Langsung ke konten utama

3 Aplikasi VPN Terbaik untuk Atasi Blokir WhatsApp Facebook dan Instagram

Saat kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan beberapa kawasan lain di Indonesia, pemerintah bergerak cepat untuk meredam beredarnya hoax, baik berupa foto editan, video, meme dan lain-lain yang berpotensi memicu kondisi yang lebih serius.

Sayangnya, kita-kita yang muak terhadap politik dan benci dengan hal-hal yang berbau partai, politisi, apalagi hal-hal yang berbau provokasi, mau tidak mau kita juga terkena imbas. Sebenarnya, masih ada cara lain agar kita tetap dapat terhubung dengan media sosial atau instan messenger tersebut tanpa masalah. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi VPN (Virtual Private Network).


Nah, berikut ini 3 aplikasi VPN terbaik untuk mengatasi blokir WhatsApp, Facebook, Instagram dan juga browser yang bisa Anda gunakan di smartphone Anda. Tinggal search lalu download dari PlayStore atau App Store, install, aktifkan, maka Anda sudah bisa langsung menjelajah dengan lancar.


AVG Secure VPN
Aplikasi VPN yang satu ini dibesut oleh produsen software antivirus terkemuka. Artinya, potensi dia melakukan kecurangan atau pencurian data bisa diminimalisir. Yang menarik, ia punya enkripsi keamanan sekelas bank. Tingkat enkripsi AES 256 bit mereka mengikuti standar keamanan perbankan, dan bahkan militer. Singkat kata, secara teoritis, VPN mereka tidak dapat di-crack.

AVG Secure VPN punya lebih dari 50 lokasi yang dapat Anda pilih dan Anda bisa menggunakan satu akun untuk melindungi hingga 5 perangkat sekaligus. Selain ponsel pintar dan tablet Android, AVG Secure VPN juga bisa digunakan di perangkat PC Windows, Mac, dan iOS. Aplikasi ini gratis selama 7 hari dan kalau ingin melanjutkan, Anda bisa memilih tarif Rp33.333 per bulan atau Rp400 ribu per tahun.

Baca juga:

ExpressVPN
Software yang satu ini dibesut oleh salah satu penyedia jasa VPN premium. Ia punya 3000 server yang berlokasi di 94 negara. Layanan ExpressVPN bisa digunakan di berbagai perangkat dan platform seperti Windows, Mac, iPhone, iPad, Android, Linux dan router. Ia juga bisa dikonfigurasi secara manual untuk berbagai perangkat lain.

Software ini bisa digunakan secara cuma-cuma selama 7 hari. Setelah itu, Anda bisa membayar 12.95 dolar AS per bulan, 9,99 dolar AS jika berlangganan selama 6 bulan, atau 6,67 dolar AS jika Anda membeli layanan langsung untuk 15 bulan. Adapun satu lisensi ExpressVPN bisa digunakan untuk 3 perangkat sekaligus.

CyberGhostVPN
Aplikasi VPN ini merupakan salah satu yang punya antarmuka yang tidak njelimet. Meski demikian, ia punya banyak fitur yang sangat berguna. Ia dilengkapi dengan enkripsi AES 256-bit, mendukung Windows, Mac, iOS, Linux dan bisa dipasang di router.

Menggunakan versi berbayarnya, Anda akan mendapatkan bandwidth unlimited dan bisa mengakses lewat 3656 server di seluruh dunia. Sebanyak 7 perangkat sekaligus bisa menggunakan satu akun CyberGhost VPN ini.


Satu hal yang perlu diperhatikan, VPN berfungsi bagaikan proxy server. Artinya, dia bisa saja menyimpan data-data apa yang Anda kirimkan, apa yang Anda download, situs mana yang Anda kunjungi dan lain-lain. Tidak menutup kemungkinan, saat Anda terhubung ke Internet lewat VPN, ia juga bisa menangkap credential Anda misalnya user name atau password.

Kalau sudah begitu, Anda perlu berhati-hati saat beraktivitas di Internet menggunakan VPN. Apalagi VPN gratisan. Demi keamanan Anda sendiri. Jika ingin lebih nyaman, gunakan VPN berbayar. Tentunya dari produsen software terkemuka.

Postingan Populer

Asus ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Terbaik dengan Intel Core Ultra X9 Series 3

Pada ajang CES 2026 Las Vegas, Asus ExpertBook Ultra (B9406) diperkenalkan sebagai representasi terbaru dari arah industri laptop profesional. Laptop yang semakin mengedepankan keseimbangan antara desain ringkas, performa berbasis AI, dan keamanan kelas enterprise.  Asus ExpertBook Ultra muncul di tengah meningkatnya adopsi Copilot+ PC dan kebutuhan komputasi cerdas di lingkungan kerja modern. Laptop Asus yang satu ini sengaja diposisikan sebagai standar baru untuk laptop bisnis ultra-premium. Dari sisi desain, Asus ExpertBook Ultra menonjol lewat bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan hanya 10,9 mm. Rangka magnesium-aluminium dengan Nano Ceramic Technology tidak hanya memberikan tampilan elegan, tetapi juga meningkatkan daya tahan tanpa mengorbankan portabilitas.  Pendekatan ini menyasar profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat ringan, namun tetap kokoh untuk penggunaan jangka panjang. Di sektor performa, laptop Asus ini ditenagai hingga prosesor Intel Core U...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Tablet Windows Terbaik dari Asus untuk AI dan Creator Profesional

Asus ProArt PZ14 (HT7407) menegaskan ambisi Asus untuk memperluas ekosistem perangkat kreator portabel di era komputasi berbasis AI. Tablet yang diperkenalkan di ajang CES 2026 ini diposisikan sebagai perangkat paling bertenaga di lini ProArt, menyasar kreator yang membutuhkan fleksibilitas tinggi tanpa harus berkompromi pada performa.  Di tengah tren kerja mobile dan produksi konten lintas platform, ProArt PZ14 hadir sebagai solusi “studio berjalan” yang semakin relevan. Dari sisi performa, Asus ProArt PZ14 ditenagai prosesor Snapdragon X2 Elite dengan konfigurasi 18-core dan kemampuan pemrosesan AI hingga 80 TOPS. Angka ini menempatkannya di kelas atas perangkat Copilot+ PC berbasis ARM. Untuk alur kerja kreatif modern, mulai dari editing visual, ilustrasi digital, hingga pemrosesan konten berbasis AI, kombinasi performa CPU dan akselerasi NPU memberikan respons yang cepat dan efisien. Dukungan Copilot+ PC serta aplikasi Asus Creator Apps seperti StoryCube dan MuseTree memperkuat...

Harga Laptop Naik, Penjualan Laptop Global Diprediksi Turun

Kenaikan harga komponen kembali menjadi sorotan utama industri PC global. Berdasarkan laporan terbaru TrendForce, lonjakan harga memori kini memberikan tekanan serius terhadap harga laptop di pasar global, sekaligus mempersempit ruang gerak produsen dalam menentukan strategi harga dan promosi.  Kondisi ini terjadi di tengah pemulihan ekonomi yang berjalan lambat serta perilaku konsumen yang semakin berhati-hati dalam berbelanja. Dari data terbaru, TrendForce merevisi proyeksi pengiriman notebook global tahun 2026 menjadi turun 5,4 persen secara tahunan (YoY), dengan total sekitar 173 juta unit. Penurunan ini mencerminkan sikap konservatif merek laptop dalam mengelola inventori, skema diskon, serta konfigurasi produk akibat meningkatnya biaya produksi.. Jika kenaikan harga memori tidak melambat hingga kuartal kedua 2026 dan produsen gagal meneruskan biaya tersebut ke konsumen, permintaan laptop entry-level berpotensi tertekan lebih jauh. Dalam skenario terburuk, pengiriman notebook ...