Langsung ke konten utama

Acer Aspire Vero: Definisi Laptop Berdesain Ramah Lingkungan

Konsep produk ramah lingkungan ternyata bisa diterapkan di mana saja, tak terkecuali di sebuah laptop. Hal ini ditunjukkan oleh Acer melalui perangkat laptop terbarunya, Acer Aspire Vero.

Acer Aspire Vero hadir dengan menggunakan berbagai bahan daur ulang. Penggunaan bahan daur ulang ini terdapat di bagian kemasan hingga bodi dari laptop.


Makin penasaran pastinya dengan laptop satu ini bukan? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, kami akan bahas lebih lengkap mengenai Acer Aspire Vero lewat artikel berikut ini.



Desain
Sebelum membahas laptopnya, kita bahas dulu kotak kemasannya yang tidak kalah unik. Pada box yang digunakan untuk mengemas Aspire Vero, Acer menggunakan kemasan yang 85% terbuat dari bahan daur ulang.


Setelah laptop dikeluarkan, kebanyakan kemasan pembungkus laptop tidak akan terpakai lagi. Tetapi berbeda di sini, karena Acer sudah mercang kemasan agar bisa dilipat dan menjadi stand laptop untuk mendukung aktivitas.

Selain itu, Acer menggunakan tinta berbahan dasar kedelai untuk mencetak tulisan pada kemasan dan buku petunjuk penggunaan. Tidak mengherankan jika dengan desain ini Acer bisa menyabet Red Dot 2021 Brand Communication Packaging Award.

Sekarang kita bahas laptopnya yang menurut kami punya desain unik, tampil beda dan tentu tidak akan Anda temukan dari brand lainnya.

Laptop ini hadir dengan warna Volcanic Grey, yang sebenarnya tidak dicat menggunakan warna abu-abu. Karena laptop ini sama sekali dibuat tanpa menggunakan cat dan justru menghasilkan aksen serta tekstur yang unik.

Apabila Anda cermati, laptop ini memiliki warna abu-abu yang tidak sekadar polos. Terdapat titik-titik berwarna kuning yang menjadi tanda bahwa laptop ini dibuat tanpa menggunakan cat.



Tidak adanya penggunaan cat pada permukaan rangka akan mengurangi dampak negatif dari senyawa organik volatil atau volatile organic compounds (VOCs).

Acer Aspire Vero menggunakan bahan material PCR Plastik (post-consumer recycled) dengan komposisi 30% pada rangka dan 50% pada keyboard. Penggunaan material daur ulang ini berhasil mengurangi konsumsi emisi CO2 sekitar 21%.

Laptop besutan Acer ini mengusung layar 15,6 inci yang menggunakan panel IPS dan beresolusi Full HD. Resolusi layar yang jernih juga didukung dengan Acer ComfyView yang mencegah layar memantulkan cahaya ke mata.

Pada bezel bagian atas tersemat kamera beresolusi 720p yang bisa Anda gunakan untuk beragam kebutuhan, seperti meeting online salah satunya.

Acer menggunakan keyboard lengkap dengan numpad. Terdapat sesuatu yang unik di tombol huruf R dan E, yang mana posisinya terbalik dan dibuat dengan warna kuning. Ternyata ini bukan cacat produksi, melainkan adanya pesan tersembunyi.



Tombol R dan E yang terbalik dan berwarna kuning menyimpan arti berupa REduce, REuse dan REcycle.

Di tiap sisi bodi kanan dan kiri diisi oleh bermacam port, seperti HDMI, RJ-45, jack audio 3,5mm, USB 3.2 Gen1, USB Type C 3.2 Gen1 dan USB 2.0.

Performa
Prosesor Intel® Core™ i5-1155G7 dipercayakan sebagai otak dari Acer Aspire Vero. Prosesor Intel generasi ke-11 ini memiliki kecepatan maksimal 5.0 GHz melalui Turbo Boost Max Technology 3.0.

Kinerja dari prosesor  Intel® Core™ i5-1155G7 dikombinasikan dengan kartu grafis  Intel® Iris® Xe, RAM 8 GB dan memori internal berjenis SSD PCIe Gen3 dengan kapasitas 512 GB.



Acer memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin meningkatkan RAM dari laptop ini. Tersedia slot RAM dual-channel yang bisa Anda tambahkan RAM dengan kapasitas 8 GB.

Kolaborasi spesifikasi ini membuat Acer Aspire Vero mampu mendukung berbagai aktivitas yang kami lakukan dengan lancar. Kebutuhan Office jelas menjadi mayoritas yang kami gunakan dengan Aspire Vero, kemudian browsing, meeting online dan streaming film jadi kegiatan lain yang kami habiskan bersama laptop ini.


Baca juga:


Overall kami sangat puas dan tidak menemukan kendala dari segi performa selama menggunakan laptop ini sebagai rekan kerja sehari-hari.

Berbicara mengenai meeting online, selain menggunakan kamera beresolusi 720p yang menghasilkan gambar jernih, Acer juga memberikan fitur pendukung untuk audio berupa Acer TrueHarmony dan Acer Purified.

Kedua fitur ini berguna untuk menghasilkan suara yang jernih dan lebih bertenaga, serta mengurangi noise dengan dukungan kecerdasan buatan.

Acer memberikan kemampuan untuk menyesuaikan performa dari laptop ini melalui aplikasi bernama VeroSense. Fiturnya mirip dengan NitroSense atau PredatorSense yang ada di lini laptop gaming dari Acer.

Aplikasi VeroSense menyediakan beberapa pilihan mode performa, seperti Performance, Balanced, Eco dan Eco+. Bagi Anda yang ingin performa tinggi bisa set pengaturan ke Performance, untuk seimbang antara daya dan performa pilih balance, sementara Eco dan Eco+ bisa Anda manfaatkan untuk daya yang lebih hemat.

Segi konektivitasnya, laptop ini sudah dilengkapi dengan WiFi 6 dan Bluetooth 5.1 terbaru. Selain itu Aspire Vero sudah datang dengan OS Windows 11 terbaru.

Kelebihan lainnya, Anda juga akan mendapatkan tambahan aplikasi Office Home and Student 2021 yang bisa Anda gunakan secara gratis selama seumur hidup.

Kesimpulan
Kesimpulannya, selain bisa Anda andalkan untuk berbagai kebutuhan seperti bekerja atau belajar, Acer Aspire Vero ini juga dapat menjadi kontribusi tidak langsung Anda untuk upaya pelestarian lingkungan lewat penggunaan produk daur ulang.


Soal performa tentu tidak perlu diragukan. Prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-11, Intel® Iris® Xe, RAM yang upgradable, serta keberadaan pre-installed Windows 11 pastinya jadi nilai lebih dari laptop satu ini.

Berbicara mengenai harganya, Aspire Vero bisa Anda miliki dengan menebusnya seharga sekitar Rp 10 jutaan. Dapatkan Free 1 Year Accidental Damage Protection selama Acer Day 2022 berlangsung (1 Agustus-30 September 2022). Tertarik memilikinya?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Video Game Terbukti Meningkatkan Fungsi Otak, Ini Temuan Ilmiah Terbarunya

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa video game bukan sekadar hiburan, melainkan dapat membantu otak memproses informasi secara lebih efisien dan beradaptasi terhadap tugas kompleks. Namun, manfaat kognitif ini sangat bergantung pada jenis game yang dimainkan serta bagaimana game tersebut menantang sistem kognitif pemain. Aaron Seitz, profesor psikologi dan Direktur Brain Game Center di Northeastern University, menjelaskan bahwa video game melatih keterampilan kompleks dalam lingkungan simulasi dinamis. Berbeda dengan brain game konvensional yang cenderung sederhana, game arus utama memaksa pemain membuat keputusan cepat, mengelola banyak variabel, dan beradaptasi secara berkelanjutan. Psikolog C. Shawn Green dari University of Wisconsin–Madison dan Carlos Coronel dari Trinity College Dublin menekankan bahwa struktur dan tempo permainan sangat menentukan dampak kognitif. Riset mereka menunjukkan bahwa genre real-time strategy (RTS) dan game aksi cepat memberikan manfaat paling konsist...

Review Asus Zenbook 14 OLED UX3405CA. Laptop Tipis Premium dengan Prosesor Kencang

Di tengah meningkatnya adopsi layar OLED pada laptop consumer portable performa tinggi, Asus kembali mengukuhkan posisinya lewat Zenbook 14 OLED UX3405CA. Laptop tipis ini merupakan sebuah laptop 14 inci yang tidak hanya memprioritaskan estetika dan portabilitas, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan untuk kebutuhan produktivitas modern dan penggunaan hybrid. Asus Zenbook 14 OLED UX3405CA hadir sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya, dengan membawa layar OLED yang semakin matang, performa chip Intel Core Ultra yang lebih cepat dan efisien, serta peningkatan kualitas desain yang membuatnya lebih ergonomis. Ia juga sudah menggunakan RAM 32GB serta storage SSD 1TB. Aman untuk menghindari lonjakan kenaikan harga di 2026 mendatang. Ya, laptop Asus yang satu ini dirancang untuk pengguna profesional, mahasiswa, kreator kasual, dan pekerja hybrid yang membutuhkan perangkat portabel dengan kualitas layar terbaik dan performa stabil sepanjang hari. Pada review kali ini, kita aka...

Nvidia Kurangi Produksi GeForce RTX Murah. Fokus di High End

Pasokan kartu grafis GeForce RTX 50 diperkirakan akan semakin ketat pada 2026. Nvidia dilaporkan bersiap memangkas produksi GPU konsumen secara signifikan, di tengah tekanan pasokan memori yang kian serius.  Dampaknya berpotensi paling terasa bagi gamer kelas menengah, sementara lini produk dengan margin tinggi justru mendapat prioritas. Menurut sejumlah laporan, disebutkan bahwa Nvidia akan mengurangi produksi GeForce RTX 50 Series sebesar 30 hingga 40 persen pada paruh pertama 2026. Penyebab utamanya bukan hanya keterbatasan GDDR7, tetapi juga kelangkaan DRAM secara umum.  Pemangkasan sebesar ini mengindikasikan bahwa Nvidia kesulitan mengamankan pasokan memori yang cukup untuk mempertahankan volume produksi saat ini. Selain faktor pasokan, langkah ini juga mencerminkan kehati-hatian terhadap permintaan pasar PC di 2026. Kenaikan harga NAND dan DRAM telah mendorong biaya sistem secara keseluruhan, yang berpotensi menekan minat upgrade, terutama di segmen mainstream. Yang men...

Industri Game Global 2025 Tembus US$197 Miliar, PC dan Mobile Jadi Mesin Pertumbuhan

Firma analis Newzoo memperkirakan industri game global akan mencatat pendapatan sebesar US$197 miliar pada 2025. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan tahunan sebesar 7,5 persen (year-on-year), didorong oleh kombinasi kenaikan harga game, ketersediaan konten yang semakin luas, serta sejumlah penyesuaian dalam pencatatan dan pengakuan pendapatan di industri. Jika dilihat dari pembagian platform, data Newzoo menjelaskan mengapa pasar PC semakin menjadi fokus utama para pemilik ekosistem konsol. Segmen mobile diproyeksikan tetap mendominasi dengan pendapatan sekitar US$108 miliar, atau setara 55 persen dari total pasar game global. Dominasi ini menegaskan posisi mobile gaming sebagai mesin utama pertumbuhan industri, terutama di pasar negara berkembang. Di bawahnya, pasar konsol diperkirakan menghasilkan US$45 miliar pada 2025, tumbuh 4,2 persen dan menyumbang sekitar 23 persen dari total pendapatan. Sementara itu, PC gaming berada tepat di belakang dengan kontribusi US$43 miliar atau 2...