Langsung ke konten utama

Setahun, Harga RAM DDR5 di Jepang Naik 62%. RAM 128GB Tembus Rp50 Juta

Harga RAM DDR5 kembali mengalami kenaikan tajam dan semakin membebani pasar perangkat keras PC. Survei harga terbaru AKIBA PC Hotline di kawasan Akihabara, Jepang, menunjukkan sejumlah kit memori mengalami kenaikan hingga 62,4% dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini membuat biaya merakit maupun meningkatkan spesifikasi PC semakin tidak masuk akal.

Berdasarkan survei pada 17–24 Oktober, kit Corsair DDR5-6000 berkapasitas 128GB (64GB x2) dijual seharga 514.800 yen atau lebih dari US$3.200. Harga tersebut naik 197.820 yen dari 316.980 yen pada 12 September. Jika dibandingkan dengan harga tahun lalu yang hanya 59.800 yen, kenaikannya mencapai sekitar 761%.

Dengan harga setara lebih dari Rp50 juta, satu kit RAM 128GB tersebut bahkan dapat menghabiskan anggaran yang sebelumnya cukup untuk membangun PC gaming kelas atas. Kenaikan juga terjadi pada produk Crucial DDR5-5600 128GB yang tercatat mencapai 399.980 yen atau sekitar US$2.532. Beberapa toko bahkan menawarkan produk serupa hingga kisaran 440.000 yen.

Tekanan harga tidak hanya terjadi pada memori desktop. Kit Crucial DDR5-5600 SO-DIMM berkapasitas 96GB dan 128GB masing-masing tercatat seharga 337.480 yen dan 439.800 yen. Artinya, pengguna laptop yang ingin meningkatkan kapasitas memori juga menghadapi biaya yang semakin tinggi.

Segmen yang lebih umum pun tidak luput dari kenaikan. Kit Crucial DDR5-6400 32GB (16GB x2) kini dibanderol 139.980 yen atau sekitar US$886. Sementara versi DDR5-5600 dengan kapasitas serupa mencapai 104.980 yen atau sekitar US$665. Sejumlah konfigurasi 16GB x2 juga mengalami kenaikan harga dalam survei tersebut.

Lonjakan ini membuat migrasi ke platform DDR5 semakin sulit dibenarkan dari sisi biaya, terutama bagi pengguna yang masih memiliki PC berbasis DDR4 dengan performa memadai. Selama harga memori belum kembali normal, mempertahankan platform lama bisa menjadi pilihan lebih rasional daripada mengeluarkan dana besar untuk peningkatan kapasitas RAM.

Kondisi di Jepang menjadi gambaran tekanan yang sedang dihadapi pasar memori. Jika kenaikan terus berlanjut, biaya produksi PC dan laptop berpotensi ikut meningkat, sementara konsumen harus menunda pembelian atau mengurangi spesifikasi perangkat.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Dalam 3 Bulan, Harga GPU Naik 35%. Gamers Apa Kabar?

Harga kartu grafis atau GPU kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu hanya tiga bulan, harga GPU global meningkat sekitar 35%, menambah tekanan biaya bagi para gamer PC yang ingin melakukan upgrade perangkat. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya permintaan komputasi AI, keterbatasan kapasitas produksi semikonduktor, serta meningkatnya biaya komponen memori. Berdasarkan pemantauan Hardware Unboxed yang dilaporkan VideoCardz, harga GPU rata-rata naik 15% pada Agustus, 7% pada September, dan kembali meningkat 11% pada Oktober 2026. Bahkan jika GeForce RTX 5090 dikeluarkan dari perhitungan, kenaikan harga rata-rata pada Oktober masih mencapai 10%. Survei tersebut membandingkan harga kartu grafis termurah yang benar-benar tersedia untuk dibeli di 10 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, Australia, India, Polandia, Brasil, Belanda, dan Filipina. Metode ini digunakan untuk menghindari harga dari listing produk yang sebenarnya sudah tidak tersedia. Hasilny...

Asus ExpertCenter P700 Mini Tower, PC Desktop Bisnis dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5060

Asus memperkenalkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis berukuran 15 liter yang dirancang untuk menunjang kebutuhan profesional, kreator konten, engineer, hingga pelaku usaha kecil. Mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 2 dan dukungan grafis diskrit hingga Nvidia GeForce RTX 5060, perangkat ini menawarkan kombinasi performa, keamanan, serta fleksibilitas ekspansi untuk lingkungan kerja modern. Dari sisi performa, ExpertCenter P700 Mini Tower tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 275HX dan RAM DDR5 5600 MT/s hingga 32GB. Kapasitas penyimpanannya mendukung konfigurasi hybrid berupa dual SSD hingga 4TB ditambah HDD 2TB. Asus mengklaim kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan performa sistem hingga 27% dibandingkan PC desktop standar di kelas harga yang sama. Untuk menjaga stabilitas ketika menjalankan beban kerja berat, Asus menyematkan sistem pendingin triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang berukuran 13% lebih besar. Sist...

Harga Memori Naik, Penjualan Smartphone Global Anjlok 22%

Pasar smartphone global menghadapi tekanan besar akibat lonjakan harga komponen memori yang mendorong kenaikan harga perangkat dan mempersempit pilihan ponsel murah. Data IDC menunjukkan pengiriman smartphone dunia pada kuartal III 2026 mencapai 255,3 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Omdia memperkirakan penurunan sebesar 20%, lebih dalam dibandingkan kontraksi 6% pada kuartal sebelumnya. Menurut IDC, biaya memori telah meningkat sekitar 350% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut, ditambah tekanan dari komponen lain, membuat produsen semakin sulit mempertahankan harga jual tanpa mengorbankan margin keuntungan. Dampaknya paling terasa pada segmen smartphone terjangkau, yang memiliki ruang lebih terbatas untuk menyerap kenaikan biaya produksi. Direktur riset senior IDC untuk perangkat global, Nabila Popal, memperingatkan bahwa pasar belum tentu mencapai titik terendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan industri bukan sekadar per...

Setelah Chip, Giliran PCB Juga Mulai Habis di Pasaran

Lonjakan kebutuhan perangkat keras untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) mulai memicu krisis pasokan komponen elektronik global. Kali ini, masalah tidak hanya terjadi pada DRAM, NAND flash, atau kartu grafis, tetapi juga merambah printed circuit board (PCB). Kelangkaan PCB membuat produsen komputer menghadapi waktu tunggu pengiriman yang bisa mencapai 30 bulan, bahkan sejumlah pemasok material dilaporkan telah menerima pesanan hingga 2030. Menurut laporan Tom's Hardware, produsen server AI kini menyerap kapasitas manufaktur PCB yang sebelumnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan PC, smartphone, dan perangkat elektronik konsumen lainnya. Permintaan dari sektor AI yang terus meningkat membuat pemasok lebih memprioritaskan pelanggan dengan nilai kontrak dan margin keuntungan lebih tinggi. Tekanan tersebut mulai dirasakan produsen komputer. Seorang eksekutif dari perusahaan PC asal Amerika Serikat mengungkapkan bahwa mendapatkan pasokan PCB dalam jumlah memadai semakin sulit, meski...