Langsung ke konten utama

MSI Rilis VGA Card Khusus untuk Mining!

Ada kabar gembira buat Anda yang gemar mengumpulkan bitcoin ataupun cryptocurrency lainnya. MSI, salah satu pemain utama di industri gaming dan grafis, menghadirkan VGA card khusus untuk mining.

Kartu grafis yang dihadirkan oleh produsan asal Taiwan tersebut berbasis CMP 50XH Miner. Ia dilengkapi dengan memori GDDR6 berkapasitas 10GB dan juga diperkuat oleh 3.584 buah CUDA core.


Sebagai informasi, CMP 50HX merupakan chip cryptomining-oriented berbasis Cryptocurrency Mining Processor (CMP) anyar besutan Nvidia. Dan model ini merupakan salah satu dari empat tipe chip CMP yang diumumkan beberapa waktu lalu.

Anda tentu ingat, Ketika mereka mengumumkan akan menghadirkan kartu grafis khusus untuk mining, mereka akan merilis model CMP 30HX, CMP 40HX, CMP 50HX dan CMP 90X yang bertenaga.


Meskipun digadang-gadang chip grafis CMP 50HX akan memiliki tenaga yang serupa dengan varian GeForce RTX 2080Ti, namun tampaknya MSI CMP 50HX Miner memiliki jumlah CUDA core yang sedikit di bawah semestinya yakni 4.352 core.

Namun jangan khawatir, chip VGA card mining MSI tersebut bekerja di kecepatan 1350MHz dan bisa di-boost hingga 1545MHz.

Memori video GDDR6 sebesar 10GB yang disediakan juga menggunakan interface memory yang sangat lebar yakni 320-bit. Adapun MSI sendiri mengklaim bahwa VGA card khusus mining barunya ini sanggup menghasilkan hashrate Ethereum hingga 45MH/s.

Sebagai gambaran, VGA berbasis Nvidia GeForce RTX 3080 bahkan sanggup menghasilkan hashrate hingga 55MH/s. Tergantung spesifikasi dan mining difficulty di saat yang bersangkutan.

Untuk mendinginkan chip GPU, MSI menggunakan dual slot cooler dengan heatsink besar dan double-ball bearing fan dengan desain blower.


Baca juga:


Dan seperti sudah dijanjikan oleh Nvidia, tidak ada port I/O apapun di belakang VGA yang bersangkutan. Artinya, tidak bisa dipakai untuk menyambungkan ke monitor ataupun perangkat lain.

Sayangnya, sampai informasi ini dipublikasikan, belum ada keterangan resmi dari pihak MSI terkait harga VGA card khusus mining yang bersangkutan.

Nah, buat Anda yang ingin menjajal mining tapi tidak punya VGA GTX atau RTX powerful, yang sangat mahal harganya apalagi VGA khusus mining, Anda bisa melakukan mining lewat smartphone Anda. Apapun merek dan CPU-nya.


Caranya mudah, silakan registrasi di StormGain dengan klik image di bawah, dan pastikan Anda mendapatkan 10 USDT pertama Anda dengan klik mining setiap 4 jam sekali.

Postingan Populer

Kapal Dagang Diam-diam Musnahkan Populasi Hiu Paus

Whale shark atau hiu paus, ikan terbesar di dunia yang juga berstatus terancam punah, ternyata menghadapi ancaman yang selama ini luput dari perhatian. Ya, apalagi kalau bukan tabrakan dengan kapal besar. Studi internasional yang melibatkan lebih dari 75 peneliti memetakan lokasi berkumpulnya hiu paus di 26 negara, lalu membandingkannya dengan data jalur pelayaran global dari Global Fishing Watch. Hasilnya cukup telak. Banyak habitat penting hiu paus justru berada tepat di jalur kapal komersial, terutama di perairan Ekuador, Meksiko, Malaysia, Filipina, Oman, Seychelles, dan Taiwan. Masalahnya sederhana tapi fatal. Hiu paus menghabiskan hampir setengah waktunya di dekat permukaan laut untuk memakan plankton, persis di ketinggian yang sama dengan kapal-kapal raksasa melintas. Yang membuat situasi ini lebih buruk adalah kematian hiu paus hampir tak terlihat. Berbeda dengan paus yang tubuhnya bisa mengapung di laut atau terdampar ke daratan, hiu paus tenggelam saat mereka mati. Artinya, t...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Pangsa Pasar Sistem Operasi Desktop Dikuasai Windows 11 dengan 72%

Data terbaru dari StatCounter menunjukkan bahwa Windows 11 kini semakin mendominasi pasar sistem operasi desktop. Pangsa pasarnya dilaporkan telah mencapai sekitar 72,78 persen, sementara Windows 10 turun drastis menjadi 26,27 persen. Perubahan ini menandai percepatan adopsi yang cukup signifikan dibandingkan akhir 2025. Saat itu Windows 11 baru saja melampaui 50 persen pangsa pasar, sementara Windows 10 masih mempertahankan basis pengguna yang jauh lebih besar. Kini, jarak keduanya terus melebar. Salah satu faktor utama di balik lonjakan ini adalah keputusan Microsoft untuk mengakhiri dukungan resmi bagi Windows 10. Batasan siklus hidup produk tersebut mendorong banyak pengguna dan organisasi untuk beralih ke platform yang lebih baru. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut bukan lagi sekadar pilihan fitur, melainkan kebutuhan untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem. Selain itu, proses upgrade juga sering kali terjadi secara tidak langsung melalui pembelian perangkat baru. Kom...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

Review Lenovo V14 G4 IRU. Laptop Bisnis Terjangkau yang Serba Cukup

Segmen laptop bisnis entry-level selalu berada di posisi yang menarik sekaligus sulit. Di satu sisi, perangkat harus cukup andal untuk menunjang produktivitas harian seperti dokumen, spreadsheet, dan meeting online. Di sisi lain, harga yang ditekan membuat kompromi menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Lenovo melalui seri V14 mencoba menjawab kebutuhan tersebut. Dengan prosesor Intel Core i3 generasi ke-13, SSD NVMe, dan desain ringan, Lenovo V14 G4 IRU ini jelas ditujukan untuk pelaku UMKM, pelajar, hingga pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat kerja tanpa biaya besar. Namun, pertanyaan pentingnya bukan sekadar “cukup atau tidak”, melainkan seberapa jauh kompromi yang harus diterima untuk mencapai harga tersebut? Ulasan kali ini akan coba sedikit membedahnya produk tersebut dari beberapa aspek. Desain Secara visual, Lenovo V14 tampil sederhana dengan balutan warna Iron Grey dan material PC-ABS. Ini bukan laptop yang mencoba tampil mewah, melainkan lebih ke arah utilitarian. Fin...