Desktop Memory.



Di antara jajaran produk gaming, Lexar NM710 M.2 2280 PCIe Gen4x4 NVMe SSD dirancang untuk meningkatkan pengalaman komputasi pengguna dengan kinerja Gen4x4 yang lebih cepat.

Dengan kecepatan transfer cepat hingga 5000MB/dtk baca dan 4500MB/dtk tulis, SSD ringkas dengan penyimpanan hingga 2TB memungkinkan waktu muat yang lebih cepat dan lebih efisien.

Lexar Professional NM800 PRO M.2 2280 NVMe SSD memberikan kinerja SSD maksimum hingga 7500MB/s baca dan 6500MB/s tulis. Ini memanfaatkan pengontrol 12nm untuk menghasilkan konsumsi daya yang lebih rendah dan masa pakai baterai yang lebih lama.

Didukung oleh standar teknologi PCIe Gen4x4 NVMe 1.4, NM800 PRO kompatibel dengan PCIe 3.0, dan juga tersedia dalam model heatsink.

NM800 PRO dengan Heatsink menampilkan Heatsink terintegrasi dan label penyebar panas untuk mempertahankan kecepatan, efisiensi daya, dan kontrol termal secara efektif untuk performa tinggi yang berkelanjutan saat bermain di PlayStation® 5 dan PC.

Dengan kapasitas hingga 2TB, pengguna akan dengan mudah untuk menyimpan dan memainkan lebih banyak game favorit sehingga mereka tidak akan pernah kehabisan ruang.

Baca juga:


Untuk para gamer dan penggemar PC yang ingin membawa game mereka ke level berikutnya, Memori Desktop DDR5 ARES RGB memberikan performa superior dengan kecepatan mulai dari 5600Mbps/6000Mbps, dan dengan CL32-36-36-68/CL34-38-38-76 yang cepat pengaturan waktu (XMP 3.0 & EXPO™).

Penyebar panas aluminium premium menjaga sistem game tetap dingin untuk performa ultra cepat. Ini juga dilengkapi dengan Power Management IC (PMIC) on-board untuk memberikan kontrol daya dan pengiriman daya yang lebih baik dan juga termasuk Lexar RGB Sync yang memungkinkan gamer menyesuaikan LEDRGB dengan gaya mereka sendiri.

Lexar terus menghadirkan solusi memori gaming terdepan di industri dengan kinerja yang andal. Dan kami juga ingin terus meluncurkan lebih banyak produk, sehingga pelanggan memiliki pilihan yang lebih baik untuk kebutuhan penyimpanan dalam menangkap, menyimpan, dan mentransfer konten digital berkualitas tinggi.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...