Langsung ke konten utama

Acer Nitro 5 Berdesain Elegan, Spesifikasi Jempolan Hadir dengan Intel® Core™ Processors Terbaru

Acer luncurkan laptop dengan spesifikasi terbarunya yaitu Acer Nitro 5 dengan varian Intel® Core™ i7-12700H Processor dan GPU NVIDIA® GeForce® RTX 3050. Dibandingkan versi sebelumnya, laptop ini merupakan versi tertinggi yang juga diluncurkan di Indonesia dari versi GPU NVIDIA® GeForce® RTX 3050 untuk Acer Nitro 5.

Mulai dari dukungan 12th Generation Intel® Core™ Processors terbaru dengan grafis NVIDIA® GeForce® RTX 30 Series, hadir dengan upgradeable dual slot SSD NVMe, dual slot RAM dan sebuah slot SATA. Memiliki layar FHD dengan panel Real IPS refresh rate 165 Hz serta sistem termal Inovatif dengan Dual-fan Cooling dan Quad-Exhaust yang menjadi kelebihan dari laptop Acer Nitro 5 ini.


Seperti apa sih spesifikasi detail dan performa dari Acer Nitro 5 varian Intel® Core™ i7-12700H Processor dan GPU NVIDIA® GeForce® RTX 3050? Berikut penjelasannya.



Hadir dengan Desain yang Elegan
Laptop ini nyatanya masih menggunakan warna hitam yang digunakan pada pendahulunya. Namun, diberi sentuhan desain terbaru dengan aksen garis-garis berwarna biru dan ungu yang terasa jauh lebih fresh dan tentu saja elegan. Bagian sasis laptop ini telah disempurnakan dengan kehadiran pendinginan kipas ganda, saluran masuk ganda (atas dan bawah), dan desain port quad-exhaust.


Mengusung desain upgradeable dengan dual slot SSD NVMe, dual slot RAM dan sebuah slot SATA. Begitu mudah untuk melepas dan memasang casing bawah laptop, saat ingin upgrade komponen hardware. Caranya cukup mudah, hanya dengan melepaskan bagian bawah sasis laptop ini.

Quad-exhaust atau empat exhaust ini merupakan tempat udara keluar masuk yang ditempatkan pada bagian belakang laptop. Keempat Exhaust ini bekerja dengan dua kipas pendingin Acer untuk untuk menjaga suhu laptop tetap stabil. Ditempatkan pada bagian belakang laptop bersamaan dengan beberapa port. 

Beberapa port juga disematkan pada sisi kanan dan kiri. Adapun port tersebut meliputi HDMI 2.1, sebuah port USB 3.2 Gen 1, satu port USB 3.2 Gen 2 sekaligus port untuk charger, satu port USB 3.2 Gen 2, satu port USB Type-C™ port (USB 3.2 Gen 2) (Thunderbolt 4), serta port Ethernet (RJ-45). Port tersebut disematkan di sisi kanan dan kiri laptop.

Menilik ke bagian depan laptop, hadir dengan layar seluas 15,6 inci beresolusi FHD dengan refresh rate tinggi hingga 165 Hz dan response time 3ms. Menyuguhkan kualitas visual yang tinggi dan sangat nyaman dipandang mata, meski seharian berada di depan layar.

Bubuhan touchpad dan keyboard RGB 4 zona yang bisa dikustomisasi melalui hotkey NitroSense khusus sesuka hati dengan warna yang terang. Tombol WASD dan panah juga mendapatkan sentuhan yang berbeda demi kenyamanan pengguna.



Spesifikasi dan Fitur Jempolan yang Semakin Meningkat
12th Generation Intel® Core™ Processors dengan Intel® Core™ i7-12700H Processor yang ditunjang oleh clock speed 4.70 GHz dan daya prosesor 45 W. Laptop ini juga memiliki 14 cores (6P-core + 8E-core) dan hingga 20 threads.

Dengan arsitektur baru yang inovatif, yang mampu menyesuaikan core yang tepat dengan beban kerja yang tepat untuk dapat lebih leluasa saat mengobrol, menjelajah, streaming, mengedit, merekam, dan bermain tanpa henti.  

Pada GPU NVIDIA® GeForce® RTX 3050, mampu menyuguhkan visual gaming yang luar biasa. GPU terbaru ini memiliki arsitektur 2nd Gen RTX Ampere NVIDIA yang memberikan grafik ray-tracing paling realistis dan fitur AI mutakhir seperti NVIDIA DLSS, kualitas gambar jadi lebih tajam serta meningkatkan kinerja laptop saat bermain game. Ditunjang ray-tracing dapat mensimulasikan cahaya dalam di dunia nyata ke dalam game untuk menghasilkan grafis nyaris seperti sungguhan.


Baca juga:


RAM DDR4 bisa di upgrade hingga kapasitas 32 GB. Sama halnya dengan SSD NVMe yang bisa diekspansi hingga 512GB dan HDD up to 1TB. Semua komponen storage tersebut, dapat dilakukan upgrade dengan mudah, hanya dengan membuka sasis bawah laptop ini.

Khawatir cepat panas? Nyatanya, dilengkapi dengan sistem pendingin yang dapat dikustomisasi melalui software NitroSense. Mulai dari kecepatan kipas, pencahayaan, dan lainnya untuk memberikan sistem pendingin optimal hingga 25% airflow yang tahan hingga berjam-jam pemakaian.

Tetap bermain game online, sosial media dan berselancar internet, koneksi internet tetap stabil. Intel® Killer™ Ethernet E2600 Controller, dapat secara otomatis mendeteksi, mengklasifikasikan, dan memprioritaskan lalu lintas jaringan dan memastikan data yang paling penting dikirimkan dengan cepat dengan throughput 1Gbps.

Ditambah lagi dengan Intel® Killer™ Wi-Fi 6 AX1650i terbaru menggunakan channel 160Mhz, menghasilkan throughput hingga 2,4 Gbps dan kinerja mutakhir. Control Center 2.0 dengan tampilan antarmuka baru yang memungkinkan para gamer untuk menganalisis, mengoptimalkan, dan mengontrol kinerja jaringan dengan mudah.


Laptop Acer Nitro 5 ini sudah tersedia di seluruh Indonesia melalui Acer Official Store Indonesia secara online maupun offline dengan harga mulai dari Rp17.999.000. Silahkan mengunjungi Acer Official Store Indonesia, terdekat.

Untuk pembelian online, kamu bisa mengunjungi Acer Online Store Indonesia di tautan berikut https://store.acer.com/en-id/nitro-5-an515-58-i7-12700-nh-qfhsn-001. Dapatkan secara gratis Microsoft Office Home & Student 2021 dan Sistem Operasi Windows 11 Home yang sudah terinstall otomatis dan siap untuk dibawa pulang.

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Apple Siapkan Perangkat Lipat. Layarnya dari Samsung

Langkah agresif kembali diambil Samsung Electronics dengan mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok layar foldable kepada Apple. Kesepakatan ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan sinyal kuat pergeseran peta persaingan di industri komponen premium. Berdasarkan sejumlah laporan, Apple memilih Samsung sebagai satu-satunya pemasok panel OLED lipat karena keterbatasan alternatif. Kompetitor seperti BOE dinilai belum mampu menyamai kualitas, sementara LG Display masih menghadapi tantangan dalam produksi massal panel foldable yang kompleks.  Ini menempatkan Samsung dalam posisi dominan, bukan hanya sebagai pemasok, tetapi sebagai gatekeeper teknologi layar lipat. Dari sisi finansial, momentum ini datang di waktu yang tepat. Samsung telah memproyeksikan lonjakan laba operasional signifikan, didorong oleh pemulihan pasar memori dan kontrak bernilai tinggi seperti ini. Bahkan, analis memperkirakan potensi Samsung melampaui Nvidia dalam perolehan profit global dal...