Langsung ke konten utama

Aplikasi Cek Saldo E-toll Terbaik di Android

Seiring perkembangan zaman, masyarakat kini semakin dimudahkan dengan adanya beragam layanan elektronik untuk kebutuhan sehari-hari. 

Ya, kita kini tidak perlu membawa banyak uang tunai yang sangat riskan dan memancing pencopet.


Kita kini cukup membawa kartu, maka layanan apapun dapat dinikmati dengan mudah. Salah satu di antaranya adalah layanan melintas di jalan tol dengan menggunakan kartu E-toll. 

E-toll merupakan sebuah kartu elektronik yang digunakan dalam rangka memudahkan para pengguna jalan tol untuk membayar biaya masuk. Jika sebelumnya pembayaran biaya masuk jalan tol dilakukan dengan uang tunai, maka dengan adanya e-toll ini, pengendara hanya perlu menempelkan kartu selama kurang lebih 3-4 detik.


Selain mempermudah pengendara, penggunaan kartu ini juga dimaksudkan untuk mengurangi biaya operasional pengelola jalan tol, serta pelanggaran atau moral hazard. Lalu, apa saja pilihan kartu e-toll dan tempat membelinya?

Jenis-jenis kartu e-toll dan tempat membeli
Pemberlakuan pembayaran dengan sistem elektronik menggunakan e-toll ini mulai dilakukan pada tahun 2017. Kartu elektronik ini tidak hanya dikeluarkan oleh pihak pengelola tol tetapi juga bank dan merchant lain.

Berikut ini adalah jenis-jenis elektronic money dan lembaga penerbitnya. Apa saja?

  • E-toll card BPJT, diterbitkan Badan Pengatur Jalan Tol
  • Mandiri E-money, diterbitkan bank Mandiri
  • BRI Brizzi, diterbitkan bank BRI
  • BNI TapCash, diterbitkan bank BNI
  • BTN Blink, diterbitkan bank BTN
  • BCA Flazz, diterbitkan bank BCA
  • Gaz Card, diterbitkan bank Mandiri yang bekerja sama dengan Pertamina
  • Indomaret Card, diterbitkan bank mandiri yang bekerja sama dengan Indomaret

Untuk membeli kartu-kartu ini, pengguna dapat melakukannya di beberapa tempat yakni bank penerbit elektronic money, minimarket, ataupun toko online seperti Tokopedia, BukaLapak, Lazada, dan sebagainya.

Baca Juga:




Penggunaan kartu e-toll dan mengecek saldo
Manfaat e-toll tidak hanya digunakan untuk membayar biaya masuk tol, namun juga dapat digunakan untuk membeli tiket Commuter Line, TransJakarta ataupun berbelanja pada berbagai merchant.
Batas maksimum untuk saldo yang tersimpan di e-toll card adalah Rp 2 juta sementara pengguna dengan identitas yang terdaftar batas maksimumnya adalah Rp10 juta.

Selain itu, untuk mengecek saldo yang tersisa di kartu juga tidak perlu repot-repot mencari ATM karena saat ini proses pengecekan dapat dilakukan dengan memanfaatkan ponsel. Memang, tidak semua ponsel dapat menggunakan aplikasi ini, hanya beberapa ponsel yang sudah dilengkapi dengan teknologi NFC atau Near Field Communication yang bisa menjalankan aplikasi tersebut.

Tidak hanya mengecek saldo, sebagian aplikasi bahkan dapat digunakan untuk melakukan pengisian atau top up. Aplikasi tersebut di antaranya adalah:

Electronic Money Card Balance. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengecek saldo e-toll dari berbagai jenis, namun sayangnya belum dilengkapi dengan fitur untuk mengisi saldonya.

Mandiri E-Money Info. Dapat digunakan untuk mengecek saldo e-Toll card, e-Money, Gazcard dan Indomaret Card. Terdapat juga fitur untuk mengetahui cabang bank Mandiri, ATM, ataupun Minimarket yang dapat melakukan pengisian saldo.

BNI Tap Cash Go. Aplikasi ini hanya disediakan bagi pengguna e-money yang diterbitkan bank BNI, pengisian saldo juga dapat dilakukan via ATM, EDC, maupun SMS Banking.

BRI Mobile. Digunakan untuk mengecek saldo e-money Brizzi, layanan ini biasanya akan secara otomatis tersedia pada aplikasi BRI Mobile Banking. Selain itu top up dan aktivitas perbankan juga dapat dilakukan sehingga lebih efektif dan efisien.

BCA Mobile. Aplikasi ini digunakan untuk Flazz dan memiliki fitur yang sama dengan BRI Mobile.

Mandiri Online. Digunakan untuk mengecek saldo Mandiri E-money.

Tokopedia. Aplikasi ini dapat digunakan untuk mengecek saldo e-money mandiri dan melakukan pengisian ulang.


Cards-Mobile Wallet. Aplikasi ini adalah buatan asing sehingga beberapa fitur mungkin tidak dapat digunakan, selain untuk mengecek saldo aplikasi ini juga memberi informasi terkait diskon belanja, makan, dan lain-lain.

Nah, aplikasi-aplikasi di atas dapat Anda gunakan cek saldo ataupun mengisi ulang. Sekarang, kartu e-money mana yang Anda miliki?

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

MediaTek Genio Series Dorong Edge AI ke Robotika dan IoT Industri

MediaTek kembali menegaskan ambisinya di ranah edge AI dengan meluncurkan lini terbaru Genio di ajang Embedded World 2026. Alih-alih sekadar ikut tren, langkah ini menunjukkan bagaimana AI kini didorong keluar dari cloud, langsung ke perangkat yang benar-benar bekerja di lapangan. Seri baru ini mencakup Genio Pro, Genio 420, serta Genio 360, dengan Genio Pro diposisikan sebagai “otak” untuk perangkat kelas berat seperti robot otonom, drone komersial, hingga sistem machine vision. Dibangun di atas proses 3nm TSMC, chipset ini mengusung konfigurasi CPU all-big-core berbasis Arm v9.2 dan NPU generasi terbaru dengan klaim performa hingga 50 TOPS.  Secara teknis, ini bukan sekadar upgrade. Ini adalah upaya serius membawa kemampuan generative AI langsung ke edge. Namun di balik angka-angka impresif tersebut, ada pertanyaan yang layak diajukan. Apakah pasar benar-benar siap? MediaTek menjanjikan kemampuan menjalankan model hingga 7 miliar parameter dengan kecepatan hingga 23 token per det...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...