Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut.
Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.
Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual.
>Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan menggunakan hak administrator.
Microsoft juga memperbaiki kesalahan yang menampilkan pesan error saat pengguna menghapus file, serta mengatasi sejumlah masalah pada kombinasi tombol pintasan keyboard yang sebelumnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Pembaruan ini juga melanjutkan distribusi sertifikat Secure Boot baru. Microsoft menjelaskan bahwa sebagian besar sertifikat Secure Boot yang digunakan perangkat Windows mulai memasuki masa kedaluwarsa sejak Juni 2026.
Karena itu, perusahaan secara bertahap mengganti sertifikat tersebut melalui Windows Update untuk memastikan proses booting tetap aman dan kompatibel dengan standar keamanan terbaru. Microsoft menegaskan distribusi sertifikat baru akan terus berlangsung dalam beberapa bulan mendatang hingga seluruh perangkat yang memenuhi syarat menerima pembaruan tersebut.
Namun, tidak semua pengguna Windows 10 akan memperoleh KB5099539. Microsoft menegaskan pembaruan ini hanya tersedia bagi perangkat yang telah terdaftar dalam program Extended Security Updates (ESU).
Program tersebut memungkinkan pengguna Windows 10 tetap menerima pembaruan keamanan setelah dukungan resmi sistem operasi berakhir. Melalui ESU, Microsoft akan terus menyediakan patch keamanan hingga 12 Oktober 2027, memberikan waktu lebih panjang bagi perusahaan maupun organisasi yang belum siap bermigrasi ke Windows 11.


