Langsung ke konten utama

Spesifikasi Qualcomm Snapdragon 670 Terungkap

Tampaknya peta persaingan prosesor smartphone kini kian keras. Qualcomm, sang produsen utama di industri microchip untuk perangkat pintar tersebut mendapat banyak pesaing baru sehingga mau tidak mau mereka terus berinovasi, merilis sejumlah pilihan-pilihan baru, prosesor smartphone yang bisa digunakan oleh pelanggannya.

Di segmen mid to high, tak lama setelah menghadirkan prosesor Qualcomm Snapdragon 636 yang digadang-gadang ditujukan untuk menggantikan prosesor Snapdragon 625 yang sangat terkenal punya efisiensi energi yang sangat baik tapi juga punya performa mumpuni, Qualcomm menghadirkan solusi baru. Wujudnya adalah dalam varian Snapdragon 710.


Belum banyak menyambangi pasar, kini produsen asal San Diego, California tersebut merilis varian lain. Adalah Snapdragon 670, chip anyar yang duduk di papan tengah dalam seri Snapdragon 600 dan dioptimalkan untuk tugas-tugas terkait pengolahan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence, AI).
 
Fungsi-fungsi AI seperti setting kamera otomatis antara lain dijalankan dengan DSP Hexagon 685 yang tertanam di Snapdragon 670, berikut AI Engine generasi ketiga dari Qualcomm. Mesin AI dalam penerus dari Snapdragon 660 ini diklaim menawarkan kinerja hingga 1,8 kali lebih tinggi dibanding sebelummya.

Baca juga:

Dari sisi performa, Qualcomm turut menjanjikan respon yang lebih cepat dan kemampuan bekerja secara offline karena AI berjalan di perangkat, bukan lewat internet. Adapun jeroan Snapdragon 670 terdiri dari dua inti CPU Kyro 360 (Cortex-A75) berkecepatan tinggi yang frekuensinya dipatok di angka 2GHz, berikut enam core CPU Cortex-A55 1,7 GHz yang hemat daya.

Untuk pengolah grafisnya alias GPU, Qualcomm mempercayakannya pada Adreno 615.

Tak hanya itu, Qualcomm juga menghadirkan teknologi LTE X12 yang menawarkan kecepatan downlink hingga 600Mbps dan uplink hingga 150Mbps, juga ISP Spectra 250 yang menjalankan fitur-fitur khusus terkait kamera seperti noise reduction dan image stabilization.

Snapdragon 670 mendukung penggunaan dual camera dengan resolusi masing-masing sebesar 16 megapiksel atau kamera tunggal dengan resolusi 25 megapiksel. Seperti dilansir GSM Arena, Snapdragon 670 diklaim menawarkan peningkatan kinerja CPU hingga 15 persen lebih tinggi. Sementara kecepatan olah grafisnya disebut 25 persen lebih ngebut dengan penggunaan dayanya justru 30 persen lebih irit.


Kabar gembiranya, Snapdragon 670 sudah tersedia secara komersial, namun penggunaannya tergantung pada pabrikan perangkat mobile yang berminat. Belum diketahui smartphone mana saja yang akan mengusung chip baru ini.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Harga Laptop Naik, Penjualan Laptop Global Diprediksi Turun

Kenaikan harga komponen kembali menjadi sorotan utama industri PC global. Berdasarkan laporan terbaru TrendForce, lonjakan harga memori kini memberikan tekanan serius terhadap harga laptop di pasar global, sekaligus mempersempit ruang gerak produsen dalam menentukan strategi harga dan promosi.  Kondisi ini terjadi di tengah pemulihan ekonomi yang berjalan lambat serta perilaku konsumen yang semakin berhati-hati dalam berbelanja. Dari data terbaru, TrendForce merevisi proyeksi pengiriman notebook global tahun 2026 menjadi turun 5,4 persen secara tahunan (YoY), dengan total sekitar 173 juta unit. Penurunan ini mencerminkan sikap konservatif merek laptop dalam mengelola inventori, skema diskon, serta konfigurasi produk akibat meningkatnya biaya produksi.. Jika kenaikan harga memori tidak melambat hingga kuartal kedua 2026 dan produsen gagal meneruskan biaya tersebut ke konsumen, permintaan laptop entry-level berpotensi tertekan lebih jauh. Dalam skenario terburuk, pengiriman notebook ...

Asus ExpertBook Ultra, Laptop Bisnis Terbaik dengan Intel Core Ultra X9 Series 3

Pada ajang CES 2026 Las Vegas, Asus ExpertBook Ultra (B9406) diperkenalkan sebagai representasi terbaru dari arah industri laptop profesional. Laptop yang semakin mengedepankan keseimbangan antara desain ringkas, performa berbasis AI, dan keamanan kelas enterprise.  Asus ExpertBook Ultra muncul di tengah meningkatnya adopsi Copilot+ PC dan kebutuhan komputasi cerdas di lingkungan kerja modern. Laptop Asus yang satu ini sengaja diposisikan sebagai standar baru untuk laptop bisnis ultra-premium. Dari sisi desain, Asus ExpertBook Ultra menonjol lewat bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan hanya 10,9 mm. Rangka magnesium-aluminium dengan Nano Ceramic Technology tidak hanya memberikan tampilan elegan, tetapi juga meningkatkan daya tahan tanpa mengorbankan portabilitas.  Pendekatan ini menyasar profesional dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat ringan, namun tetap kokoh untuk penggunaan jangka panjang. Di sektor performa, laptop Asus ini ditenagai hingga prosesor Intel Core U...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Video Game Terbukti Meningkatkan Fungsi Otak, Ini Temuan Ilmiah Terbarunya

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa video game bukan sekadar hiburan, melainkan dapat membantu otak memproses informasi secara lebih efisien dan beradaptasi terhadap tugas kompleks. Namun, manfaat kognitif ini sangat bergantung pada jenis game yang dimainkan serta bagaimana game tersebut menantang sistem kognitif pemain. Aaron Seitz, profesor psikologi dan Direktur Brain Game Center di Northeastern University, menjelaskan bahwa video game melatih keterampilan kompleks dalam lingkungan simulasi dinamis. Berbeda dengan brain game konvensional yang cenderung sederhana, game arus utama memaksa pemain membuat keputusan cepat, mengelola banyak variabel, dan beradaptasi secara berkelanjutan. Psikolog C. Shawn Green dari University of Wisconsin–Madison dan Carlos Coronel dari Trinity College Dublin menekankan bahwa struktur dan tempo permainan sangat menentukan dampak kognitif. Riset mereka menunjukkan bahwa genre real-time strategy (RTS) dan game aksi cepat memberikan manfaat paling konsist...