Langsung ke konten utama

MSI Motherboard B560M Pro, untuk Gaming Lancar Tanpa Lemot?

Selama pandemi Covid-19 kita banyak menghabiskan waktu di rumah. Dan selama itu, menurut survey, sebanyak 82 konsumen global memilih untuk bermain video game dan menonton konten video game selama di rumah saja.

Dan benar saja. Pertengahan tahun 2020 adalah puncak peningkatan pemain video game sepanjang sejarah.


Beberapa negara dengan peningkatan jumlah pemain video game terbanyak di antaranya adalah Amerika Serikat (AS) dengan presentase 46 persen, lalu diikuti oleh Prancis sebanyak 41 persen, Inggris 28 persen, dan Jerman 23 persen. '

Ternyata, selama pandemi, konsumen mencari cara untuk menghabiskan waktu dan membantu mengalihkan perhatian mereka dari apa yang terjadi di dunia nyata.

Ternyata, tren video game dan eSports telah membantu menciptakan pengalihan yang sangat dibutuhkan banyak konsumen di dunia.


Dengan peningkatan pengguna video game, produsen perangkat keras gaming seperti MSI pun tidak ingin ketinggalan memberikan produk terbaru yang canggih. Salah satunya adalah lewat produk motherboard B560.

Wabil khusus bagi Anda yang sedang ingin upgrade komputer karena komputer lama sudah lemot atau yang ingin merakit CPU sendiri, Anda bisa memilih motherboard ini sebagai pusat penghubung komputer yang anti lemot.

Motherboard dengan chipset B560 memiliki design premium untuk performa maksimal. Secara umum, motherboard MSI ini memiliki fitur extended heatsink untuk menjaga suhu motherboard tetap rendah saat menjalankan prosesor Intel generasi terbaru di performa maksimalnya.


Baca juga:


Selanjutnya, ada juga fitur core boost yang dibuat untuk mengalirkan arus yang tidak terdistorsi ke CPU dengan akurasi yang tinggi, sehingga menciptakan kondisi yang sempurna untuk overclocking.

Sebagai informasi, overclocking adalah upaya yang dilakukan untuk mendapatkan performa yang lebih dari sebuah komponen PC. Cara adalah dengan mengubah clock-rate, multiplier, dan juga voltase dari komponen PC tersebut.


Overclocking pada dasarnya memungkinkan pengguna untuk mendapatkan performa tambahan secara gratis dari part yang sedang digunakan karena performa dari sebuah komponen out-of-the box bukanlah sebuah hal yang mutlak. 

Selain itu, overclocking juga akan memberikan pengaruh seperti FPS yang lebih tinggi pada saat bermain game dan render/preview time yang lebih cepat saat melakukan editing video. Dan motherboard MSI B560 yang dipasarkan di kisaran harga Rp1,8 jutaan ini diklaim handal untuk melakukannya.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...