Langsung ke konten utama

Aplikasi VPN PC Terbaik dan Anti Blokir

Bagi Anda yang suka menerabas situs-situs yang sudah diblokir pemerintah, pasti sudah tidak asing dengan VPN. Ya, VPN adalah singkatan dari Virtual Private Networks yang merupakan salah satu aplikasi yang sebenarnya memiliki banyak manfaat.

Sebagai informasi, VPN adalah sebuah security tool yang biasa digunakan di dunia internet. Seiring berjalannya waktu, VPN ini tidak hanya bisa Anda akses di PC saja, namun sudah banyak tersedia juga untuk smartphone dan hadir di Playstore ataupun App Store.


VPN memiliki kelebihan dalam mengamankan kegiatan selancar Anda di internet saat menggunakan jaringan publik seperti Wifi umum dengan tetap aman. Dengan VPN, firewall suatu koneksi wifi akan dapat ditembus dan tetap dapat menjelajah konten yang telah dilarang.

Asal tahu saja, dengan berbagai penawaran manfaat keamanan yang fantastis ini, tidak berarti bahwa semua aplikasi VPN adalah berbayar. Ada beberapa aplikasi VPN yang tetap gratis dengan tetap memberikan keamanan yang premium.


Nah, buat Anda yang ingin mencoba atau membutuhkan aplikasi VPN, silakan lanjutkan baca artikel berikut:

Aplikasi VPN PC Terbaik dan Anti Blokir

Speedify
Aplikasi VPN pertama yang kami rekomendasikan adalah Speedify. VPN ini tersedia gratis dan disukai oleh para penggunanya karena dapat digunakan untuk membuka blokiran ke situs-situs tertentu.

Yeng menarik, aplikasi ini diklaim telah menggunakan enkripsi jenis AES yang terjamin aman dalam melindungi aktivitas selancar internet penggunanya. Kuota gratis sebesar 1 GB juga disediakan bagi para penggunanya yang menggunakan Speedify secara gratis.

Kelebihan yang dimiliki VPN ini adalah bisa digunakan dengan gratis, menyediakan lebih dari seribu server yang tersebar di 32 negara di dunia. Sedangkan kekurangannya, kuota gratis yang diberikan VPN ini terbatas, yaitu hanya 1GB dan kecepatan koneksinya tidak terlalu bagus.

Tunnel Bear
Dengan namanya yang lucu, aplikasi VPN ini lumayan populer di kalangan pengguna pemula. Tampilannya yang sederhana, menjadikan VPN Tunnel Bear ini sangat cocok bagi Anda yang sama sekali belum pernah menggunakan aplikasi VPN lain sebelumnya.

Dengan Tunnel Bear, Anda dijamin tidak akan bingung dengan tampilannya. Aplikasi ini juga menyediakan kuota sebesar 500MB setiap bulan secara gratis. Aplikasi VPN ini telah terenkripsi AES 256-bit yang dikenal kuat dan juga aman.

Kelebihan dari VPN ini adalah tampilannya yang sederhana dan mudah dipelajari. Selain itu, VPN ini juga tetap aman untuk digunakan di Wifi umum. Anda juga tidak perlu khawatir dengan kerahasiaan informasimu sebagai pengguna, terjamin terjaga dengan baik.


Baca juga:


Adapun kekurangannya adalah, VPN ini tidak bisa digunakan untuk mengakses Netflix. Selain itu, kuota gratis yang disediakan juga terbatas dengan koneksi internet yang cenderung lambat.

Hotspot Shield
Aplikasi VPN selanjutnya yang kami rekomendasikan untukmu adalah Hotspot Shield. Tidak hanya tersedia untuk Windows, aplikasi ini juga bisa digunakan di macOS.

Hotspot Shield menyediakan sekitar 3.200 server yang menyebar di berbagai negara di dunia. Kecepatan VPN ini juga tidak perlu diragukan, termasuk untuk download maupun streaming berbagai video maupun film favorit Anda. Selain itu, Anda juga dapat menghubungkan 5 perangkat dalam satu waktu secara bersamaan loh.

Sayangnya, Anda perlu membayar untuk dapat menikmati aplikasi satu ini. Namun tenang, Anda dapat mendapatkan free trial 7 hari yang bisa Anda manfaatkan sebagai pertimbangan untuk menggunakan aplikasi ini atau tidak.

Kelebihan yang ditawarkan oleh Hotspot Shield adalah, aplikasi ini mudah digunakan, bandwith unlimited, dan mudah mengakses Youtube, Netflix, dan berbagai server lain. Kekurangannya, aplikasi ini tidak menyediakan live chat bagi customernya.

Beberapa VPN tersebut dapat Anda coba untuk bisa berselancar di internet dengan aman, nyaman, dan anti blokir. Setiap aplikasi memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Anda tinggal menentukan aplikasi mana yang pas dengan yang Anda butuhkan dan sesuai dengan keinginan Anda.


Hati-hati juga dalam memilih aplikasi VPN yang aman, karena di luaran sana banyak sekali software tipu-tipu yang mengaku menyediakan layanan VPN namun malah mencuri data penggunanya.

Gimana guys, mana yang akan Anda pilih? Kalau kami sendiri, lebih sering menggunakan browser Opera yang sudah dilengkapi dengan fitur VPN internalnya.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

Meta Luncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Baru untuk Coding dan AI Agent

Meta resmi meluncurkan Muse Spark 1.1, model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang difokuskan untuk kebutuhan coding dan AI agent. Model ini menjadi pembaruan besar pertama sejak Alexandr Wang memimpin divisi Meta Superintelligence Labs (MSL), sekaligus menjadi langkah Meta untuk memperkecil ketertinggalan dari OpenAI, Anthropic, dan Google di pasar AI generatif. Berbeda dari versi awal yang hanya tersedia bagi mitra tertentu melalui API privat, Muse Spark 1.1 kini memasuki tahap public preview. Meta membuka akses API melalui portal pengembangnya sehingga developer dapat mendaftar ke daftar tunggu untuk mengintegrasikan model tersebut ke aplikasi mereka.  Untuk sementara, akses masih dibatasi melalui infrastruktur Meta dan belum tersedia di platform pihak ketiga seperti OpenRouter. Meta mengklaim Muse Spark 1.1 merupakan model AI terkuat yang pernah dikembangkannya untuk tugas pemrograman dan AI agent. Menurut Alexandr Wang, model ini dioptimalkan agar mampu bekerja dengan berbagai a...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...