Langsung ke konten utama

Nvidia GeForce RTX 3090 Ti Kapan Dijual?

Beberapa waktu lalu Nvidia merilis lini produk kartu grafis terbarunya yang menawarkan performa tinggi. Mulai dari Nvidia GeForce RTX 3080 Ti, RTX 3070 Ti dan RTX 3060 Ti. Kabar gembiranya, produsen yang satu ini digadang-gadang akan menghadirkan model terbaru. Dan lebih kencang.

Ya, dikabarkan, Nvidia berencana untuk meluncurkan GPU anyar lagi, di kelas ultimate yakni seri GeForce RTX 3090 Ti. Menurut rumor yang berkembang di sejumlah media internasional, VGA card flagship dari seri RTX 3000 ini akan diperkenalkan pada 29 Maret 2022 ini.


Kabar itu sendiri terungkap dari informasi yang disebut-sebut sebagai dokumen embargo yang disebarkan oleh Nvidia kepada sejumlah petinggi produsen kartu grafis partner mereka.


Pada dokumen tersebut, diungkapkan agenda peluncuran produk serta jadwal publikasi media dan ulasan dari para influencer.


Menanggapi kebocoran informasi tersebut, pihak Nvidia sendiri belum menyatakan menyanggah atau membenarkan kabar kebocoran yang bersangkutan. Namun demikian, Nvidia GeForce RTX 3090 Ti sendiri sebelumnya sudah disebutkan akan beredar pada Januari 2022 yang lalu.

Sayangnya, kendala pada memori GDDR6X yang digunakan pada kartu grafis tersebut menghambat produksi massal VGA mahal yang bersangkutan, meski rumor ini juga tidak dikonfirmasikan oleh pihak Nvidia ataupun partner-partnernya.

Dari sisi spesifikasinya sendiri kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3090 Ti sempat beredar bocoran informasinya. Kabarnya, GPU kelas sultan tersebut menghadirkan sejumlah peningkatan spesifikasi hampir di semua aspek, dibandingkan dengan GeForce RTX 3090 yang dirilis tahun 2020 lalu.

Sebagai contoh, Nvidia GeForce RTX 3090 Ti akan membawa GPU model GA102-350 dengan 10752 CUDA core. Sebuah angka yang luar biasa besar.


Baca juga:


Tak hanya itu, VRAM-nya juga berkapasitas gede, yakni 24GB GX6. Dan yang luar biasa, ia menjadi kartu grafis pertama dari Nvidia yang hadir dengan memori jenis GDDR6X dengan clockspeed 21 Gbps serta bandwidth maksimum di atas 1TB/s.

Nvidia GeForce RTX 3090 Ti juga diharapkan akan menjadi kartu grafis pertama di dunia yang memiliki fitur konektor daya PCIe Gen5 16-pin dan membutuhkan daya hingga 450W.


Meskipun rumor ini belum tentu benar adanya, semua baru bisa dipastikan saat Nvidia resmi mengumumkan kartu grafis monster stersebut. Sayangnya, informasi terpenting yakni kisaran harganya pun belum ada bocoran.

Berharap harganya masuk akal? Jangan halu ya guys :P

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...