Langsung ke konten utama

Spesifikasi Lengkap dan Harga Oppo Reno5 5G dan 4G Berserta Perbedaannya

Kabar gembira bagi Anda fans berat smartphone Oppo atau O-fans. Santer terdengar, smartphone terbaru dari Oppo yaitu Oppo Reno5 akan segera meluncur di Indonesia. 

Sebagai informasi, banyak penggemarnya di Tanah Air menantikan kehadiran smartphone yang satu ini. Adapun jadwalnya perilisannya sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2021 mendatang.



Kabarnya, seri Oppo Reno5 ini digadangkan akan memiliki versi 4G dan 5G. Kedua versi smartphone tersebut nampaknya akan memiliki kemiripan dan hanya akan memiliki sedikit perbedaan pada spesifikasi chipset, beterai, kamera dan jaringan yang dapat digunakan pada kedua jenis smartphone.

Seperti apa? Berikut penjelasan spesifikasi lengkap dan harga Oppo Reno5 5G dan 4G beserta perbedaannya:

Untuk desainnya, seri Reno 5 versi 4G dan 5G memiliki kemiripan. Display keduanya sama-sama memiliki layar berukuran penuh dan bezel tipis yang sama besar di seluruh sisinya. Kamera depan berada di sisi kiri layar dan kamera belakang memiliki konfigurasi empat kamera dalam frame persegi panjang.



Perbedaan  Reno5 4G dan 5G

Chipset

Chipset kedua versi Reno5 ini berbeda. Oppo Reno5 versi 4G diotaki dengan Snapdragon 720G 8nm yang menawarkan performa oke namun dengan konsumsi daya yang hemat. Kelebihan dari chipset ini adalah menyajikan game HDR yang mulus, sinkronisasi suara berkualitas tinggi, rentang warna dan kontras gambar yang lebih dinamis. Sedangkan Reno5 versi 5G diotaki dengan chipset Snapdragon 765G yang lebih tinggi yang terintegrasi modem X52 yang dapat mengakses jaringan 5G yang memungkinkan pengunduhan sampai dengan 3,7Gbps.

Baterai

Kapasitas baterai kedua Reno5 juga memiliki perbedaan. Oppo Reno5 4GB memiliki baterai berkapasitas 4.310mAh dan untuk versi 5G memiliki kapasitas 4300mAh. Keduanya memiliki teknologi SuperVOOC untuk fast charging, untuk vesi 4G memiliki daya 50W dan untuk versi 5G didukung daya hingga 65W.

Kamera

Kamera selfie atau kamera depan keduanya berbeda. Pada Reno5 4G memiliki resolusi 44MP dan pada versi 5G memiliki resolusi 32MP. Untuk kamera belakang, kedua versi memiliki kesamaan yakni quad-camera dengan resolusi kamera utama 64 MP, lensa ultra wide 8MP, lensa makro 2MP dan depth lense 2MP dengan kualitas 4K dan 30fps.

Baca Juga:

Untuk fitur lainnya selain yang dijabarkan di atas, keduanya memiliki spesifikasi yang sama. Apa saja fiturnya? 



Oppo Reno5 akan memiliki fitur AI Color Potrait yang menawarkan kemampuan menggabungkan video potrait dengan latar belakang video.

Fitur selanjutnya ada fitur Dual-View Video yang dapat menangkan video dari kamera depan dan belakang secara bersamaan. 

Selanjutnya ada fitur AI Highlight Video untuk mendeteksi kondisi skenario cahaya yang berbeda. 

Harga dari Oppo Reno5 4G dan 5G ini berada di kisaran harga Rp5 Juta sampai dengan Rp5,7 jutaan tergantung jaringan dan RAM yang digunakan. 

Untuk lebih rincinya kita harus menunggu perilisan Oppo Reno5 versi 4G maupun 5G pada tanggal 12 Januari mendatang di e-commerce Shopee pada pukul 20.59. 

Berikut ini spesifikasi teknis Oppo Reno5 5G yang rencananya akan beredar di pasar Indonesia:

Spesifikasi Oppo Reno5 5G
   
Nama Alias: PEGM00, PEGT00, Oppo Reno5   
   
Sistem Operasi   
   
Android 11   
Chipset    Qualcomm Snapdragon 765G
Octa Core
Frekuensi 2,4 GHz   
CPU.GPU    1x Cortex A76 2.4 GHz + 1x Cortex A76 2.2 GHz + 6x Cortex A76 1.8 GHz
Qualcomm Adreno 620 625MHz   
RAM 
8 GB
Tipe LPDDR4X   
Internal Storage    128 GB
Tipe UFS storage 2.1   
Kamera Depan    32 MB
Aparture f/2.4   
Kamera Belakang    64 MB
Tipe CMOS
Sensor IMX686 Exmor RS
Aperture f/1.7   
Baterai    Kapasitas : 4300 mAh
Tipe: Li-Polymer
Fast Charging 65 W
Reverse Charging
Non-removable
Layar    Ukuran : 6,43”
Tipe: Amoled
Rasio : 20:9
Resolusi 1080x2400px FHD+   
Audio    Dolby Atmo
Warna    Putih, hitam, Biru   
Material    Alumunium Alloy, Glass   
Berat    172 Gram   



Bagaimana guys, menarik sekali bukan? Apakah Anda ingin mengganti daily driver Anda di tahun 2021 yang baru ini?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Perbandingan Intel Core 10th Gen vs 11th Gen

Intel akhirnya memperkenalkan prosesor generasi terbarunya yakni Intel Core generasi ke-11 yang disebut dengan TigerLake. Meski tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan prosesor mutakhir dari AMD yang sudah menggunakan metode fabrikasi 7 nanometer, namun prosesor 10 nanometer baru Intel tersebut menjanjikan lompatan performa yang lumayan. Ya, prosesor yang dibuat dengan teknologi yang disebut dengan SuperFin 10 nanometer tersebut menghadirkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan menghadirkan kenaikan performa hingga 20 persen. Yang menarik, Intel juga akhirnya menghadirkan upgrade signifikan pada chip grafisnya. GPU terintegrasi Intel HD, yang biasanya jadi bulan-bulanan, memang mendapatkan upgrade di seri 10th Gen lalu dengan Iris graphics. Tetapi tampak performanya belum terlalu memuaskan.  Semua berubah ketika TigerLake menyerang. Performa Iris Xe Graphics kini boleh diadu dengan grafis terdedikasi sekelas Nvidia GeForce MX350 sekalipun. Lumayan bukan? Kali ini kita akan...

Harga DRAM Meledak 401% Bikin 1Kg Chip Memori Setara 620 Gram Emas

Harga DRAM terus melonjak di tengah ledakan pembangunan infrastruktur AI global. Kondisinya kini bahkan menghasilkan perbandingan yang cukup ekstrem: satu kilogram chip DRAM buatan Korea Selatan memiliki nilai setara sekitar 620 gram emas 24 karat. Berdasarkan data Korea Trade Statistics Promotion Institute (TRASS) yang dikutip ChosunBiz, harga ekspor DRAM Korea Selatan sepanjang 1-20 Agustus 2026 mencapai US$92.183 per kilogram, atau sekitar 127,4 juta won. Angka tersebut melonjak 401 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jika dibandingkan dengan Januari 2023, ketika harga DRAM berada di titik rendah sekitar US$7.400 per kilogram, harga saat ini sudah meningkat sekitar 12,5 kali lipat. Kenaikannya jauh melampaui emas yang dalam periode serupa naik sekitar 2,4 kali. DRAM Mulai “Bersaing” dengan Emas Perbandingan dengan emas memang terdengar sensasional, tetapi angka tersebut menggambarkan betapa mahalnya chip memori saat ini. Data terbaru menunjukkan 620 gram emas 24 karat...

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Absen di Mobile Legends, Hours Watched RRQ Tetap Naik 44%

RRQ mencatat pertumbuhan Hours Watched sebesar 44 persen secara year-over-year (YoY) pada Esports World Cup (EWC) 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, pencapaian ini terjadi tanpa kehadiran RRQ Hoshi dari divisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Pada EWC 2026, RRQ tetap tampil melalui lima game, yakni PUBG Mobile, Free Fire, Apex Legends, VALORANT, dan TrackMania. Berdasarkan data Esports Charts, partisipasi RRQ di main event menghasilkan 18.449.197 jam tontonan, dengan Peak Viewers 804.934 dan Average Viewers 319.467. Namun, angka tersebut perlu dibaca secara kritis. PUBG Mobile menyumbang 46,7 persen Hours Watched, disusul Free Fire 28 persen dan Apex Legends 24,2 persen. Sementara itu, VALORANT hanya berkontribusi 0,8 persen dan TrackMania 0,3 persen. Dengan demikian, sekitar 98,9 persen Hours Watched RRQ berasal dari tiga game battle royale. Kondisi ini penting karena mekanisme penghitungan viewership pada battle royale berbeda dengan pertandingan head-to-head. Jam tonto...