Langsung ke konten utama

Aplikasi Download Lagu di Android Terbaik

Memiliki koleksi lagu yang bisa diperdengarkan secara offline di penyimpanan pribadi smartphone Android kita tentu menjadi suatu hal yang menyenangkan. 

Namun untuk bisa melakukan hal tersebut, kita membutuhkan aplikasi yang bisa membantu proses download. Tentunya agar kita bisa mendengarkan kapan saja sesuai keinginan.


Nah, saat ini ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk men-download lagu di smartphone Android. Beberapa aplikasi yang kami maksud antara lain adalah sebagai berikut.

Langit Musik
Aplikasi satu ini merupakan aplikasi besutan anak bangsa yang bisa digunakan untuk streaming sekaligus men-download musik.


Cara download di aplikasi Langit Musik juga sangat mudah. Karena tinggal satu klik saja, lagu sudah bisa tersimpan ke memori smartphone Android dan bisa diperdengarkan kapan dan di mana saja.

Namun satu hal yang perlu menjadi catatan adalah, aplikasi ini bisa melakukan download apabila sudah berlangganan akun premium. 

Namun tidak perlu khawatir, karena biaya yang dibebankan masih cukup terjangkau yaitu Rp6.600 per minggu. 

Satu lagi keuntungan yang bisa diambil dari aplikasi satu ini ialah saat menggunakan kartu Telkomsel. Jika pengguna menggunakan kartu operator tersebut, ia bisa streaming tanpa takut kuotanya habis.

Deezer
Aplikasi download lagu selanjutnya adalah Deezer. Aplikasi yang satu ini digadang-gadang sebagai aplikasi download lagu termudah. 

Developer aplikasi ini mengklaim bahwa mereka menyediakan lebih dari 56 juta lagu yang dapat didengarkan secara gratis. Jenis lagu yang tersedia juga sangat beragam. Mulai dari lagu dalam negeri hingga luar negeri.

Kelebihan aplikasi Deezer ini adalah berupa kemudahan dalam penggunaan aplikasi, tersedianya fitur untuk mengenal judul lagu, chart lagu populer di mancanegara dan juga Indonesia dan juga pustaka lagu yang beragam. 

Namun sayangnya, hal tersebut bisa didapatkan apabila pengguna sudah menggunakan akun premium. 

Joox
Aplikasi yang satu ini memang sudah tidak asing lagi untuk didengar. Joox dapat digunakan sebagai alternatif melakukan streaming dan juga download musik. 

Produk dari perusahaan Tencent ini dapat digunakan secara gratis maupun berbayar. Tentunya ada kelebihan tersendiri saat pengguna menggunakan akun premium. 

Keunggulan dari segi layanan dan fitur akan menjadi pembedanya. Download dan juga membuka lagu-lagu yang masih terkunci di akun non premium maka pengguna wajib berlangganan dengan biaya yang cukup terjangkau. Kelebihan dari aplikasi joox ini ialah mempunyai jutaan lagu dari berbagai genre dan selalu update.


Baca juga:


Spotify
Siapa yang tidak kenal dengan Spotify. Aplikasi kompetitor dari Joox ini juga bisa digunakan untuk mendownload lagu di Android. Terdapat jutaan koleksi lagu dari banyak artis sehingga spotify laris manis di kalangan para pecinta musik. 

Tidak hanya bisa didengarkan secara online aplikasi spotify juga memberikan layanan kepada pengguna untuk menyimpan lagu maupun podcast. Apabila lagu sudah terdownload maka dapat didengarkan kapan dan di mana saja. 

Tetapi perlu diingat fitur download tidak bisa digunakan saat pengguna sudah upgrade akun premium. Secara lebih ringkasnya spotify memiliki beberapa kelebihan yaitu mempunyai database yang berisi jutaan lagu dari banyak genre serta bebas iklan untuk pengguna akun premium.

4Shared
Tidak ketinggalan aplikasi 4shared ini juga bisa menjadi pilihan untuk mendownload lagu di Android. Aplikasi ini sudah lama dikenal sebagai gudang lagu yang bisa diakses gratis namun tetap berkualitas dan lengkap. 

Para pengguna juga dapat berbagi dengan pengguna lainnya hanya dengan mengunggah file ke server aplikasi 4shared. Hal yang tidak kalah penting, semua itu bisa dilakukan secara gratis. 

Beberapa kelebihan dari aplikasi 4shared ini ialah tersedia pilihan lagu yang beragam, tersedia berbagai yang menarik yang dapat diunduh secara gratis serta memungkinkan bagi pengguna untuk berbagi file dengan pengguna lainnya.


Nah, itulah beberapa aplikasi donwload lagu di Android terbaik yang bisa dicoba. Dari sini dapat diketahui bahwa jika ingin mendapatkan fitur yang lebih memuaskan, maka pengguna bisa memilih aplikasi berlangganan yang berbayar.

Aplikasi mana yang Anda gunakan? Atau berencana untuk download salah satunya? Cusss, langsung saja ke Google Playstore, guys.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...