Langsung ke konten utama

Aplikasi Video Call Gratis untuk Natal dan Tahun Baru

Natal sudah tiba dan malam tahun baru akan datang sebentar lagi. Menjelang tahun baru ini, orang-orang sudah dipenuhi dengan berbagai harapan agar tahun depan jauh lebih baik dibanding 2020.

Di sisi lain, banyak orang yang merayakan liburan akhir tahun 2020 ini di dalam rumah karena adanya pandemi yang tidak kunjung usai. Namun mereka mungkin ingin bertemu dan menyapa teman atau keluarga secara online untuk menyampaikan harapan terbaik. Dan untuk mengobrol jarak jauh, platform video konference dapat menjadi pilihan. 



Berikut ini adalah layanan platform yang menyediakan fitur panggilan video secara gratis. Dalam daftar ini, semua aplikasi panggilan video yang disebutkan memiliki fitur enkripsi end-to-end dan saat ini tidak memiliki batas waktu untuk melakukan panggilan. Apa saja?

WhatsApp
Aplikasi panggilan video pertama dalam daftar tidak lain dan tak bukan adalah WhatsApp. Anda mungkin sudah menebak WhatsApp karena aplikasi adalah salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia.

Di WhatsApp, orang-orang juga menggunakannya tidak hanya untuk berolahpesan tetapi juga untuk panggilan suara biasa atau bisa juga panggilan video. 

Platform ini mendukung hingga delapan peserta untuk panggilan video grup. WhatApp adalah salah satu aplikasi terbaik untuk panggilan video. Pengguna hanya perlu membuka jendela obrolan grup atau individu lalu ketuk tombol panggil, yang terletak di bilah kanan atas.



Room Messenger
Jika Anda merasa WhatsApp hanya menawarkan dukungan untuk delapan peserta, maka Anda dapat mencoba Messenger Rooms milik Facebook. Layanan ini memungkinkan Anda menambahkan hingga 50 peserta dan Facebook menyediakan layanan ini secara cuma-cuma atau gratis. 

Kemampuan untuk menambahkan hingga 50 anggota sudah lebih dari cukup dan orang-orang dapat melakukan video call selama berjam-jam selama Natal dan malam tahun baru. Dan menariknya, tidak ada batasan untuk panggilan suara atau video. 

Adapun fitur-fiturnya adalah aplikasi panggilan video memungkinkan tuan rumah mengunci atau mengakhiri ruang serta menghapus peserta. Pengguna bahkan mendapatkan opsi untuk mengaktifkan opsi 'bagikan layar' untuk semua orang.

Para peserta bahkan tidak perlu memiliki akun Facebook untuk mengikuti rapat Room Messenger, dan hanya penyelenggara yang perlu masuk.

Google Duo
Meskipun Google Meet memiliki batas rapat 60 menit untuk setiap video call, pengguna dapat menggunakan aplikasi Google Duo sebagai penggantinya. 

Aplikasi Google Duo ini gratis dan tidak ada batasan untuk panggilan video atau suara. Google mengatakan bahwa pengguna dapat menghabiskan waktu sebanyak yang mereka inginkan, asalkan mereka memiliki cukup data atau akses Wi-Fi. 

Aplikasi panggilan video tersebut mendukung hingga 12 peserta di iOS dan Android. Layanan ini bahkan memungkinkan Anda mengirim pesan video dan suara yang dipersonalisasi ketika Anda tidak dapat menelepon.



Baca Juga:


Zoom
Dengan menggunakan aplikasi panggilan video ini, penyelenggara dapat menampung hingga 100 peserta video call. Zoom menawarkan layanan gratis kepada penggunanya, tetapi ada batas rapat 40 menit saja untuk setiap panggilan grup. 

Namun, karena musim Natal dan liburan tahun baru sudah dekat, Zoom secara global mencabut batas ini untuk akun gratis. Penawaran tersebut sudah berlaku untuk Natal dan akan berlanjut hingga 26 Desember pukul 16.30 waktu setempat. 

Untuk malam tahun baru 2021, Zoom akan kembali menaikkan batas  tepatnya pada 30 Desember pukul 20:30. Penawaran akan berakhir pada 2 Januari 2021, pukul 16.30. Jika peserta hanya terdiri dari 2 orang, batasan waktu ditiadakan.

Skype
Skype adalah salah satu aplikasi panggilan video tertua saat ini. Di masa lalu, layanan ini telah membantu banyak orang terhubung dengan mereka yang tinggal sangat jauh. 

Layanan Skype saat ini menawarkan dukungan hingga 50 orang peserta dan gratis. Seperti halnya dengan semua aplikasi video call lainnya, aplikasi ini juga tidak memiliki batas rapat. 



Anda juga mendapatkan fitur seperti kemampuan untuk merekam panggilan, mengaburkan latar belakang sebelum memasuki panggilan, dan opsi berbagi layar. Aplikasi ini tersedia untuk iOS, Android, Mac, dan Windows.

Gimana guys, mau bersilaturahmi atau nongkrong bareng bersama keluarga atau teman-teman di malam pergantian tahun via online? Pakai aplikasi apa?

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...