Langsung ke konten utama

Apakah Aplikasi Bajakan atau Crack Berbahaya?

Banyak di antara kita yang membiasakan diri untuk mencari aplikasi yang gratis dan kadang bajakan, tanpa perlu ada biaya untuk membeli yang asli atau original. Selain itu, adanya website penyedia layanan aplikasi bajakan membuat orang memikirkan solusi alternatif supaya bisa menggunakan aplikasi dengan kelebihan yang luar biasa. Didapat dengan gratis.

Lalu bagaimana dengan aplikasi bajakan? Aplikasi bajakan adalah aplikasi yang sudah dimodifikasi untuk mendapatkan fitur-fitur yang biasanya hanya didapat ketika Anda membeli aplikasi versi asli. Tentunya dibutuhkan adanya aplikasi lain yang membuat aplikasi bajakan bekerja sebagai support atau melemahkan keamanan aplikasi.




Berikut ini beberapa bahaya yang bisa Anda hadapi jika menggunakan aplikasi bajakan:

A. Ancaman Hacker
Ancaman paling utama adalah ketika Anda menggunakan aplikasi bajakan adalah, laptop Anda dapat dengan mudahnya disusupi oleh hacker jaringan lokal ataupun internasional. Selain itu ada kalanya data yang kita punya dapat dicuri dengan mudahnya menggunakan software bajakan yang kita punya.

B. Ancaman Malware
Apakah anda sering melihat aplikasi yang tidak Anda install tapi hadir di layar utama dekstop? Itu merupakan suatu malware yang bisa mengendalikan seluruh proses yang ada pada komputer Anda. Biasanya Anda akan mendapatkan suatu gangguan iklan yang sangat banyak, menyebarkan virus yang berbahaya ke perangkat kita misalnya trojan, worm, ataupun virus yang susah sekali untuk dihilangkan.

Kerugian lain yang bisa anda rasakan adalah para peretas membajak akun-akun penting yang kita punya di perangkat kita.

Baca juga:

C. Terjerat Hukum
Penyalahgunaan aplikasi bajakan sekarang sudah diatur dalam UU ITE yang mengatur tentang  perlindungan informasi dan transaksi elektronik. Selain itu juga UU ITE melampirkan tentang pelarangan penyalahgunaan konten berbasis aplikasi.

Solusi dari permasalahan yang bisa ditimbulkan oleh aplikasi bajakan dan kemungkinan hacker yang menyusup kedalam perangkat kita entah itu laptop atau smartphone adalah tentunya dengan tidak menginstalasikan aplikasi seperti itu.

Ada kalanya kita senantiasa harus menjaga agar data yang kita punya tetap rahasia dan privat. Oleh karena itu, kita harus membeli suatu program atau aplikasi di toko resmi dan terverifikasi agar menghindari dampak yang akan ditimbulkan setelahnya.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...

Acer Dukung Lahirnya Generasi Baru Game Developer Lokal

Acer Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri game nasional dengan sukses menggelar Global Game Jam (GGJ) 2026 di Bandung. Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 1 Februari 2026 tersebut menjadi wadah bagi talenta muda Indonesia untuk berinovasi, berkolaborasi, dan menghasilkan karya game orisinal yang berpotensi bersaing di pasar global. Melalui Predator Gaming Indonesia, Acer menghadirkan berbagai perangkat laptop gaming tipis berperforma tinggi seperti Predator Triton 14 AI, Predator Helios Neo 16S AI, Acer Nitro V15, dan Acer Nitro Lite. Perangkat-perangkat ini digunakan langsung oleh para peserta selama 48 jam pengembangan game, mendukung proses kreatif dari tahap eksplorasi ide hingga penyempurnaan konsep. Renaldy Felani, Marketing Communications Manager Acer Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran Acer di Global Game Jam bukan sekadar sebagai ajang kompetisi. “Global Game Jam kini berperan sebagai ruang strategis untuk mendorong masa d...