Langsung ke konten utama

Laptop Gaming MSI Intel Terbaru Mendarat. Berapa Harganya?

Pasar laptop gaming di Indonesia kian semarak. Pandemi Covid-19 membuat orang tidak bisa banyak kemana-mana, banyak berdiam di rumah, dan main game adalah salah satu pelariannya.

Melihat kondisi seperti ini, MSI yang merupakan salah satu produsen PC dan laptop khusus gaming, tak mau ketinggalan. Ia pun menjadi salah satu vendor laptop gaming yang memperbarui produk mereka.


Terbaru, MSI menghadirkan peningkatan performa laptop gaming mereka dengan mengandalkan prosesor Intel Core Generasi ke-11. Dan di Indonesia, produsen laptop asal Taiwan tersebut merilis dua produk terbaru yaitu MSI GP66 Leopard dan MSI GE66 Raider.

Kehadiran dua laptop gaming MSI ini dibarengi dengan program pre-order bertajuk “Power-Up Week” yang menyediakan bonus Steam Wallet untuk setiap pembelian. Dari sisi spesifikasi, kedua laptop yang dirilis tadi dipastikan menyediakan dua performa terbaik untuk gaming.


Model pertama, MSI GP66 Leopard. Ia hadir dengan mengandalkan performa dari prosesor Intel Core i7 Generasi ke-11 H Series. Laptop tersebut mengusung layar 15,6 inci resolusi QHD (2560x1440) yang punya refresh rate 165Hz.

Kartu grafisnya juga mumpuni, sudah mengandalkan Nvidia GeForce RTX 30 Series. Ya, MSI GP66 Leopard menyediakan pilihan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3070 dan RTX 3060.

Dari sisi storage, kapasitas penyimpanan yang disediakan juga sudah sangat lega. Konfigurasinya terdiri dari 1TB NVMe PCIe Gen4 x4 SSD atau yang lebih kecil yang berkapasitas 512GB. Sementara dari kapasitas RAM, MSI memberikan RAM sebesar 16GB yang terdiri dari 2x 8GB DDR4.


Baca juga:

 
Laptop ini juga memiliki fitur unggulan di sistem pendingin yakni dengan MSI Cooler Boost 5 serta keyboard yang mengandalkan keyboard buatan Steelseries. Di sisi konektivitas, ia juga sudah siap terhubung ke WiFi 6E.

Model kedua, yakni seri MSI GE66 Raider, hadir dengan tampilan lebih menarik perhatian lewat efek RGB di bagian mystic light bar. Laptop tersebut memiliki spesifikasi layar yang sama dengan MSI GP66 Leopard namun dengan spesifikasi dapur pacu lebih tinggi.


Sebagai gambaran, MSI GE66 Raider mengandalkan prosesor Intel Core Generasi ke-11 Core i9-11980HK dan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3070. Di bagian storage, ada 1TB NVMe PCIe Gen4 x4 SSD yang sangat kencang dan RAM DDR4 16GB (dual channel 2x 8GB).
 
Kedua laptop ini dibanderol dengan harga yang sangat pantas. Di Indonesia, MSI GE66 Raider dibanderol di harga Rp41.999.000, Adapun seri MSI GP66 Leoparad dipasarkan di harga mulai dari Rp26.999.000. Menarik bukan?

Postingan Populer

Axioo Pongo Versi AMD Resmi Beredar di Indonesia

Axioo resmi meluncurkan lini terbaru Axioo Pongo AMD Series yang terdiri dari Axioo Pongo 755 AMD dan Axioo Pongo 765 AMD. Dibanderol mulai Rp19 jutaan, seri ini menyasar gamer dan kreator konten yang membutuhkan performa tinggi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan segmen flagship. Kedua model mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 255 yang dipadukan dengan GPU RTX 5050 (Pongo 755) dan RTX 5060 (Pongo 765) dengan TGP hingga 115W.  Secara spesifikasi, kombinasi ini cukup menjanjikan untuk gaming modern dan kebutuhan produktivitas seperti editing atau rendering ringan, meski performa riil tetap sangat bergantung pada optimasi sistem dan pendinginan. Axioo juga membekali perangkat ini dengan RAM DDR5 dan storage PCIe Gen 4, memberikan fondasi yang relevan untuk kebutuhan saat ini. Dukungan upgrade menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna yang ingin memperpanjang masa pakai perangkat tanpa harus mengganti unit secara keseluruhan. Di sisi visual, layar 16 inci FHD+ dengan rasio 16:...

Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Setelah debut global di ajang CES 2026, Intel resmi membawa prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, ke pasar Indonesia. Kehadiran generasi ini langsung menempatkan Intel di pusat tren yang sedang naik daun, yakni AI PC.  Namun di balik narasi besar tersebut, pertanyaan utamanya tetap sama. Apakah ini lompatan nyata, atau sekadar evolusi yang dibungkus istilah baru? Secara arsitektural, Core Ultra Series 3 dibangun di atas proses Intel 18A dengan pendekatan SoC yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket. Ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan cloud. Intel mengklaim NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS, angka yang secara teoritis cukup untuk menangani berbagai workload AI modern, mulai dari inferensi hingga generative tasks ringan. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat menjanjikan. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU dan GPU berbasis Intel Arc dengan 12 Xe-core. Intel mengklaim peningkatan performa multi...

Monitor Eksternal untuk MacBook Dirilis oleh BenQ

BenQ resmi meluncurkan lini monitor MA Series di Indonesia. Seri ini secara spesifik ditujukan untuk pengguna MacBook yang membutuhkan layar eksternal dengan konsistensi visual, terutama dalam hal warna, ketajaman, dan karakter tampilan yang mendekati panel bawaan Apple. Secara positioning, MA Series mencoba mengisi celah yang selama ini cukup relevan yakni monitor eksternal yang benar-benar “match” dengan ekosistem Mac. Namun, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan, apakah ini solusi nyata atau sekadar diferensiasi marketing di pasar monitor premium? Dari sisi lineup, BenQ menawarkan beberapa varian dengan pendekatan berbeda. Model seperti MA270U dan MA320U hadir dengan resolusi 4K dan panel Nano Matte, yang berfokus pada kenyamanan visual dengan minim pantulan cahaya. Ini relevan untuk penggunaan jangka panjang, terutama di lingkungan kerja dengan pencahayaan tinggi. Sebaliknya, MA270UP dan MA320UP menggunakan panel Nano Gloss yang menonjolkan kontras dan vibransi warna. Karakter...

Kelebihan Realme C85 Pro. Baterai Badak Harga Rp3 Juta Saja!

Realme kembali meramaikan segmen menengah lewat peluncuran Realme C85 Pro. Perangkat ini langsung menarik perhatian karena menawarkan kombinasi yang tidak biasa di kelas Rp3 jutaan, baterai jumbo 7.000 mAh, sertifikasi ketahanan tinggi, serta spesifikasi yang difokuskan untuk penggunaan intensif, terutama di luar ruangan. Secara positioning, Realme secara terang menargetkan pengguna lapangan. Mulai dari pekerja konstruksi hingga teknisi yang membutuhkan smartphone tangguh dan tahan lama. Sertifikasi IP69 Pro dan klaim standar militer menunjukkan pendekatan tersebut bukan sekadar gimmick. Namun, di titik ini, validasi penggunaan nyata tetap krusial untuk memastikan apakah proteksi tersebut benar-benar konsisten di kondisi ekstrem. Di sektor layar, Realme C85 Pro membawa panel AMOLED 6,8 inci FHD+ dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 4.000 nits. Secara teknis, ini menjadi salah satu nilai jual utama, terutama untuk visibilitas di bawah sinar matahari langsung. Kombinasi...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...