Langsung ke konten utama

Siapa Produsen Notebook Terbesar di Dunia?

Menurut data lembaga riset TrendForce Corp, penjualan komputer notebook ternyata meningkat 2,1 persen di seluruh dunia di sepanjang tahun 2017 lalu. Akibat tingginya permintaan di pasar Amerika Utara, secara total, seluruh produsen notebook yang saling bersaing, berhasil menjual sebanyak 164.7 juta unit.

Sebagai informasi, penjualan tersebut 0,7 persen di atas perkiraan para analis sebelumnya. Lalu, siapa produsen notebook yang paling laris di sepanjang 2017 tersebut?


Adalah HP Inc., produsen komputer asal Amerika Serikat yang menjadi pemain utama di dunia notebook di tahun 2017. Penjualannya mencapai 40 juta unit dan berhasil meraih 24,3 persen pasar. Naik dari 22,4 persen di tahun 2016 lalu.


Di posisi kedua, ada Lenovo Group Ltd., produsen asal China yang meraih pangsa pasar sekitar 20,2 persen. Dibanding tahun sebelumnya, raihan Lenovo sendiri turun sekitar 1,5 persen.

Produsen Amerika Serikat lainnya berada di posisi ketiga yakni Dell Inc. Sepanjang tahun 2017, pencapaian mereka adalah menguasai 15,2 persen pasar. Namun sama seperti Lenovo, Dell pun mengalami penurunan penguasaan pasar meski angkanya hanya 0,2 persen.

Baca juga:
Apple Inc., produsen asal Amerika Serikat lain, berhasil naik ke peringkat keempat di tahun 2017 lalu. Lini Apple Macbook berhasil menguasai 9,6 persen pasar notebook global. Naik dari 8,3 persen dibanding tahun 2016 dan naik satu peringkat dari sebelumnya mereka berada di posisi ke lima.

Penurunan peringkat dialami oleh Asustek Computer Inc., produsen asal Taiwan, di pasar global. Jika tahun 2016 lalu mereka berhasil menjual 15,65 juta unit notebook, tahun 2017 penjualannya hanya mencapai 13,38 juta unit saja. Pangsa pasarnya pun tinggal 9,5 persen dibanding 10,3 persen di tahun 2016 lalu.


Penurunan yang dialami Asus, TrendForce menyebutkan, adalah karena strategi mereka yang menghentikan produksi notebook yang hanya memberikan keuntungan tipis. Di sisi lain, Apple berhasil meningkatkan penjualan karena menghadirkan MacBook Pro versi upgrade di paruh kedua 2017.

Di peringkat ke-6, produsen Taiwan lainnya yakni Acer Inc., berhasil meningkatkan penjualan mereka sebanyak 0,6 persen berkat larisnya produk Chromebook. Meski demikian, marketshare Acer turun dari 8,1 persen di 2016 menjadi 8.0 persen di 2017.

Postingan Populer

Proses Fabrikasi 2 Nanometer TSMC Bocor, Dicuri Orang Dalam

Kasus dugaan pencurian teknologi kembali mengguncang industri semikonduktor global. Sejumlah mantan dan karyawan aktif TSMC kini menghadapi proses hukum di Taiwan terkait kebocoran rahasia dagang yang dikaitkan dengan pengembangan proses fabrikasi 2nm (N2), salah satu teknologi paling strategis di industri chip saat ini. Menurut laporan yang beredar, otoritas menemukan indikasi pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional. Investigasi menyebut bahwa sejak 2023 hingga pertengahan 2025, sejumlah insinyur diduga diminta untuk membocorkan informasi teknis penting oleh pihak eksternal. Informasi tersebut mencakup detail proses manufaktur dan parameter kritikal yang digunakan dalam produksi chip generasi terbaru. Pihak yang disebut terlibat dalam skema ini antara lain individu yang kini terafiliasi dengan Tokyo Electron, perusahaan pemasok peralatan semikonduktor. Tujuannya diduga untuk meningkatkan performa mesin etching agar memenuhi standar produksi massal TSMC untuk node 2nm....

Intel Tancap Gas. Siapkan Core Ultra Series 4 Nova Lake-HX

Intel kembali menyiapkan strategi agresif di segmen laptop performa tinggi lewat bocoran prosesor generasi terbaru, Core Ultra Series 4 “Nova Lake-HX”. Informasi dari leaker terpercaya mengindikasikan bahwa lini ini tidak sekadar refresh, melainkan lompatan arsitektural yang secara spesifik ditujukan untuk gaming notebook dan mobile workstation kelas berat. Berbeda dari varian mainstream “Nova Lake-H”, seri HX diposisikan sebagai platform dengan I/O lebih luas dan dukungan penuh untuk discrete GPU. Ini terlihat jelas dari konfigurasi inti yang jauh lebih kompleks.  Varian flagship disebut mengusung kombinasi 8 Performance core (P-core) berbasis arsitektur Coyote Cove dan 16 Efficiency core (E-core) berbasis Arctic Wolf, ditambah 4 low-power E-core (LPE) yang ditempatkan terpisah di SoC tile. Secara total, konfigurasi 8P+16E+4LPE ini menandai pendekatan heterogen yang semakin matang dalam desain CPU modern. Namun Intel tidak berhenti di satu konfigurasi. Varian performa menengah jug...

2026, Kelelahan Digital Mulai Terasa. Pengguna Media Sosial Turun

Aktivitas media sosial di Inggris mulai menunjukkan gejala “kelelahan digital”. Laporan terbaru dari Ofcom mengungkap penurunan tajam dalam partisipasi aktif pengguna, sekaligus meningkatnya kehati-hatian dalam berinteraksi online. Ini merupakan sebuah sinyal bahwa relasi manusia dengan platform digital mulai berubah secara fundamental. Secara angka, persepsi positif terhadap internet ikut terkoreksi. Hanya 59% responden yang masih merasa manfaat online lebih besar daripada risikonya, turun drastis dari 72% tahun lalu. Meski penetrasi tetap tinggi, 9 dari 10 pengguna dewasa masih aktif di platform seperti WhatsApp, cara mereka menggunakan media sosial kini jauh lebih pasif. Perubahan paling mencolok ada pada perilaku berbagi. Hanya sekitar separuh pengguna yang masih aktif memposting, berkomentar, atau berbagi konten, turun dari 61% pada 2024. Bahkan eksplorasi situs baru ikut menurun signifikan. Ini menunjukkan internet tidak lagi menjadi ruang eksplorasi bebas, melainkan lingkungan y...

Jangan Beli VGA Dulu. RTX 6000 Sedang Disiapkan

Rumor mengenai lini GPU generasi berikutnya dari Nvidia, yakni GeForce RTX 6000 series berbasis arsitektur Rubin, mulai bermunculan. Meski belum ada konfirmasi resmi, berbagai laporan menyebut arsitektur ini akan membawa peningkatan signifikan, terutama di sektor AI dan ray tracing. Salah satu poin utama dari rumor yang beredar adalah pendekatan pengembangan Rubin yang disebut berangkat dari GPU data center. Artinya, desain awalnya difokuskan untuk kebutuhan komputasi skala besar sebelum diadaptasi ke segmen gaming.  Strategi ini konsisten dengan arah Nvidia dalam beberapa generasi terakhir, di mana inovasi AI dan akselerasi komputasi diperkenalkan lebih dulu di segmen enterprise. Di sisi manufaktur, Rubin disebut akan menggunakan proses 3nm dari TSMC. Perpindahan ke node yang lebih kecil ini berpotensi meningkatkan efisiensi daya sekaligus memungkinkan jumlah transistor yang lebih besar. Dampaknya bisa terlihat pada peningkatan jumlah core, cache, hingga bandwidth memori yang lebi...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...