Langsung ke konten utama

Dalam 3 Bulan, Harga GPU Naik 35%. Gamers Apa Kabar?

Harga kartu grafis atau GPU kembali mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu hanya tiga bulan, harga GPU global meningkat sekitar 35%, menambah tekanan biaya bagi para gamer PC yang ingin melakukan upgrade perangkat. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya permintaan komputasi AI, keterbatasan kapasitas produksi semikonduktor, serta meningkatnya biaya komponen memori.

Berdasarkan pemantauan Hardware Unboxed yang dilaporkan VideoCardz, harga GPU rata-rata naik 15% pada Agustus, 7% pada September, dan kembali meningkat 11% pada Oktober 2026. Bahkan jika GeForce RTX 5090 dikeluarkan dari perhitungan, kenaikan harga rata-rata pada Oktober masih mencapai 10%.

Survei tersebut membandingkan harga kartu grafis termurah yang benar-benar tersedia untuk dibeli di 10 negara, yakni Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Kanada, Australia, India, Polandia, Brasil, Belanda, dan Filipina. Metode ini digunakan untuk menghindari harga dari listing produk yang sebenarnya sudah tidak tersedia. Hasilnya menunjukkan bahwa kenaikan harga tidak hanya terjadi pada model flagship, tetapi juga meluas ke berbagai segmen GPU.


Nvidia GeForce RTX 5090 mencatat lonjakan paling besar. Harga rata-ratanya meningkat 32% hanya dalam satu bulan. Di Amerika Serikat, harga model termurah yang tersedia naik dari US$6.890 menjadi US$9.400. Sementara itu, di Jerman, harganya melonjak dari €5.640 menjadi €8.000. Angka tersebut sangat jauh dari harga rekomendasi awal Nvidia sebesar US$1.999 saat peluncuran.

GeForce RTX 5080 juga semakin sulit dijangkau konsumen. Harga rata-ratanya naik 22% selama Oktober, sedangkan model termurah di Amerika Serikat meningkat dari US$1.580 menjadi US$2.200. Di Jerman, konsumen kini menghadapi harga sekitar €2.100, dengan ketersediaan produk yang terbatas di sejumlah retailer.

Kenaikan juga terjadi pada produk AMD dan Intel. Radeon RX 9060 XT 16GB mengalami peningkatan harga rata-rata 17% di pasar yang disurvei. Sementara Radeon RX 9070 dan RX 9070 XT masing-masing naik 12%. Intel Arc B580 turut mengalami kenaikan sekitar 10%, meskipun perbedaan harga antarnegara cukup besar.

Menariknya, jika RTX 5090 tidak dihitung, kartu grafis Radeon justru mengalami kenaikan harga lebih cepat dibandingkan GeForce selama Oktober. Namun, secara akumulatif, produk Nvidia masih mencatat kenaikan lebih besar dibandingkan harga rekomendasi awal, terutama pada kelas GPU premium.

Secara keseluruhan, harga kartu grafis di negara-negara yang disurvei kini rata-rata 44% lebih tinggi dibandingkan harga rekomendasi awal, dengan RTX 5090 dikecualikan. Kanada mencatat premi tertinggi sebesar 58,3%, disusul Amerika Serikat sebesar 57,6%. Jerman berada di angka 45,3%, sedangkan Polandia mencapai 43,1%. Perhitungan tersebut telah memperhitungkan perbedaan mata uang dan pajak lokal.

Lonjakan harga ini bertepatan dengan meningkatnya prioritas industri semikonduktor terhadap pelanggan infrastruktur AI yang menawarkan nilai bisnis lebih besar. Pada saat bersamaan, industri elektronik juga menghadapi biaya memori yang mahal dan kapasitas produksi yang terbatas. Meski demikian, survei tersebut tidak merinci kontribusi masing-masing faktor terhadap kenaikan harga GPU, sehingga dampak permintaan AI, keterbatasan pasokan, dan strategi penetapan harga retailer belum dapat dipisahkan secara pasti.

Situasi ini juga berpotensi membuat diskon Black Friday tahun ini kurang menarik dibandingkan periode sebelumnya. Hardware Unboxed memperkirakan promosi kartu grafis, terutama untuk RTX 5080 dan GPU gaming kelas atas lainnya, mungkin tidak memberikan potongan harga sebesar yang diharapkan konsumen. Jika tren ini berlanjut, gamer PC harus menyiapkan anggaran lebih besar, sementara pilihan upgrade dengan harga rasional semakin terbatas.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Bug Audio Crash di Game dan Aplikasi Windows 11 Diperbaiki Microsoft

Microsoft akhirnya memperbaiki bug audio di Windows 11 yang menyebabkan sejumlah game dan aplikasi mengalami crash secara tiba-tiba, bahkan gagal dibuka. Masalah yang muncul setelah pembaruan opsional September 2026 ini berkaitan dengan fungsi dekode audio Dolby Digital AC-3 bawaan Windows. Perbaikannya telah dirilis melalui pembaruan kumulatif Oktober 2026, KB5127648. Seperti dilaporkan PCWorld, bug tersebut pertama kali muncul setelah Microsoft merilis pembaruan KB5124010 pada 22 September 2026. Masalahnya berdampak pada aplikasi yang mengandalkan dekoder AC-3 bawaan sistem operasi. Aplikasi dapat berhenti mendadak ketika memutar audio, mengatur volume, atau menggunakan fitur tertentu yang berkaitan dengan suara. Dampaknya tidak terbatas pada game. Pemutar media dan sejumlah aplikasi produktivitas juga berpotensi mengalami gangguan serupa. Microsoft menjelaskan bahwa perangkat lunak lawas menjadi kelompok yang paling rentan karena masih mengandalkan implementasi dekoder AC-3 milik Wi...

Q3 2026, Penjualan PC Global Anjlok 21%

Pasar PC global mengalami tekanan tajam pada kuartal III 2026 karena kenaikan harga memori dan komponen lainnya membuat konsumen menunda pembelian perangkat baru. Counterpoint Research mencatat pengiriman PC global mencapai 57 juta unit, turun 21% dibandingkan 72,2 juta unit pada periode yang sama tahun sebelumnya. Secara kuartalan, pengiriman juga menyusut 13,8%. Tekanan diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun. Counterpoint memproyeksikan pengiriman PC pada kuartal IV 2026 turun 27% secara tahunan. Kenaikan biaya komponen mendorong harga sistem lebih tinggi, sehingga konsumen semakin sulit membenarkan penggantian perangkat lama. Permintaan dari perusahaan melalui pembaruan armada PC dan migrasi Windows masih memberikan dukungan, tetapi belum cukup untuk mengimbangi lemahnya pasar konsumen. Perbandingan tahunan juga dipengaruhi tingginya pengiriman pada kuartal III 2025. Saat itu, pembelian PC menjelang berakhirnya dukungan Windows 10 serta penyesuaian persediaan terkait tarif perdag...

Kena Hack, Suhu Prosesor Mac Tembus 112 Derajat Celsius

Sebuah Mac mengalami panas berlebihan hingga mencapai 112°C dan melambat akibat penggunaan CPU yang tidak wajar. Awalnya, pemilik perangkat tidak mengetahui penyebabnya. Namun, ketika mengembangkan aplikasi pemantau suhu macOS dengan bantuan Claude AI, pengguna Reddit dengan akun u/UntilHEX justru menemukan adanya cryptominer yang diam-diam memanfaatkan sumber daya seluruh 12 core CPU komputernya. Malware tersebut diketahui menjalankan XMRig, perangkat lunak penambangan mata uang kripto yang dikenal sebagai penambang Monero. XMRig sendiri merupakan perangkat lunak sumber terbuka, tetapi juga kerap disalahgunakan atau disertakan dalam malware untuk menambang kripto menggunakan komputer korban tanpa izin. Menurut laporan yang dibagikan pengguna tersebut, proses XMRig mengonsumsi sumber daya CPU dalam jumlah sangat besar, hingga sekitar 1.175% pada tampilan pemantauan yang ditunjukkan. Beban kerja ini membuat Mac bekerja keras, meningkatkan suhu, dan menurunkan responsivitas sistem. Meski...

Harga SSD Naik, Western Digital Menang Banyak!

Western Digital (WD) mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, didorong permintaan penyimpanan data yang tinggi dan kenaikan harga produk. Di tengah tekanan biaya komponen yang membebani produsen PC, perusahaan penyimpanan tersebut justru menikmati pertumbuhan pendapatan dan margin keuntungan yang signifikan. Untuk kuartal yang berakhir pada 2 Oktober 2026, Western Digital membukukan pendapatan sebesar US$4,38 miliar, naik 55% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan meningkat 17% dari kuartal sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa juga naik 54% secara tahunan menjadi US$1,78 miliar. Sementara itu, laba per saham terdilusi berdasarkan standar GAAP meningkat 51% menjadi US$4,63. Kinerja berdasarkan penyesuaian non-GAAP menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi. Laba per saham yang disesuaikan melonjak 161% menjadi US$4,64, sedangkan pendapatan operasional yang disesuaikan naik 152% menjadi US$2,15 miliar....