Langsung ke konten utama

Spesifikasi Oppo Reno Ace 2 Terungkap Jelang Peluncuran

Dalam waktu dekat, Oppo Reno Ace 2 akan diluncurkan secara global. Sejumlah situs terkemuka pun sudah mendapatkan bocoran informasi spesifikasi Oppo Reno Ace 2 yang akan diumumkan, rencananya pada bulan April 2020 ini.

Dari informasi yang dikumpulkan, diketahui bahwa desain body dan layar bagian belakang Oppo Reno Ace 2 dibalut warna biru dan terdapat empat kamera dengan bentuk melingkar. Di dalamnya tak terlihat adanya flash LED, melainkan di bagian sisi kiri kameranya membuat tampilan ponsel anyar ini kian elegan.


Selain itu, Oppo Reno Ace 2 dibekali layar IPS LCD beresolusi 1080 x 2400pixel dengan kerapatan mencapai 405ppi. Layar perangkat ini memiliki luas 6.5 inchi dengan ketinggian 16.51cm. Di bagian atas layar terdapat notch atau poni mengusung desain waterdrop. Smartphone terbaru besutan Oppo ini juga dilengkapi dengan multi touch dan capacitive touchscreen.



Dari sisi spesifikasi hp Oppo Reno Ace 2 sendiri untuk sektor dapur pacunya menjalankan sistem operasi Android Q (Android 10). Ia ditenagai oleh prosesor octa core 2.84GHz yang terdiri dari single core Kryo 585 2.42GHz + triple core Kryo 585 1.8 GHz serta quad core Kryo 585. Tak lain tak bukan, ini merupakan prosesor Qualcomm Snapdragon 865 terbaru.

Selain itu, chipset Snapdragon 865 dari Qualcomm yang digunakan akan membuat performa Oppo Reno Ace 2 sangat handal. Digadang-gadang bahwa chipset tersebut dapat diandalkan untuk main game mobile.


Kinerja Oppo Reno Ace 2 juga disokong RAM sebesar 8GB dengan penimpanan internal 128GB yang bisa diperluas hingga 256GB. Sedangkan, untuk memenuhi kebutuhan grapichs, Reno Ace 2 dibekali Adreno 650 yang memiliki arsitektur 64 bit.

Uniknya, Quad camera belakang menjadi salah satu kelebihan dari spesifikasi HP Oppo Reno Ace 2. Bentuknya yang bulat nyaris sama seperti quad camera milik OnePlus 7T. Empat kamera di belakang itu masing-masing beresolusi 64 MP kamera utama, 13MP, 8MP, serta 2MP, dan untuk kamera depannya 16 MP.

Baca Juga:
Sebagai pengaturan pada kameranya, Reno Ace 2 memakai ISO control dan exposure compensation. Terdapat pula sejumlah fitur menarik, seperti flash otomatis, zoom digital, sentuh untuk fokus, serta fitur deteksi wajah. Sedangkan, resolusinya 9.000 x 7.000 pixels ditambah LED flash dan autofocus. Untuk shooting modes terdapat mode HDR dan continuos shooting.

Oppo Reno Ace 2 juga dibekali baterai tipe Li-ion berkapasitas 4.000 mAh. Dilengkapi pula teknologi fast charging 65W untuk mempercepat pengisian daya baterai. Teknologi tersebut diklaim mampu mengisi daya hingga full hanya 30 menit.


Dari segi fitur konektivitas, melengkapi spesifikasi hape Oppo Reno Ace 2 adalah tersedianya port USB Type-C, Wi-Fi 802.11/b/g/n, wifi berfitur mobile hotspot, GPS, Bluetooth, dan VoLTE.

Selain itu, untuk konektivitas USB menggunakan USB charging dan Mass storage device. Fitur menarik lainnya yaitu adanya Proximity sensor, Light sensor, Gyroscope, serta Accelerometer. Untuk sensor sidik jari posisinya berada di layar.

Postingan Populer

Apple Maps Hapus Wilayah Lebanon Selatan, Diduga Dukung Operasi Israel

Langkah kontroversial dilakukan Apple setelah pengguna menemukan bahwa sebagian besar label wilayah di Lebanon Selatan menghilang dari layanan Apple Maps. Hilangnya nama desa dan kota di kawasan tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah, memicu spekulasi bahwa ini bukan sekadar kesalahan teknis biasa. Berbeda dengan Apple Maps, platform lain seperti Google Maps masih menampilkan informasi geografis secara lengkap di wilayah yang sama. Ketimpangan ini memperkuat dugaan bahwa perubahan pada Apple Maps bukanlah fenomena global, melainkan keputusan spesifik yang berpotensi memiliki implikasi geopolitik. Dalam konteks konflik, peta digital bukan hanya alat navigasi, tetapi juga instrumen informasi strategis. Penghapusan label wilayah dapat mengurangi visibilitas suatu area, baik bagi masyarakat sipil, organisasi bantuan, maupun pihak luar yang mencoba memahami situasi di lapangan. Dalam skenario ekstrem, hal ini bisa dianggap sebagai bentuk “penghapusan dig...

Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diluncurkan di Indonesia

Setelah debut global di ajang CES 2026, Intel resmi membawa prosesor terbarunya, Intel Core Ultra Series 3, ke pasar Indonesia. Kehadiran generasi ini langsung menempatkan Intel di pusat tren yang sedang naik daun, yakni AI PC.  Namun di balik narasi besar tersebut, pertanyaan utamanya tetap sama. Apakah ini lompatan nyata, atau sekadar evolusi yang dibungkus istilah baru? Secara arsitektural, Core Ultra Series 3 dibangun di atas proses Intel 18A dengan pendekatan SoC yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu paket. Ini memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa ketergantungan cloud. Intel mengklaim NPU-nya mampu mencapai hingga 50 TOPS, angka yang secara teoritis cukup untuk menangani berbagai workload AI modern, mulai dari inferensi hingga generative tasks ringan. Di atas kertas, spesifikasinya terlihat menjanjikan. Varian tertinggi menawarkan hingga 16 core CPU dan GPU berbasis Intel Arc dengan 12 Xe-core. Intel mengklaim peningkatan performa multi...

Qualcomm Snapdragon X2 Elite Bagus, Tapi Harga Mahal

Momentum Windows on Arm kembali menguat seiring kesiapan generasi baru chipset dari Qualcomm, khususnya Snapdragon X2 Elite. Dengan performa yang diklaim kompetitif terhadap lini terbaru silikon Apple dan meningkatnya dukungan aplikasi native, platform ini mulai menunjukkan potensi keluar dari status “niche”. Secara teknis, fondasi memang semakin solid. Performa CPU dan efisiensi daya meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya, sementara ekosistem software mulai beradaptasi. Semakin banyak developer yang melihat Windows on Arm sebagai platform serius, bukan sekadar eksperimen terbatas dengan kompatibilitas parsial. Namun, di balik progres tersebut, tantangan struktural masih membayangi. Sejumlah laporan komunitas mengindikasikan bahwa produsen laptop (OEM) justru memposisikan perangkat berbasis Snapdragon X2 Elite di segmen premium. Strategi ini dinilai kontraproduktif, mengingat adopsi awal membutuhkan harga yang lebih agresif untuk membangun basis pengguna. Kasus peluncuran A...

Monitor Eksternal untuk MacBook Dirilis oleh BenQ

BenQ resmi meluncurkan lini monitor MA Series di Indonesia. Seri ini secara spesifik ditujukan untuk pengguna MacBook yang membutuhkan layar eksternal dengan konsistensi visual, terutama dalam hal warna, ketajaman, dan karakter tampilan yang mendekati panel bawaan Apple. Secara positioning, MA Series mencoba mengisi celah yang selama ini cukup relevan yakni monitor eksternal yang benar-benar “match” dengan ekosistem Mac. Namun, pendekatan ini juga memunculkan pertanyaan, apakah ini solusi nyata atau sekadar diferensiasi marketing di pasar monitor premium? Dari sisi lineup, BenQ menawarkan beberapa varian dengan pendekatan berbeda. Model seperti MA270U dan MA320U hadir dengan resolusi 4K dan panel Nano Matte, yang berfokus pada kenyamanan visual dengan minim pantulan cahaya. Ini relevan untuk penggunaan jangka panjang, terutama di lingkungan kerja dengan pencahayaan tinggi. Sebaliknya, MA270UP dan MA320UP menggunakan panel Nano Gloss yang menonjolkan kontras dan vibransi warna. Karakter...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...