Lenovo kembali dirumorkan akan menaikkan harga produknya secara menyeluruh, hanya beberapa bulan setelah melakukan penyesuaian harga pada lini tablet di Amerika Serikat. Menurut laporan media China Blue Whale News, kenaikan harga baru kemungkinan diterapkan setelah festival belanja 618 yang berakhir pada akhir Juni 2026.
Sebelumnya, Lenovo telah menaikkan harga tablet sebesar US$30 hingga US$70 pada April lalu. Saat itu, perusahaan disebut menghadapi lonjakan biaya komponen utama seperti memori dan semikonduktor. Jika laporan terbaru terbukti akurat, tekanan biaya yang sama tampaknya masih berlanjut.
Hingga kini Lenovo belum memberikan konfirmasi resmi. Namun, pola kenaikan harga sebelumnya menunjukkan bahwa penyesuaian harga dapat dilakukan tanpa banyak pemberitahuan kepada konsumen.

Yang menjadi perhatian adalah potensi dampaknya terhadap pasar global. Meski belum ada indikasi bahwa kenaikan harga di China akan langsung diterapkan di wilayah lain, vendor teknologi kerap menjadikan pasar domestik sebagai titik awal sebelum melakukan penyesuaian harga secara lebih luas.
Lenovo juga bukan satu-satunya perusahaan yang menghadapi tekanan biaya produksi. Samsung telah lebih dulu menaikkan harga sejumlah tablet terbarunya hingga US$100 pada tahun ini. Sementara Apple masih mempertahankan harga lini iPad, meski tekanan biaya komponen juga dirasakan industri secara keseluruhan.
Kondisi tersebut terjadi di tengah pasar tablet yang sedang menghadapi tantangan baru. Berdasarkan analisis Omdia, permintaan untuk perangkat premium masih relatif kuat, tetapi segmen menengah dan terjangkau diperkirakan menghadapi tekanan lebih besar. Konsumen di kategori tersebut cenderung lebih sensitif terhadap kenaikan harga, sehingga berpotensi menekan volume penjualan dan margin keuntungan vendor.
Jika Lenovo benar-benar menaikkan harga dalam waktu dekat, langkah tersebut akan menjadi bagian dari tren industri yang lebih luas. Kenaikan biaya komponen, ketidakpastian rantai pasok, dan tekanan margin membuat banyak produsen harus meninjau ulang strategi harga mereka.
Bagi konsumen yang berencana membeli laptop, tablet, atau PC Lenovo, rumor ini bisa menjadi sinyal untuk memantau perkembangan harga dalam beberapa pekan ke depan. Di tengah kondisi pasar saat ini, perangkat teknologi berharga terjangkau tampaknya akan semakin sulit ditemukan.

