Langsung ke konten utama

Samsung Galaxy M Series 2020 dengan Chip Exynos Segera Diluncurkan

Kabar bahwa Samsung akan menyiapkan deretan ponsel Galaxy M series terbarunya untuk tahun 2020 semakin santer terdengar. Tak hanya itu, di berbagai penjuru Internet sudah mulai bermunculan sedikit bocoran terkait spesifikasi smartphone-smartphone Samsung yang akan datang tersebut.

Adalah Samsung Galaxy M11, M21, dan M31, smartphone penerus seri Galaxy M20 yang telah diluncurkan di Januari tahun lalu.


Kabarnya, pada Galaxy M21, produsen smartphone terbesar asal Korea Selatan tersebut menawarkan storage berkapasitas dua kali lebih besar dari Galaxy M20 yang dibekali dengan dua pilihan memori internal, yakni 32GB dan 64GB.



Berdasarkan informasi yang bocor tersebut, Samsung Galaxy M21 yang akan hadir dengan nama model SM-M215F diyakini bakal hadir dengan dalam dua varian berdasarkan kapasitas memori internalnya, yakni 64GB dan 128GB.


Meski tidak disebutkan untuk spesifikasi lainnya, rumor mengatakan bahwa ponsel tersebut bakal dibekali chip Exynos 9610 atau 9611 yang lebih bertenaga.

Baca juga:

Untuk urusan fotografi, kabarnya akan terdapat tiga kamera di bagian belakang. Smartphone tersebut juga sudah menjalankan sistem operasi terbarunya yakni Android 10 dilapis dengan antar muka One UI 2.0.

Selain spesifikasi Samsung Galaxy M21 di atas, ada pula bocoran terkait varian warna ponsel tersebut. Disinyalir, Samsung akan menghadirkan varian warna biru dan hitam.

Belum ada detail informasi lain yang terungkap. Namun demikian, kemungkinan seri Galaxy M11 dan M21 akan diperkenalkan pada bulan ini. Pasalnya, versi terdahulu yakni Samsung Galaxy M10 dan M20 muncul di bulan yang sama di tahun 2018.


Sebagai gambaran, Samsung Galaxy M20 merupakan smartphone dengan baterai jenis Lithium Polymer yang sangat besar, yakni berkapasitas 5000mAh. Tak hanya besar, ia juga mendukung fast charging dengan penghantaran daya sebesar 15 watt.

Ia hadir dengan layar 6,3 inci resolusi FullHD+ 2340 x 1080 pixel, prosesor octa-core Exynos 7904 yang diproduksi dengan proses manufaktur 14 nanometer dengan kecepatan hingga 1,8GHz, GPU Mali-G71 MP2 serta RAM 3GB atau 4GB. Sangat menarik ditunggu kehadiran seri Galaxy M21 sang penerus. Apakah ia akan kembali menjadi fenomenal?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Nvidia Update Driver. Atasi Bug dan Dukung DLSS di Game Baru

Nvidia kembali merilis hotfix driver GeForce 596.02, hanya berselang singkat dari driver 595.97 WHQL yang justru memicu masalah stuttering. Langkah ini menunjukkan pola yang makin sering terjadi yakni pembaruan cepat untuk menambal bug yang muncul dari update sebelumnya. Reaktif, tapi sekaligus menandakan kualitas rilis yang kurang matang. Secara resmi, bug stuttering disebut hanya berdampak pada Arknights: Endfield. Namun fakta bahwa Nvidia merasa perlu merilis hotfix khusus mengindikasikan dampaknya lebih luas atau cukup mengganggu pengalaman bermain.  Seperti biasa, Nvidia menyebut driver hotfix hanya opsional. Artinya, pengguna di luar game tersebut mungkin lebih baik menahan diri daripada ikut terseret siklus update yang belum stabil. Di sisi lain, driver sebelumnya tetap membawa nilai penting, termasuk dukungan untuk Crimson Desert dan Death Stranding 2: On the Beach. Namun ironi muncul ketika perbaikan bug justru membuka masalah baru. Ini menjadi kritik lama terhadap ekosist...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...

2026, Kelelahan Digital Mulai Terasa. Pengguna Media Sosial Turun

Aktivitas media sosial di Inggris mulai menunjukkan gejala “kelelahan digital”. Laporan terbaru dari Ofcom mengungkap penurunan tajam dalam partisipasi aktif pengguna, sekaligus meningkatnya kehati-hatian dalam berinteraksi online. Ini merupakan sebuah sinyal bahwa relasi manusia dengan platform digital mulai berubah secara fundamental. Secara angka, persepsi positif terhadap internet ikut terkoreksi. Hanya 59% responden yang masih merasa manfaat online lebih besar daripada risikonya, turun drastis dari 72% tahun lalu. Meski penetrasi tetap tinggi, 9 dari 10 pengguna dewasa masih aktif di platform seperti WhatsApp, cara mereka menggunakan media sosial kini jauh lebih pasif. Perubahan paling mencolok ada pada perilaku berbagi. Hanya sekitar separuh pengguna yang masih aktif memposting, berkomentar, atau berbagi konten, turun dari 61% pada 2024. Bahkan eksplorasi situs baru ikut menurun signifikan. Ini menunjukkan internet tidak lagi menjadi ruang eksplorasi bebas, melainkan lingkungan y...

Konfirmasi. Apple Berhenti Produksi Mac Pro

Apple akhirnya mengakhiri perjalanan salah satu lini desktop paling ikoniknya:,Mac Pro. Tanpa seremoni besar, perangkat yang dulu jadi simbol workstation kelas atas itu kini hilang dari situs resmi, dengan halaman pembelian dialihkan ke lini Mac lainnya.  Lebih lanjut, Apple disebut tidak memiliki rencana untuk generasi penerus untuk model ini, sebuah keputusan yang menandai perubahan strategi yang cukup drastis. Mac Pro terakhir kali diperbarui pada 2023 dengan chip M2 Ultra, namun sejak itu praktis stagnan. Di saat yang sama, Mac Studio justru melaju cepat dengan adopsi M3 Ultra, membawa performa lebih tinggi dalam form factor yang jauh lebih ringkas dan efisien. Dalam konteks ini, Mac Pro terlihat semakin sulit dipertahankan. Ia mahal, besar, tetapi tidak lagi unggul. Secara teknis, keputusan ini masuk akal. Arsitektur Apple Silicon mengurangi ketergantungan pada ekspansi modular yang dulu menjadi alasan utama eksistensi Mac Pro. Ditambah lagi, fitur seperti RDMA over Thunderbol...