Langsung ke konten utama

Di Mana Cari dan Beli Crypto Paling Murah?

Anda baru masuk ke dunia blockchain dan cryptocurrency? Atau sedang mempertimbangkan untuk coba bertransaksi jual-beli di sana? Atau malah ingin investasi crypto untuk jangka panjang?

Salah satu dari sekian banyak pertanyaan yang mungkin terbersit dalam benak adalah: beli koin atau token crypto coin yang murah di mana? Dan ini tentunya pertanyaan yang lazim. Bukan bagi para pengguna baru saja, tetapi juga mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia crypto.

Nah, untuk Anda penasaran, ingin membeli koin atau token crypto yang murah di mana? Kali ini kita akan bahas jawaban sederhananya.

Catatan, bagi Anda yang baru mulai belajar trading crypto, Anda perlu mengenal beberapa platform trading terpercaya sebelum mulai melakukan trading. Salah satu platform trading yang terpercaya adalah KuCoin. Silakan simak di tautan berikut untuk memahami lebih lanjut tentang apa itu KuCoin.



Cara yang paling mudah untuk menjawab pertanyaan: Di Mana Cari dan Beli Crypto Paling Murah? Adalah dengan menginstalasikan satu aplikasi market watch yakni CoinGecko.


Buat yang belum pernah dengar, aplikasi yang satu ini serupa dengan Coinmarketcap dan sejenisnya, namun ia bisa lebih mendetail dan menjawab pertanyaan di atas tadi, yakni di mana cari dan beli crypto paling murah.

Tampilan antar muka aplikasi CoinGecko seperti di atas. Standar saja. Ia me-listing seluruh coin ataupun token terkemuka di dunia blockchain.

Secara default, daftar coin dan token tersebut disortir berdasarkan jumlah Market Cap atau kapitalisasi pasar crypto yang bersangkutan. Semakin tinggi kapitalisasi pasarnya, semakin banyak pula ia dipilih oleh para pemain crypto di seluruh dunia untuk disimpan, diinvestasikan ataupun di-trading-kan.

Anda yang baru saja terjun di dunia crypto dan ingin membeli, disarankan memilih salah satu dari coin atau token dengan Market Cap besar. Tidak perlu yang paling besar, tapi juga jangan yang sangat kecil peminatnya, demi menghindari risiko amblasnya dana Anda.

Nah, menjawab pertanyaan sesuai judul tadi, Di Mana Cari dan Beli Crypto Paling Murah? Anda tentukan dulu koin atau token yang ingin Anda beli. Sesuai saran kami di atas, belilah yang punya Market Cap memadai.

Sebagai contoh, kita pilih ADA (Cardano). Harganya relatif murah, masih USD 1,24 per koin namun punya Market Cap yang sangat besar, yakni 39,8 juta dollar AS. Nah, kalau Anda sudah memutuskan, misalnya akan membeli ADA atau Cardano, di mana tempat membeli yang murah? Ini dia.

Klik di icon ADA di CoinGecko, lalu Anda akan diantarkan ke halaman detail Cardano (ADA) seperti di bawah ini:

Di sini Anda akan disajikan informasi harga terakhir Cardano, statistik perubahan harganya dalam 24 jam terakhir. Nah, kalau Anda sudah yakin ingin membeli Cardano (ADA), untuk mencari informasi di mana beli harga coin yang paling murah, klik tab Exchanges di bagian atas.


Di halaman berikut, Anda akan disajikan data di mana Cardano (ADA) bisa Anda beli. Cari saja harganya yang paling murah di kolom Price. Scroll ke bawah sampai Anda menemukan Exchanger (Exch) tempat menjual Cardano (ADA) yang paling murah.

Tapi jangan langsung beli. Perhatikan kolom Trust paling kanan. Kalau hijau, silakan beli dari sana. Kalau warnanya oranye, kami tidak merekomendasikan Anda membeli dari sana. Kalau merah, jangan beli dari sana.

Saat artikel ini dibuat, tempat membeli Cardano (ADA) termurah adalah di Tokpie. Mereka menjual Cardano (ADA) di harga 1.23 dolar AS per coin, sementara exchanger lain menawarkan di harga 1.24 sampai 1.25 dolar AS per coin.

Baca juga:


Lalu, apakah Anda langsung install Tokpie, top-up dana ke sana lalu beli Cardano (ADA) dari Tokpie? Silakan. Tapi yang perlu diperhatikan, 24H Volume transaksi ADA/USDT di Tokpie hanyalah sebanyak 215.942 dolar AS. Relatif sepi, tidak banyak yang bertransaksi di sini. Bandingkan dengan Binance, misalnya.

Tapi berhubung Tokpie, exchanger asal Hong Kong ini punya reputasi yang cukup oke, silakan saja beli di sana.


Akhir kata, rata-rata exchanger menawarkan harga koin atau token tersebut di kisaran yang serupa. Selisihnya paling hanya nol koma sekian. Artinya, kalau Anda hanya membeli dengan modal sedikit, selisihnya tidak akan signifikan. Kecuali kalau misalnya Anda membeli dengan modal ratusan atau ribuan dolar AS.

Yang perlu Anda perhatikan, sebaiknya belilah koin tersebut di exchanger yang terkemuka. Binance, Kucoin, Hotbit, Gate.io misalnya. Atau ingin lebih mudah, beli di exchanger lokal seperti Indodax, Tokocrypto, Pintu dan Nanovest misalnya, bisa juga.

Oke, selamat mencoba dan membeli koin pertama Anda!

Postingan Populer

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

RTX 5050 Mundur, Nvidia Produksi Lagi RTX 3060?

Nvidia kembali memantik diskusi panas di segmen entry-level GPU setelah rumor terbaru menyebut peluncuran GeForce RTX 5050 varian 9GB ditunda hingga akhir Juni 2026. Penundaan ini menciptakan kekosongan di pasar GPU murah, segmen yang justru paling sensitif terhadap harga. Dikabarkan, penundaan tersebut memaksa Nvidia mengambil langkah yang terasa seperti mundur yakni menghidupkan kembali GeForce RTX 3060 12GB sebagai solusi sementara. Secara strategi, langkah ini sulit untuk tidak dikritisi. RTX 5050 9GB sejatinya diposisikan sebagai jawaban atas keterbatasan VRAM 8GB yang semakin terasa di game modern. Banyak judul terbaru kini menuntut kapasitas memori lebih besar, bahkan untuk setting menengah. Dalam konteks ini, konfigurasi 9GB memang terdengar “aneh”, tetapi tetap lebih relevan dibandingkan 8GB yang mulai menjadi bottleneck nyata. Namun, keputusan menunda produk tersebut justru membuka celah yang cukup besar. Nvidia seperti tidak memiliki opsi lain selain mengandalkan arsitektur ...

Waduh! Harga Wafer Naik per Semester Dua 2026.

United Microelectronics Corporation (UMC) resmi memberi sinyal kenaikan harga wafer yang akan berlaku pada paruh kedua 2026. Dalam surat kepada pelanggan tertanggal 16 April, perusahaan menyebut kombinasi biaya rantai pasok yang terus naik dan lonjakan permintaan, terutama dari sektor AI, sebagai alasan utama di balik penyesuaian ini. Secara naratif, alasan tersebut terdengar familiar. Industri semikonduktor memang sedang menghadapi tekanan biaya dari berbagai sisi: bahan baku, energi, hingga logistik. Namun, istilah “tight capacity” yang digunakan UMC sebenarnya lebih dari sekadar jargon teknis.  Dalam praktiknya, ini berarti permintaan chip melampaui kapasitas produksi, memberi produsen posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk menaikkan harga. UMC juga menegaskan bahwa investasi untuk ekspansi teknologi dan kapasitas menjadi faktor pendorong. Tetapi di balik itu, ada dinamika pasar yang lebih kompleks. Permintaan AI saat ini memang sedang melonjak, namun tidak semua segmen memilik...