Langsung ke konten utama

Penyebab Gaming Nvidia GeForce Lag: Windows 11 Update!

Kabar buruk bagi Anda pengguna PC dengan kartu grafis besutan Nvidia. Beberapa pengguna sudah mulai melaporkan bahwa mereka mengalami penurunan performa gaming PC mereka.

Penyebabnya terjadinya lag pada PC gaming mereka adalah, hal tersebut terjadi setelah mereka melakukan update Windows 11 2022 (Windows 11 2H22).


Ya, meskipun baru sekitar satu minggu diluncurkan, ternyata update Windows 11 terbaru ternyata berdampak negatif terhadap performa gaming perangkat berbasis GPU Nvidia GeForce.


Laporan tersebut terungkap pertamakali di forum Reddit. Sejumlah pengguna melaporkan mengalami berbagai masalah seperti sering terjadinya stuttering dan framerate yang tidak konsisten.


Tak hanya itu, sering juga terjadi pelambatan pada PC para pengguna yang sudah melakukan update sistem operasi mereka. Ini membuat banyak dari pengguna yang memilih kembali kembali ke update Windows versi sebelumnya.

Menurut salah satu pengguna, ia mengalami stuttering yang parah dalam game. Penggunaan CPU miliknya dalam game turun signifikan dari 80% menjadi 5%. Setelah ia kembali ke update terakhir, pengalaman gamingnya menjadi lebih baik.

Uniknya, hal ini juga terjadi kepada pengguna yang mengunakan PC dengan komponen modern. Pengguna lain melakukan update Windows ke versi 22H2 dan mendapati masalah FPS yang sangat tidak stabil di semua game yang ia mainkan. Padahal, ia memiliki PC dengan spesifikasi yang bagus untuk bermain game, dan ini tidak pernah mengalami masalah apapun sebelumnya.


Baca juga:


Pengguna lain melaporkan hal serupa. Ia mengalami stuttering yang sangat parah saat bermain game. Padahal PC yang digunakan sudah berspesifikasi prosesor Intel Core i9-12900K dan grafis Nvidia GeForce RTX 3080Ti. Sebelum update, semuanya berfungsi dengan sangat baik.

Tak hanya di Reddit, sejumlah pengguna pun melaporkan hal yang sama di situs komunitas Microsoft. Rata-rata dari mereka mengalami penurunan performa CPU hingga 5% dan mengalami penurunan kinerja yang signifikan ketika mereka bermain game.

Pihak Nvidia menyatakan, masalah tersebut terjadi karena ada beberapa fitur yang tersedia di Windows update terbaru yang secara tidak sengaja diaktifkan. Untuk itu, Nvidia akan memperbaiki masalah tersebut dengan merilis versi beta terbaru dari GeForce Experience.


Sayangnya dari sisi Microsoft, mereka belum mengeluarkan informasi apapun atau merilis update untuk mengatasi bug pada Windows Update terbaru tersebut.

Bagaimana guys? Sudah update ke Windows 11 versi terbaru? Atau mau tunggu dulu sampai Nvidia atau Microsoft merilis update?

Postingan Populer

Siap-siap, Meta Akan Pecat 8.000 Karyawan Bulan Depan

Meta Platforms dilaporkan tengah menyiapkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) besar yang bisa dimulai pada 20 Mei 2026. Tahap awal disebut menyasar sekitar 10 persen dari total tenaga kerja global, atau kurang lebih 8.000 karyawan dari basis sekitar 79.000 orang.  Jika berlanjut sesuai rencana, total pemangkasan bahkan berpotensi mencapai 20 persen. Sebuah angka yang akan menandai restrukturisasi paling agresif sejak gelombang PHK 2022–2023. Di balik langkah ini, alasan utamanya cukup jelas, biaya infrastruktur AI yang melonjak tajam. Di bawah kepemimpinan Mark Zuckerberg, Meta sedang mengalihkan fokus bisnisnya secara masif ke kecerdasan buatan. Perusahaan merombak struktur internal, termasuk memindahkan banyak insinyur dari divisi Reality Labs ke unit baru bernama Applied AI, yang difokuskan pada pengembangan agen AI otonom, mulai dari penulisan kode hingga otomatisasi tugas kompleks. Namun, narasi “efisiensi” ini tidak sepenuhnya tanpa kritik. Menggantikan sebagian fungsi...

Nvidia Boncos. Biaya Klaim Garansi Tembus 894 Juta Dolar

Lonjakan biaya garansi GPU mulai mengungkap sisi lain dari booming AI yang selama ini terlihat “sempurna”. Data dari Warranty Week menunjukkan Nvidia harus membayar klaim garansi hingga 11 kali lebih besar dalam periode 2024–2025. Angka itu melonjak dari sekitar $81 juta menjadi $894 juta. Sementara itu, AMD juga mengalami kenaikan signifikan, meski “hanya” naik 116 persen menjadi $238 juta. Kenaikan ini tidak bisa dianggap sebagai fluktuasi biasa. Secara struktural, klaim, cadangan, dan akrual garansi meningkat hampir satu orde magnitudo dalam setahun. Yang paling mencolok adalah lonjakan pada kuartal keempat 2025, ketika Nvidia menggelontorkan $511 juta hanya untuk klaim. Sebuah indikasi bahwa sesuatu dalam rantai produk atau penggunaan mulai “retak”. Di atas kertas, vendor GPU memiliki perlindungan. Aktivitas seperti crypto mining secara eksplisit membatalkan garansi, sementara penggunaan AI umumnya masih dianggap wajar, meski batasnya makin kabur ketika beban kerja terus mendorong ...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Optimis, TSMC Naikkan Target Pertumbuhan Pendapatan

TSMC menunjukkan kepercayaan diri tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan tetap menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2025 dan mempercepat ekspansi kapasitas. Di saat konflik Iran memicu kekhawatiran rantai pasok global, raksasa manufaktur chip ini justru melihatnya sebagai “noise” di balik gelombang besar permintaan AI. Perusahaan yang menjadi tulang punggung produksi bagi klien seperti Nvidia dan Apple kini memperkirakan pendapatan akan tumbuh lebih dari 30 persen tahun ini, sedikit lebih optimistis dari proyeksi sebelumnya.  CEO C. C. Wei bahkan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengecek ulang ke pelanggan terkait potensi pelemahan permintaan AI, dan hasilnya tetap solid. Dari sisi finansial, kinerja TSMC juga mencerminkan momentum tersebut. Margin kotor kuartal pertama mencapai 66 persen, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Ini terjadi meski segmen smartphone mengalami penurunan 11 persen secara kuartalan, menandakan bahwa AI kini menjadi mesin pertumbu...