Langsung ke konten utama

Resmi, Harga LG G7 Plus ThinQ Rp11,5 Juta

Satu lagi smartphone berbasis prosesor Qualcomm Snapdragon 845 beredar di Indonesia. Setelah Asus meluncurkan ZenFone 5 ke pasaran Indonesia pada 17 Mei lalu, kini giliran LG, salah satu pemain utama di industri elektronik asal Korea Selatan, menghadirkan andalannya.

Lewat sebuah ajang peluncuran yang digelar hari ini, LG Indonesia mengungkapkan bahwa LG G7 Plus ThinQ yang dijual ke Indonesia merupakan varian dengan spesifikasi tertinggi. Selain dapur pacunya yang ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 845, smartphone ini dilengkapi pula oleh RAM 6GB, kapasitas internal 128GB, dan baterai 3.000 mAh.


LG menyebutkan, fitur andalan smartphone ini ada di teknologi kecerdasan tiruan (artificial intelligence/AI) sesuai dengan embel-embel “ThinQ” di belakang nama sang smartphone. ThinQ sendri mengacu pada AI besutan LG.

Salah satu fitur yang menerapkan kecerdasan buatan ini contohnya adalah AI Cam. Dengan kecerdasan tiruan, kamera smartphone ini mampu mengidentifikasi subyek foto lalu menyesuaikan setting untuk memaksimalkan hasil jepretan.

Baca juga:

Kamera utama LG G7 Plus ThinQ sendiri terdiri dari dua unit (dual camera). Satu kamera memiliki resolusi 16MP dan lensa f/1.6 bersudut pandang wide standar. Kamera kedua datang dengan resolusi 16MP dan lensa f/1.9 dengan sudut pandang ultra wide selebar 107 derajat. Kedua kamera utama di bagian belakang tersebut ditopang oleh kamera selfie di depan yang memiliki resolusi 8MP.

Komponen lain yang disediakan pada smartphone adalah jack audio 3,5 mm yang terhubung ke Hi-Fi Quad DAC 32-bit, serta layar berbentang 6,1 inci dengan “poni” alias notch berupa takik yang menjorok ke bagian dalam layar di sisi atas.

Jangan khawatir. Apabila tak diinginkan, poni ini bisa disembunyikan lewat perubahan tampilan antarmuka di sisi atas. Bagian belakang LG G7 Plus ThinQ dengan kamera ganda dan pemindai sidik jari.


Di Indonesia, LG membuka sesi pre-order untuk G7 Plus ThinQ mulai hari ini, Selasa 22 Mei 2018 hingga Rabu, 30 Mei 2018. Harga normal LG G7 Plus ThinQ di Indonesia dipatok sebesar Rp 11,5 juta. Khusus untuk sesi pre-order, LG menawarkan harga cashback hingga Rp 800.000 dan paket aksesori dengan total nilai Rp 4 juta, berupa Quick Case, Wireless Charger, dan earphone Bang & Olufsen.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Kenapa Harga Laptop dan HP Terus Naik di 2026? Ini Penyebab Sebenarnya

Kalau belakangan ini kamu merasa harga laptop dan HP baru kok makin mahal dibanding beberapa tahun lalu, perasaanmu enggak salah. Sepanjang 2025 sampai 2026 ini, harga gadget baru memang mengalami kenaikan yang cukup terasa. Tapi kenaikan ini bukan tanpa sebab. Ada faktor besar di balik layar yang mendorong hampir semua merek menaikkan harga produknya secara serentak. Biang Keroknya Ada di Harga Chip Akar masalahnya ternyata bukan di laptop atau HP-nya langsung, tapi di komponen paling inti yakni prosesor dan chip. Harga prosesor Intel Core generasi 12 sampai 14 yang jadi otak dari banyak laptop mainstream tercatat naik hingga 30 persen.  Enggak cuma Intel, harga chip MediaTek Dimensity yang jadi andalan banyak HP kelas menengah juga ikut naik. Karena prosesor adalah komponen dengan porsi biaya produksi paling besar di sebuah gadget, begitu harga chip naik, otomatis harga jual akhir ke konsumen juga ikut terkerek naik. Kenapa Chip Bisa Semahal Ini? Ada beberapa faktor yang saling b...

Copilot+ PC vs Laptop Biasa: Perlu Upgrade atau Belum?

Belakangan ini istilah "Copilot+ PC" makin sering muncul di iklan laptop baru. Tapi sebenarnya apa sih bedanya sama laptop biasa yang selama ini kamu pakai? Dan yang lebih penting, apakah kamu benar-benar perlu buru-buru upgrade?  Sebelum kamu membeli PC atau laptop baru, yuk kita bahas dengan bahasa yang gampang dipahami. Copilot+ PC Itu Sebenarnya Apa? Sederhananya, Copilot+ PC adalah kategori laptop yang ditetapkan Microsoft untuk laptop-laptop yang punya "otak AI" khusus bernama NPU (Neural Processing Unit) dengan performa di atas ambang tertentu, umumnya di atas 40 TOPS. Contoh laptop Copilot+ PC misalnya Asus ExpertBook P5  atau Asus ExpertBook Ultra . NPU ini tugasnya khusus memproses tugas-tugas AI langsung di perangkat kamu (on-device), tanpa perlu kirim data ke server cloud. Berkat NPU yang cukup kuat ini, laptop Copilot+ PC bisa menjalankan fitur-fitur AI bawaan Windows dengan lebih responsif dan hemat daya dibanding laptop yang mengandalkan CPU atau GPU ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Rekomendasi Laptop Gaming di Bawah 15 Juta 2026 untuk Pelajar & Mahasiswa

Punya budget sekitar 15 juta buat laptop gaming di 2026? Kabar baiknya, di rentang harga ini kamu sudah bisa dapat laptop yang lumayan galak buat main game AAA ringan-menengah sekaligus dipakai ngerjain tugas kuliah.  Tapi perlu diingat, harga komponen laptop lagi naik terus, prosesor Intel generasi terbaru saja sempat naik harga sampai 30%, jadi jangan kaget kalau harga di toko berbeda dari yang kamu baca di internet minggu lalu. Anggap semua angka di artikel ini sebagai kisaran, bukan patokan mati. Kenapa Segmen Ini Menarik buat Mahasiswa Laptop gaming 15 jutaan biasanya sudah dibekali GPU discrete kelas RTX 3050/4050 atau setara, RAM 16GB, dan layar refresh rate 144Hz. Kombinasi ini cukup buat main game kompetitif macam Valorant, Mobile Legends via emulator, sampai game AAA di setting medium.  Buat mahasiswa, laptop begini juga enak dipakai multitasking—buka banyak tab browser, aplikasi editing ringan, dan software desain tanpa lag. Lini yang Layak Dilirik Beberapa lini lap...