Langsung ke konten utama

Crypto Paling Cuan Sepanjang 2021. Masih Potensial?

Tahun 2021 baru saja berakhir, namun riuh rendah dunia crypto tidak langsung redup. Pasar saat ini memang dalam kondisi bearish alias relatif mengalami koreksi (penurunan), namun tetap saja, ada mata uang crypto yang melejit berprestasi dalam setahun terakhir.

Ya, Coinvestasi, sebuah platform terkemuka di Indonesia yang menyediakan layanan investasi untuk mata uang kripto, aset digital dan teknologi blockchain baru saja merilis informasi menarik. Tepatnya, mereka merangkum koin-koin kripto apa saja yang naik signifikan di 2021.


Dalam laporan berjudul “Crypto Terbaik 2021, Naik Puluhan Ribu Persen”, Coinvestasi mencatat, ada 5 token atau coin crypto yang naik paling banyak dan “to the moon” di sepanjang tahun. Mulai dari Gala, Luna, Matic, AXS sampai Solana. Namun menurut kami, ada 3 yang sangat potensial. Apa saja?



Gala Games (Gala)
Gala merupakan token berbasis Ethereum dan Binance Smart Chain (BSC). Mulai diperdagangkan pada September 2020, awalnya harga satu token Gala hanya senilai Rp22 saja. Tepat 1 Januari 2021, harga token Gala sempat turun ke angka Rp16 per token. Murah sekali bukan?


Tepat setahun sejak diluncurkan, token gala mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan yakni mencapai Rp1600 per token. ATH atau all time high token ini sendiri terjadi di 28 November 2021 di mana Gala mencapai Rp10.264 per token meskipun saat meninggalkan 2021, harganya tercatat di Rp6600 per token.

Dengan kata lain, Gala mendapatkan kenaikan harga sekitar 162 persen dalam satu tahun terakhir. Luar biasa bukan? Jangan salah, saat ini dari 8 game yang sedang mereka persiapkan, baru tiga yang dirilis. Artinya, masih ada 5 game Gala lainnya yang akan hadir dan potensi kenaikan harga Gala masih sangat besar.

Axie Infinity (AXS)
Axie Infinity merupakan trading dan battling game berbasis blockchain yang terinspirasi oleh game seperti Pokemon dan Tamagotchi. Para pemain bisa mengumpulkan, membesarkan, menukar sampai bertarung menggunakan karakter-karakter yang dikenal dengan Axies.

Setiap Axie merupakan NFT yang punya banyak atribut dan kekuatan. Para pemain bisa bertanding 3 lawan 3 da pemenangnya mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk menaikkan level karakter Axie.


Baca juga:


Token AXS sendiri pun baru beredar sejak November 2020. Di awal tahun 2021, harga per token adalah sebesar Rp8.248 saja. Tapi di akhir tahun 2021, harganya sudah melejit sampai Rp1,33 juta. Luar biasa sekali bukan? Harga ini masih berpotensi naik karena di kisaran November lalu, harganya sempat tembus mencapai Rp2,2 juta per token.

Solana (SOL)
Diluncurkan secara resmi pada Maret 2020, Solana merupakan project opensource yang menggunakan teknologi blockchain untuk menyediakan solusi finansial terdesentralisasi (Decentralized Finance). Protokol ini dirancang untuk memudahkan pembuatan aplikasi terdesentralisasi dan skalabilitasnya.


Awal tahun 2021 lalu, harga coin Solana hanya sekitar Rp25 ribuan. Tetapi setelah melalui banyak update dan pembaruan di jaringannya, harga koin Solana tercatat di harga Rp2,42 juta di akhir tahun 2021. Harga ini juga diprediksi akan terus naik di masa datang dan sempat menembus Rp3,7 juta per coin di November lalu.

Nah, 3 mata uang crypto tersebut merupakan beberapa dari sekian banyak mata uang crypto yang “berprestasi” di sepanjang 2021 dan menurut kami sangat potensial di masa datang. Kalau Anda sempat membeli koin-koin atau token tersebut di awal 2021 dan masih memegangnya, simpan saja. 

Kalau baru mau beli, silakan juga. Menurut kami, ketiga koin ini masih akan menjadi asset yang menguntungkan di tahun 2022 ini.

Postingan Populer

Qualcomm Resmi Rilis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Tinggalkan Nama "Pro"

Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6, sekaligus meninggalkan label "Pro" yang biasa disematkan pada varian tertinggi chipset-nya. Kedua chipset diproduksi menggunakan proses litografi 2nm milik TSMC dan dibekali sederet peningkatan signifikan. Pada klaster CPU, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 mengusung dua core Prime custom Oryon berkecepatan 5,00GHz dan enam core Performance hingga 4,00GHz, didukung 16MB Oryon Flex Cache. Dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip ini menghadirkan peningkatan performa CPU 13 persen dengan efisiensi daya 37 persen lebih baik, serta lonjakan performa GPU 44 persen dengan efisiensi 40 persen lebih baik. Di sisi NPU, performa meningkat 35 persen dengan efisiensi AI per-watt 33 persen lebih baik. Hexagon NPU dirombak dengan Element Accelerator baru, dilengkapi Hexagon Direct Link serta Micro Tile Inferencing. Kapasitas memori bersama yang 50 persen lebih besar memungkinkan chip ini menjalan...

Apple Klaim Perangkatnya Kini Mampu Jalankan Model AI Raksasa Secara Lokal

Apple mengungkap bahwa memori yang lebih cepat serta dua unit Neural Engine pada perangkat terbarunya secara signifikan meningkatkan kemampuan menjalankan model AI berukuran besar secara lokal, tanpa bergantung pada layanan cloud. Dalam sebuah slide presentasi bertema "Enabling a Full Range of Local AI Inference," Apple memetakan kemampuan lini produknya, mulai dari iPhone dan iPad hingga Mac Studio, berdasarkan kapasitas memori, bandwidth, dan jumlah parameter aktif model AI yang bisa dijalankan.  iPhone dan iPad dengan 16GB unified memory disebut mampu menjalankan model dengan 14 miliar parameter aktif, meski bandwidth memori yang diklaim Apple, 76GB/s, sudah dilampaui chip A20 Pro yang mencapai 115,2GB/s. MacBook Air dan Mac mini, dengan memori hingga 64GB dan bandwidth hingga 307GB/s, sanggup menjalankan model hingga 70 miliar parameter. MacBook Pro kelas atas berbekal 128GB unified memory dapat menangani model 120 miliar parameter, setara laptop RTX Spark dengan kapasita...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Core i9-14900K Kembali Bermasalah, Pengguna Klaim Sudah Ganti CPU Empat Kali

Masalah stabilitas yang menghantui prosesor Intel Core i9-14900K tampaknya belum sepenuhnya berakhir. Meski Intel telah merilis pembaruan microcode melalui BIOS untuk mengatasi persoalan degradasi dan ketidakstabilan pada prosesor generasi ke-13 dan ke-14, seorang pengguna Reddit mengklaim telah mengganti Core i9-14900K miliknya hingga tiga kali dan kini menghadapi gejala serupa pada unit pengganti keempat. Pengguna dengan akun u/unvac tersebut menjalankan sistem dengan konfigurasi kelas atas, termasuk GeForce RTX 5090 dan RAM DDR5-6000 CL28 berkapasitas 64GB. Ia juga mengaku telah memperbarui BIOS motherboard serta menggunakan pengaturan default Intel, termasuk menonaktifkan opsi “Enforce All Limits”.  Sayangnya, sistem kembali mengalami Blue Screen of Death (BSOD) dengan kode 0xC0000005, salah satu error yang sebelumnya dikaitkan dengan masalah stabilitas CPU Intel generasi tersebut. Kondisi ini menjadi perhatian karena BIOS dan microcode terbaru seharusnya membantu mengurangi ri...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...